Aceh Besar – Keindahan Pantai Pasir Putih di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya (Krueng Raya), Kabupaten Aceh Besar, masih menjadi daya tarik wisata alam yang memanjakan mata. Hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta panorama perbukitan yang mengelilingi kawasan tersebut menjadikan pantai ini salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke pesisir Aceh Besar.
Pada kunjungan wartawan Mediananggroe.com, Senin (1/6/2026), suasana pantai terlihat tenang dengan pemandangan laut biru yang membentang luas. Meski pesonanya masih terjaga, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan wisata ini terlihat tidak seramai beberapa tahun lalu.
Salah satu ikon yang pernah menjadi magnet wisatawan adalah “Jembatan Cinta”, sebuah jembatan kayu yang membelah kawasan hutan mangrove. Dahulu, jembatan tersebut dipadati pengunjung yang ingin berfoto dan menikmati keindahan pepohonan bakau dari dekat. Lautan manusia kerap terlihat memadati jembatan yang menjadi simbol wisata Pantai Pasir Putih Lamreh itu.
Namun kini, kondisi jembatan tersebut memprihatinkan. Sebagian besar konstruksinya telah rusak dan tidak lagi dapat dilalui pengunjung. Padahal, keberadaan Jembatan Cinta pernah menjadi salah satu alasan utama wisatawan datang ke kawasan tersebut.
Selain kerusakan fasilitas wisata, sejumlah persoalan lain juga dikeluhkan pengunjung. Kawasan pantai dinilai kurang terawat, ternak sapi kerap berkeliaran hingga ke area wisata, serta sulitnya akses jaringan telekomunikasi menjadi faktor yang membuat wisatawan enggan berlama-lama berada di lokasi.
Anto (43), warga Aceh Besar yang ditemui Mediananggroe.com di kawasan pantai tersebut, mengaku sangat menikmati keindahan alam yang disuguhkan Pantai Pasir Putih Lamreh. Namun ia menilai persoalan sinyal telepon seluler menjadi kendala serius yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
“Lokasi pantai ini sangat indah, pemandangannya luar biasa bagus. Tapi susahnya komunikasi di sini membuat pengunjung tidak bisa berlama-lama. Saat masuk ke kawasan ini, sinyal HP langsung hilang,” kata Anto.
Menurutnya, di era digital saat ini, akses komunikasi menjadi kebutuhan penting bagi wisatawan. Selain untuk berkomunikasi, jaringan internet juga diperlukan untuk berbagi pengalaman wisata melalui media sosial yang secara tidak langsung dapat membantu promosi destinasi wisata.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di kawasan tersebut guna mendukung sektor pariwisata.
“Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan persoalan ini. Jika memungkinkan segera dibangun tower telekomunikasi di sekitar kawasan wisata ini agar pengunjung lebih nyaman. Potensi wisata di sini sangat besar dan sayang jika tidak didukung fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dengan panorama alam yang masih memukau, Pantai Pasir Putih Lamreh sejatinya memiliki peluang besar untuk kembali menjadi destinasi unggulan di Aceh Besar. Namun tanpa perbaikan fasilitas wisata, penataan kawasan, serta dukungan jaringan telekomunikasi yang memadai, kekhawatiran akan terus menurunnya jumlah pengunjung menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.












Discussion about this post