• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 26 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Hukum

Rokok Ilegal Masih Marak di Aceh, Bea Cukai Langsa Musnahkan Barang Senilai Rp1,29 Miliar

lasdianto by lasdianto
10 April 2026
in Hukum
Rokok Ilegal Masih Marak di Aceh, Bea Cukai Langsa Musnahkan Barang Senilai Rp1,29 Miliar

Pemusnahan ratusan ribu batang rokok ilegal oleh Bea Cukai Langsa dengan cara dipotong dan dibakar, sebagai bagian dari penegakan hukum terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di Aceh, Kamis (9/4/2026).

MediaNanggroe.com — Peredaran rokok ilegal di Aceh masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Hal ini tercermin dari langkah Bea Cukai Langsa yang memusnahkan sebanyak 545.452 batang rokok ilegal dengan nilai mencapai Rp1,29 miliar, Kamis, 9 April 2026.

Pemusnahan tersebut bukan hasil penindakan sesaat. Data menunjukkan, barang ilegal itu merupakan akumulasi dari 63 kasus penindakan sepanjang Mei 2025 hingga Februari 2026. Angka ini sekaligus menegaskan bahwa peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah Aceh masih berlangsung secara masif dan berulang.

Dari total nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp1.293.331.780, negara diperkirakan mengalami potensi kerugian hingga Rp886.757.053. Kerugian ini tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga menciptakan ketimpangan bagi pelaku usaha legal yang taat aturan.

Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan metode pemotongan fisik rokok sebelum dibakar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh barang hasil penindakan tidak dapat digunakan kembali maupun beredar ulang di pasar.

BacaJuga :

Buron Kasus Migas yang Mangkir Tiga Kali Akhirnya Dibekuk Tim Tabur

Buron Kasus Migas yang Mangkir Tiga Kali Akhirnya Dibekuk Tim Tabur

3 Agustus 2026
Korupsi Beasiswa Aceh Rp14,3 M Masuk Babak Baru, Empat Terdakwa Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

Korupsi Beasiswa Aceh Rp14,3 M Masuk Babak Baru, Empat Terdakwa Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

29 Juli 2026

Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bagian dari penegakan hukum yang tidak bisa ditawar. Ia menyebut, maraknya rokok ilegal menjadi ancaman nyata terhadap sistem penerimaan negara dan stabilitas usaha yang sehat.

“Ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi bentuk komitmen kami memastikan barang ilegal tidak kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Berbagai merek rokok ilegal yang dimusnahkan, seperti H&D, Manchester, hingga Oris Pulse, menunjukkan bahwa jaringan distribusi barang ilegal tidak hanya terbatas pada satu jenis atau sumber, melainkan telah berkembang dengan pola yang beragam.

Meski penindakan terus dilakukan, fakta banyaknya jumlah barang sitaan justru memperlihatkan bahwa peredaran rokok ilegal masih memiliki celah. Operasi pasar dan sosialisasi yang dilakukan bersama aparat penegak hukum, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja, belum sepenuhnya mampu menekan distribusi barang ilegal di lapangan.

Kondisi ini menjadi peringatan bahwa pengawasan di sektor cukai membutuhkan penguatan, tidak hanya dari sisi penindakan, tetapi juga pengawasan distribusi hingga tingkat bawah.

Bea Cukai Langsa menyatakan akan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam peredaran rokok ilegal, baik sebagai pembeli maupun penjual.

Maraknya rokok ilegal di Aceh bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga mencerminkan adanya pasar yang masih terbuka. Selama permintaan tetap ada, potensi peredaran barang ilegal akan terus menjadi tantangan serius bagi penegakan hukum dan penerimaan negara.

Previous Post

BI Aceh Gelar “Krue Seumangat” untuk Pulihkan Semangat Anak-anak Pidie Jaya

Next Post

Wisman ke Aceh Turun Tajam Februari 2026, TPK Hotel Justru Naik Tipis

Berita Lainnya

Buron Kasus Migas yang Mangkir Tiga Kali Akhirnya Dibekuk Tim Tabur

Buron Kasus Migas yang Mangkir Tiga Kali Akhirnya Dibekuk Tim Tabur

3 Agustus 2026

TAPAKTUAN – Pelarian Muhammad Taufiq Bin Rafilin, terpidana perkara tindak pidana minyak dan gas (migas) yang masuk Daftar Pencarian Orang...

Korupsi Beasiswa Aceh Rp14,3 M Masuk Babak Baru, Empat Terdakwa Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

Korupsi Beasiswa Aceh Rp14,3 M Masuk Babak Baru, Empat Terdakwa Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

29 Juli 2026

BANDA ACEH – Penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan Beasiswa Pemerintah Aceh senilai Rp14,32 miliar memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Aceh...

Polisi Ringkus Terduga Perampok Toko Emas Tapaktuan, Ternyata Oknum Polisi

Polisi Ringkus Terduga Perampok Toko Emas Tapaktuan, Ternyata Oknum Polisi

19 Juli 2026

TAPAKTUAN – Warga Aceh Selatan dibuat geger dengan aksi perampokan bersenjata yang terjadi di Toko Emas Amin Setia, Jalan Merdeka,...

Load More
Next Post
Wisman ke Aceh Turun Tajam Februari 2026, TPK Hotel Justru Naik Tipis

Wisman ke Aceh Turun Tajam Februari 2026, TPK Hotel Justru Naik Tipis

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Hadir di CFD Banda Aceh, BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan dan Dorong UMKM Naik Kelas

Hadir di CFD Banda Aceh, BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan dan Dorong UMKM Naik Kelas

26 Oktober 2026
Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

24 Oktober 2026
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In