MediaNanggroe.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Provinsi Aceh pada Februari 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan rilis resmi per 1 April 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 2.716 kunjungan, turun 25,91 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 3.666 kunjungan.
Secara tahunan (year-on-year), angka ini juga menunjukkan kontraksi sebesar 29,36 persen dibandingkan Februari 2025 yang mencatat 3.845 kunjungan. Penurunan ini memperlihatkan perlambatan arus kunjungan wisatawan asing ke Aceh dalam dua bulan awal tahun 2026.
Kunjungan wisman ke Aceh tercatat melalui dua pintu utama, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Sabang. Dari sisi asal negara, Malaysia masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 59,90 persen dari total kunjungan pada Februari 2026.
Secara kumulatif, selama periode Januari hingga Februari 2026, jumlah wisman yang berkunjung ke Aceh mencapai 6.382 kunjungan. Angka ini turun 17,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 7.737 kunjungan.
Di tengah penurunan kunjungan wisatawan asing, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Aceh pada Februari 2026 justru menunjukkan peningkatan. Rata-rata TPK hotel bintang tercatat sebesar 21,63 persen, naik 2,32 poin dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 19,31 persen. Namun secara tahunan, TPK hotel bintang masih mengalami penurunan sebesar 2,69 poin dari 24,32 persen pada Februari 2025.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada Februari 2026 tercatat sebesar 15,26 persen, naik tipis 0,12 poin dibandingkan Januari 2026. Meski demikian, angka ini masih turun 2,93 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi durasi menginap, rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang selama Februari 2026 tercatat 1,87 malam, meningkat dibandingkan Januari 2026 sebesar 1,57 malam. Namun jika dirinci, lama menginap tamu asing justru menurun menjadi 1,19 malam dari sebelumnya 1,77 malam. Sebaliknya, tamu domestik mencatat peningkatan lama menginap menjadi 1,89 malam.
Data ini menggambarkan tren perlambatan kunjungan wisatawan asing ke Aceh pada awal 2026, di tengah pergerakan okupansi hotel yang cenderung membaik secara bulanan.











Discussion about this post