• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 22 Agustus 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

redaksi by redaksi
22 Mei 2026
in Aceh, Kutaraja
Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

BANDA ACEH — Aparat kepolisian terus memburu aktor utama di balik insiden pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) yang terjadi pada Kamis (21/5/2026) dini hari. Hingga kini, Satreskrim Polresta Banda Aceh telah memeriksa 15 saksi dan menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Kasus yang diduga dipicu bentrokan antar kelompok mahasiswa itu menyebabkan kerusakan besar di lingkungan kampus. Selain gedung Fakultas Pertanian, pos satpam, tiga unit sepeda motor, dan satu unit mobil turut hangus terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Reskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, penyidik masih terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam aksi perusakan dan pembakaran tersebut.

“Sebanyak 15 saksi telah dimintai keterangan terkait kejadian terbakarnya gedung serta fasilitas lainnya di Fakultas Pertanian USK,” ujar Kompol Dizha, Jumat (22/5/2026).

BacaJuga :

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

21 Agustus 2026
Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

21 Agustus 2026

Dari total saksi yang diperiksa, 13 di antaranya merupakan mahasiswa, sementara satu lainnya dosen dan satu saksi pelapor. Polisi menyebut jumlah saksi kemungkinan masih akan bertambah seiring pengembangan penyidikan.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut menyita berbagai barang bukti dari lokasi kejadian, seperti batu, kayu, kendaraan yang terbakar, hingga pecahan kaca yang diduga berasal dari bom molotov.

“Beberapa barang bukti juga telah kita sita dari TKP,” katanya.

Polisi juga akan melakukan uji Laboratorium Forensik terhadap sejumlah barang bukti untuk memastikan sumber api dan pola pembakaran yang terjadi di area kampus tersebut.

Sebelumnya, kerusuhan diduga dipicu konflik antar mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik yang telah berlangsung selama dua hari terakhir. Situasi memanas beberapa jam sebelum kebakaran terjadi.

Kasi Humas Polresta Banda Aceh Iptu Eddy Musfikar mengatakan, bentrokan awalnya berupa aksi saling serang dan pelemparan yang kemudian berkembang menjadi pengrusakan fasilitas kampus.

“Keributan berujung pada pengrusakan fasilitas kampus seperti kaca gedung serta fasilitas ruangan,” ujar Eddy.

Dua mahasiswa Fakultas Teknik dilaporkan mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan. Polisi menduga aksi balasan kemudian dilakukan dengan pelemparan batu dan penggunaan bom molotov yang memicu kebakaran di Fakultas Pertanian serta laboratorium.

Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh juga telah melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi sumber awal api.

“Kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian dan fasilitas lainnya,” kata Kompol Dizha.

Polisi memastikan kasus ini akan terus dikembangkan guna mengungkap siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas aksi pembakaran dan pengrusakan fasilitas pendidikan di kampus terbesar di Aceh tersebut.

Previous Post

Blackout Sumatera Lumpuh Total, SUTET PLN Kolaps Diduga Dipicu Petir dan Pohon Tumbang

Next Post

Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Didesak Diperiksa, Dugaan Monopoli Tender 2025 Mencuat

Berita Lainnya

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

21 Agustus 2026

MEULABOH – Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh memperkuat klaster petani cabai merah di Kabupaten Aceh Barat melalui bantuan teknis (bantek)...

Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

21 Agustus 2026

JAKARTA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan memborong tiga penghargaan sekaligus dalam Rapat Evaluasi...

11 Terpidana Dicambuk di Banda Aceh, Pelanggaran Zina hingga Khamar Dieksekusi di Depan Umum

11 Terpidana Dicambuk di Banda Aceh, Pelanggaran Zina hingga Khamar Dieksekusi di Depan Umum

20 Agustus 2026

BANDA ACEH – Sebanyak 11 terpidana pelanggar Qanun Jinayat menjalani eksekusi uqubat cambuk di Taman Bustanussalatin, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda...

Load More
Next Post
Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Didesak Diperiksa, Dugaan Monopoli Tender 2025 Mencuat

Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Didesak Diperiksa, Dugaan Monopoli Tender 2025 Mencuat

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

21 Agustus 2026
Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

Kejati Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional pada Evaluasi Kinerja Kejaksaan RI 2026

21 Agustus 2026
11 Terpidana Dicambuk di Banda Aceh, Pelanggaran Zina hingga Khamar Dieksekusi di Depan Umum

11 Terpidana Dicambuk di Banda Aceh, Pelanggaran Zina hingga Khamar Dieksekusi di Depan Umum

20 Agustus 2026
Status Blang Padang Belum Bersertifikat, Wagub Aceh dan Wamendagri Turun ke Lapangan

Status Blang Padang Belum Bersertifikat, Wagub Aceh dan Wamendagri Turun ke Lapangan

20 Agustus 2026
BSI Tanam 15.000 Mangrove di Aceh Tamiang, Pulihkan Pesisir dan Dorong Ekonomi Warga

BSI Tanam 15.000 Mangrove di Aceh Tamiang, Pulihkan Pesisir dan Dorong Ekonomi Warga

20 Agustus 2026
  • Perselisihan di Simpang Dodik Berujung Badik, Korban Ditikam Tujuh Kali

    Perselisihan di Simpang Dodik Berujung Badik, Korban Ditikam Tujuh Kali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Sorot Sewa Mobil Dinas Aceh Selatan: Kendaraan Istri Bupati dan “Kantor Jakarta” Ikut Dibayar APBK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In