MediaNanggroe.com – Pemerintah Kota Langsa terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi sepanjang tahun 2025. Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, menyampaikan melalui akun TikTok resminya pada 21 Januari 2026 bahwa Pemko Langsa secara konsisten menyalurkan bantuan kepada kelompok masyarakat rentan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah rakyat.
Dalam keterangannya, Jeffry menjelaskan bahwa bantuan kepada 3.183 anak yatim se-Kota Langsa telah disalurkan pada awal tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan sosial Pemerintah Kota Langsa untuk memastikan anak-anak yatim tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan, khususnya setelah daerah tersebut terdampak bencana.
Selain itu, Pemerintah Kota Langsa juga kembali menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras kepada janda lansia berusia 60 tahun ke atas. Bantuan tersebut dibagikan melalui kantor geuchik masing-masing gampong, agar lebih dekat, mudah dijangkau, dan tepat sasaran bagi para penerima manfaat pada tanggal 22 sampai dengan 28 Januari 2026.
Wali Kota Langsa mengimbau kepada masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun belum terdata agar segera melapor ke aparatur gampong untuk dilakukan pendataan. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemko Langsa dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat pascabencana. “Pemerintah Kota Langsa berkomitmen untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama anak yatim dan para lansia,” tegas Jeffry.













Discussion about this post