• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 19 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Plt Direktur RSUD Aceh Besar Dinilai Tak Becus Urus Rumah Sakit, Warga Mengeluh Obat Sering Kosong

redaksi by redaksi
17 Mei 2024
in Aceh Besar
Plt Direktur RSUD Aceh Besar Dinilai Tak Becus Urus Rumah Sakit, Warga Mengeluh Obat Sering Kosong

MediaNanggroe.com, Aceh Besar – Plt Direktur RSUD Aceh Besar dr Susi Mahdalena, MKM dinilai tak becus mengurus rumah sakit. Penilaian ini tentu tak berlebihan mengingat sejak dipimpin dokter Susi, kesediaan obat dirumah sakit milik Pemkab Aceh Besar itu sering kosong.

Memang, sejumlah obat yang dibutuhkan pasien rawat inap dan rawat jalan di RSUD Aceh Besar, dilaporkan sering kosong. Bahkan, keluarga pasien sering mencari obat di luar rumah sakit apabila resep obat dari dokter tidak terdapat di apotik.

Seorang keluarga pasien mengeluh terhadap kondisi stok obat di apotik rumah sakit yang sering terjadi kekosongan sehingga sangat menyusahkan keluarga pasien dan terpaksa harus mencari obat di luar rumah sakit.
“Setelah diperiksa dan ditulis resep oleh dokter, kami ke apotik rumah sakit dan tidak ada obat, kami dijanjikan untuk kembali beberapa hari kedepan untuk ambil obat, tapi ketika kami datang, tidak ada juga,” ujar warga Sibreh ini kepada media ini, Jumat 17 Mei 2024.

Menurutnya, kondisi ini rupanya telah berlangsung lama menurut cerita pasien lain. Akibatnya, banyak pasein yang memilih membeli obat diluar.Bahkan, kata dia obat untuk penyakit ringan saja kosong, apalagi obat untuk penyakit-penyakit tertentu yang harganya sangat mahal.
“Kami sebagai warga merasa Bu Plt Direktur RSUD Aceh Besar tidak becus mengurus rumah sakit, karena ketika belum dipimpin ibu Susi, rumah sakit ini tidak pernah kekosongan obat,” ujarnya.

BacaJuga :

Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

14 Oktober 2026
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

18 September 2026

Pengakuan serupa juga diakui seorang keluarga pasien dari Indra Puri. Wanita mud aitu mengakui beberapa hari yang lalu, ia membawa adiknya ke RSUD Satelit (RSUD Aceh Besar) karena dalam kondisi panas. Setelah diperiksa di poli, dokter memberikan resep obat Paracetamol.

“Bahkan,Paracetamol pun tidak ada, sehingga kami memutuskan membawa adik ke Rumah Sakit Ibnu Sina dan langsung diberikan obat,” ungkapnya.

Dia mengaku kondisi kekosongan obat di RSUD Satelit tidak pernah terjadi sebelumnya, ini terjadi sejak dr Susi Mahdalena memimpin rumah sakit plat merah itu. “Dengan kondisi ini, kami resah pak, karena rumah sakit milik Pemkab bisa kosong obat, kalau ada warga yang kurang mampu dalam kondisi sakit parah bagaimana, kemana kami berobat,” ujarnya.

Guna memastikan keluhan warga, media ini berhasil menghubungi salah seorang perawat di RSUD Satelit. Staf perawat bidang pelayanan itu mengakui bahwa kondisi RSUD Satelit sangat amburadur sejak dipimpin dr Susi Mahdalena. Iapun mengaku takut berkerja disana mengingat, keluarga pasien sering memarahi mereka karena tidak ada obat.

“Paling kami meminta pasien untuk balik besok, tapi besoknya obat juga tidak ada. Makanya, pasien dan keluarga pasien sering marah-marah ke kami pak,kami tau memang tidak ada obat, tapi tak mungkin kami bilang ke pasein obat kosong, sehingga kami harus berbohong, saya tidak tega pak membohongi masyarakat,” ungkapnya.

Parawat yang tidak mau menyebutkan namanya itupun mengaku tidak bisa berbuat banyak, mengingat setelah melaporkan terkait permasalahan tersebut pada kepala bidang pelayanan, juga tidak ada jalan keluar.

“Mendingan, kami berhenti saja pak kalau masih dipimpin dr Susi Mahdalena,” ungkapnya.

Terkait kelangkaan obat RSUD Aceh Besar media ini mencoba konfirmasi kepada Plt Direktur RSUD Aceh Besar dr Susi Mahdalena, MKM, namun sampai berita ini datayangkan belum memperoleh jawaban.

Previous Post

Pengungsi Rohingya di BMA Sudah Dipindahkan

Next Post

Penyidik Kejati Aceh Periksa Ketua BRA

Berita Lainnya

Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

14 Oktober 2026

Aceh Besar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) mendukung upaya pemerataan Program Makan Bergizi...

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

18 September 2026

Mediananggroe.com– Pemenuhan komitmen Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) di Kabupaten Aceh Besar terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor....

Perkuat Keamanan Pangan, BBPOM Aceh Dorong IRTP Aceh Besar Terapkan CPPOB

Perkuat Keamanan Pangan, BBPOM Aceh Dorong IRTP Aceh Besar Terapkan CPPOB

17 September 2026

Aceh Besar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) mendorong pelaku usaha Industri Rumah Tangga...

Load More
Next Post
Penyidik Kejati Aceh Periksa Ketua BRA

Penyidik Kejati Aceh Periksa Ketua BRA

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bersama BPJS Kesehatan Banda Aceh, Komisi IX DPR RI Beberkan Manfaat Program JKN

Bersama BPJS Kesehatan Banda Aceh, Komisi IX DPR RI Beberkan Manfaat Program JKN

17 Oktober 2026
Kejati Aceh, Sumut, dan Riau Jalin Kerja Sama dengan TNI AL, Perkuat Penegakan Hukum di Laut

Kejati Aceh, Sumut, dan Riau Jalin Kerja Sama dengan TNI AL, Perkuat Penegakan Hukum di Laut

16 Oktober 2026
Komunikasi Makin Profesional, BBPOM Aceh Bekali Pegawai dengan Pelatihan Public Speaking

Komunikasi Makin Profesional, BBPOM Aceh Bekali Pegawai dengan Pelatihan Public Speaking

15 Oktober 2026
Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

15 Oktober 2026
Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

Perkuat Pemerataan MBG hingga Wilayah 3T, BBPOM Aceh Dukung SPPG yang Aman dan Berkualitas

14 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bernhard E. Rondonuwu Pamit Tugas, Sampaikan Terima Kasih kepada Jajaran Satpol PP se-Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In