• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 23 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Hebat

Gubernur: Butuh Gerak Bersama untuk Memajukan Pendidikan Aceh

redaksi by redaksi
9 September 2021
in Aceh Hebat
Gubernur: Butuh Gerak Bersama untuk Memajukan Pendidikan Aceh

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri, membuka secara resmi diskusi dengan tema ‘Meneropong Pendidikan Aceh’, yang diselenggarakan (IMPAS) Aceh, secara daring via konferensi video, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Program-program pendidikan yang dirumuskan Pemerintah Aceh tidak dapat berjalan dengan baik tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak semua kalangan untuk turut menyumbangkan pemikiran, ide kreatif dan gagasan, agar kualitas pendidikan Aceh menjadi jauh lebih baik di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, dalam sambutannya saat membuka secara resmi diskusi yang mengangkat tema ‘Meneropong Pendidikan Aceh’. Diskusi yang diselenggarakan secara daring via konferensi video ini, diinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh di Jakarta, Rabu (8/9/2021). “Agar program yang telah dirumuskan berjalan baik, Pemerintah Aceh juga membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan yang terkait, khususnya di bidang pendidikan, termasuk pemikiran, ide dan gagasan, agar kualitas pendidikan kita di masa mendatang tetap mampu bersaing dan bersanding dengan daerah lainnya di Indonesia,” ujar Nova.

Untuk itu, Gubernur mengajak para peserta untuk menjadikan diskusi tersebut sebagai momentum memformulasikan solusi terbaik terhadap berbagai keterbatasan dan kendala-kendala yang dihadapi terutama oleh satuan-satuan pendidikan, agar layanan pendidikan yang bermutu dapat terus diimplementasikan. “Mudah-mudahan diskusi ini menghasilkan berbagai pemikiran yang konstruktif dalam rangka memajukan pembangunan Aceh, khususnya Sektor Pendidikan. Pemikiran dan ide yang cemerlang dari Bapak Ibu sekalian tentu sangat diharapkan oleh semua pihak yang concern dengan pembangunan pendidikan kita,” kata Gubernur.

Pendidikan dan Pandemi Covid-19

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menjelaskan dampak pandemi covid-19 terhadap perubahan metode pendidikan di Aceh dan dunia. Sebagaimana diketahui, pandemi Covid–19 yang menyebar begitu cepat dalam kurun waktu yang singkat telah merubah berbagai kebiasaan masyarakat baik di tingkat daerah, nasional maupun global dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak saja dari aspek kesehatan, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi termasuk sektor pendidikan. “Kita menyadari, walaupun Pemerintah Aceh telah menempuh berbagai langkah dan kebijakan khususnya di sektor pendidikan sejak awal pandemi, namun untuk menjaga keberlangsungan dan mutu pendidikan, diperlukan analisis permasalahan secara dinamis dan tepat, serta adanya alternatif solusi yang dapat diberikan oleh para pemangku kebijakan dan para pemerhati dunia pendidikan di Aceh,” kata Nova.

BacaJuga :

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025
Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

Menyadari banyak kendala dan tantangan di sektor pendidikan saat ini, Pemerintah Aceh telah mengantisipasi dan meminimalisir hambatan, keterbatasan dan kendala-kendala tersebut dengan mengambil berbagai langkah-langkah yang diperlukan. Pandemi covid-19 membuat kendala dan tantangan yang ada menjadi lebih berat, karena banyak hal yang terjadi di luar perkiraan sebelumnya.

Oleh karena itu, sambung Nova, pemerintah dituntut untuk dapat mengambil langkah dan kebijakan yang cepat, tepat dan terukur dalam rangka mengantisipasi berbagai kendala yang terjadi. Namun, harus pula diakui bahwa langkah dan kebijakan yang telah diambil, mempunyai dampak positif dan negatif.

Gubernur mencontohkan kebijakan perubahan pola belajar mengajar, dari yang biasanya tatap muka secara langsung, namun karena pandemi, saat ini sistem pembelajaran dilakukan secara daring.

Sistem belajar daring berpengaruh pada efektivitas pelaksanaan pendidikan, karena ada berbagai keterbatasan dan kendala yang dihadapi dengan pola daring ini. Baik kendala karena faktor internal maupun eksternal dari satuan pendidikan itu sendiri.

“Dari sisi guru misalnya, ada kendala atau kesulitan dalam mengelola pembelajaran secara online, ada hambatan waktu dan komunikasi. Dari sisi orang tua, tentu juga ada kendala dalam mendampingi, memahami dan memotivasi anak saat belajar. Sementara dari sisi siswa, tentunya ada kesulitan dalam konsentrasi, tekanan dan juga rasa cemas karena tidak bisa menyerap materi secara maksimal,” kata Gubernur.

Di sisi lain, lanjut Nova, ada juga kendala eksternal terutama akses kepada sumber pembelajaran, seperti jangkauan jaringan listrik, jaringan internet maupun dana untuk mengaksesnya. Kendala-kendala ini bila tidak diantisipasi dengan cepat dan tepat tentu akan berpengaruh kepada masa depan pendidikan di Aceh.

Oleh karena itu, Gubernur optimis, keikutsertaan tokoh lintas sektor dalam diskusi ini seperti para akademisi, tokoh masyarakat, LSM, politisi akan memberi solusi dengan nuansa yang berbeda karena masing-masing peserta diskusi akan meneropong pendidikan Aceh dengan sudut pandang yang beragam. “Insya Allah, keberagaman pandangan ini akan memberi kontribusi secara komprehensif dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan Aceh. Terima kasih kepada para partisipan Webinar ini. Marilah kita semua berdo’a semoga musibah Pandemi Covid 19 ini segera Allah angkat dari bumi Serambi Mekkah dan dari seluruh dunia,” pungkas Gubernur Aceh.

Webinar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah ke-61 ini menghadirkan sejumlah pembicara utama, di antaranya Rektor Universitas Malikussaleh Prof Herman Fithra serta sejumlah narasumber, di antaranya anggota DPR RI Rafli Kande dan Illiza Sa’asuddin Djamal, Wakil Ketua DPRA Safaruddin, Kepala BPSDM Aceh Syaridin, Ketua Koalisis NGO/HAM Aceh Zulfikar Muhammad dan budayawan nasional Fikar W Eda serta sejumlah pemateri lainnya. (Arf)

Previous Post

Tiga Pejabat Jajaran Polda Aceh Disertijabkan

Next Post

Gubernur Ikuti Acara Haornas Ke-38 Secara Virtual

Berita Lainnya

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025

MediaNanggroe.com — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) mengingatkan pentingnya membangun semangat pengabdian dan profesionalisme di kalangan Aparatur...

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

MediaNanggroe.com - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Aceh Besar Muharram Idris turut didampingi unsur Forkopimda Aceh Besar panen...

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

17 Februari 2025

MediaNanggroe.com, Jantho – Bupati Aceh Besar H Syech Muharram Idris bertindak selaku Pembina Apel Gabungan Perdana Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Load More
Next Post
Gubernur Ikuti Acara Haornas Ke-38 Secara Virtual

Gubernur Ikuti Acara Haornas Ke-38 Secara Virtual

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

23 Mei 2026
Listrik Aceh Masih Padam Meski PLN Klaim Gangguan Sumatra Berhasil Diatasi

Listrik Aceh Masih Padam Meski PLN Klaim Gangguan Sumatra Berhasil Diatasi

22 Mei 2026
Kadisdik Aceh Minta Bawahan Tak Layani Wartawan dan LSM yang Dinilai “Mengganggu”

Kadisdik Aceh Minta Bawahan Tak Layani Wartawan dan LSM yang Dinilai “Mengganggu”

22 Mei 2026
Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

22 Mei 2026
Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Didesak Diperiksa, Dugaan Monopoli Tender 2025 Mencuat

Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Didesak Diperiksa, Dugaan Monopoli Tender 2025 Mencuat

22 Mei 2026
  • Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mualem Surati BPJS, Minta Blokir Kepesertaan JKA Segera Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retret Kepala OPD di Sabang Habiskan Rp311 Juta, Aktivis: Pejabat Banda Aceh Piknik Pakai Uang Rakyat?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In