• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 25 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Harga Semen di Medan Lebih Murah dari Aceh, Komisi VII DPR RI Soroti Kejanggalan Pasar PT SBA

redaksi by redaksi
26 Oktober 2025
in Aceh Besar
Harga Semen di Medan Lebih Murah dari Aceh, Komisi VII DPR RI Soroti Kejanggalan Pasar PT SBA

BacaJuga :

Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

24 Juni 2026
Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026
MediaNanggroe.com – Fenomena janggal terungkap dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Solusi Bangun Andalas (SBA) di Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (24/10/2025). Ketua Komisi VII, Dr. Saleh Partaonan Daulay M.Ag, M.Hum, M.A, menyoroti perbedaan harga semen Andalas yang justru lebih murah di Medan (Sumatera Utara) dibandingkan di Aceh, tempat semen itu diproduksi.

 

“Semen yang dikirim ke Medan dan kembali lagi ke Aceh justru lebih murah harganya. Ini sangat tidak masuk akal. Kenapa bisa lebih murah di luar daerah?” ujar Saleh saat dialog bersama pihak PT SBA.

Komisi VII DPR RI menilai hal tersebut perlu mendapat perhatian serius dari manajemen PT SBA dan kementerian terkait. Mereka menduga lemahnya kontrol distribusi menjadi salah satu penyebab harga semen di pasar tidak stabil dan tidak berpihak kepada masyarakat Aceh sebagai daerah produsen utama bahan baku.

Dari hasil reses itu, Komisi VII DPR RI mencatat sejumlah temuan penting: PT SBA dinilai belum maksimal mengontrol pasar, induk perusahaan diminta menertibkan jalur distribusi, serta diminta lebih transparan dalam penyaluran CSR (Corporate Social Responsibility) bagi masyarakat sekitar pabrik, terutama di Kecamatan Lhoknga dan Leupung.

Selain itu, Komisi VII juga mendesak agar Kementerian Perindustrian menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan dan menegaskan kembali pentingnya efisiensi produksi, penertiban penggerukan klinker di pelabuhan, serta optimalisasi mesin produksi yang belum beroperasi.

“Kami minta ini ditindaklanjuti secara serius. Persoalan harga hingga kapasitas produksi harus diperbaiki agar industri semen di Aceh benar-benar memberi manfaat bagi daerah,” tegas Saleh.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Aceh Besar memiliki sumber daya alam berlimpah untuk mendukung industri semen.

“Aceh Besar ini sangat kaya. Kita punya batu kapur, pozzolan, dan bahkan pasir besi. Semua bahan baku utama semen ada di sini,” ujarnya.

Namun, Syech Muharram menyayangkan kapasitas pabrik semen di Aceh yang masih relatif kecil dibandingkan daerah lain, meskipun semua material tersedia di wilayahnya.
“Di Padang pabriknya besar dan produksinya tinggi, sementara di Aceh bahan bakunya lengkap, tapi pabriknya kecil. Kami juga ingin maju seperti daerah lain,” tegasnya.

Ia juga meminta agar perusahaan memperluas kapasitas produksi dan memperkuat komitmen terhadap masyarakat sekitar sesuai perjanjian awal sejak pabrik berdiri pada 1980-an.

Terkait program CSR, Bupati berharap agar dana tersebut disalurkan langsung ke desa tanpa bergantung pada proposal.
“Kalau menunggu proposal, pembagiannya tidak merata. Ada desa aktif, ada yang tidak. CSR itu harus dirasakan adil oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT SBA diharapkan menjadi titik balik industri semen di Aceh, agar kehadiran perusahaan dapat memberi manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat setempat.

 

Previous Post

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Buka Baksos Mahasiswa Kedokteran USK Bertajuk “One Day Service” di Puskesmas Lhoknga

Next Post

Realisasi Anggaran 2025: Banda Aceh Paling Tinggi, Simeulue Terendah di Aceh

Berita Lainnya

Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

24 Juni 2026

KOTA JANTHO – Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam jenjang SMP di Aula Disnakertrans Aceh...

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026

KOTA JANTHO — Di tengah masih tingginya angka kemiskinan dan tantangan akses pendidikan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi secercah harapan baru...

Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

17 Juni 2026

KOTA JANTHO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar mengeksekusi hukuman cambuk terhadap tiga terpidana kasus jarimah maisir (judi) di halaman...

Load More
Next Post
Realisasi Anggaran 2025: Banda Aceh Paling Tinggi, Simeulue Terendah di Aceh

Realisasi Anggaran 2025: Banda Aceh Paling Tinggi, Simeulue Terendah di Aceh

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Pengadaan Langsung Dominasi RUP Aceh Selatan, Tender Rp28,3 Miliar Belum Terealisasi

Pengadaan Langsung Dominasi RUP Aceh Selatan, Tender Rp28,3 Miliar Belum Terealisasi

24 Juni 2026
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Rp951 Juta di Pidie

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Rp951 Juta di Pidie

24 Juni 2026
Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

Guru SMP di Aceh Besar Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam

24 Juni 2026
BPOM Aceh Dorong Pengelolaan Obat Tepat demi Pelayanan Kefarmasian Berkualitas

BPOM Aceh Dorong Pengelolaan Obat Tepat demi Pelayanan Kefarmasian Berkualitas

24 Juni 2026
Gadai Emas BSI Melonjak 100 Persen, Outstanding Tembus Rp13 Triliun

Gadai Emas BSI Melonjak 100 Persen, Outstanding Tembus Rp13 Triliun

24 Juni 2026
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Negosiasi Kurang 10 Menit, BPK Sorot Kontrak MTQ Aceh dengan Indikasi Mark Up Rp398 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In