MediaNanggroe.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Baed, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Badan POM ke-25 sekaligus sebagai upaya nyata pencegahan bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.
Kepala BBPOM di Banda Aceh, Riyanto, S.Farm, Apt, M.Sc, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang dicanangkan Badan POM secara nasional dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama tiga tahun ke depan. Untuk wilayah Aceh, BBPOM menargetkan penanaman sebanyak 22.000 pohon secara bertahap.
“Hingga hari ini, di Aceh kita sudah menanam sekitar 3.000 pohon, 2.000 di lokasi ini, dan sekitar 500 pohon di lingkungan kantor serta pekarangan rumah pegawai. Sebelumnya juga sudah dilakukan penanaman di beberapa titik lainnya,” ujar Riyanto.

Ia menjelaskan, pemilihan mangrove bukan tanpa alasan. Selain berfungsi menjaga ekosistem pesisir dan habitat biota laut, mangrove juga berperan penting dalam mencegah abrasi, intrusi air laut, serta membantu menyerap karbon dioksida. “Harapannya, penanaman ini menjadi warisan lingkungan untuk generasi anak cucu kita di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BP DAS, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Pramuka, Gabungan Pengusaha Farmasi, TNI serta Dharma Wanita Persatuan BBPOM Aceh. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.
Riyanto menegaskan, peringatan HUT BPOM ke-25 tidak hanya dimaknai sebagai refleksi perjalanan kelembagaan sejak berdiri pada tahun 2001, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi nyata BPOM bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Aceh.











Discussion about this post