• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 20 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Buka Sosialisasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional

redaksi by redaksi
27 Mei 2024
in Aceh Besar
Pj Bupati Aceh Besar Buka Sosialisasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM saat membuka Sosialisasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional di Aula Kantor Bupati Aceh Besar, Senin siang (27/5/2024). FOTO/ MC Aceh Besar.

MediaNanggroe.com, Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, resmi membuka acara Sosialisasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional yang dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Supriyadi SE.Ak MM, para Asisten Sekdakab, dan Kepala OPD, di Aula Kantor Bupati Aceh Besar, Senin (27/5/2024) siang.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Muhammad Iswanto menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

Ia menekankan pentingnya manajemen risiko yang terintegrasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui percepatan pembangunan nasional di berbagai bidang sesuai dengan perencanaan pembangunan nasional.

“Dalam rangka meningkatkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan nasional di berbagai bidang, diperlukan penyelenggaraan manajemen risiko yang terintegrasi serta memberikan landasan kepastian hukum. Untuk itu, telah ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional,” ujar Iswanto.

BacaJuga :

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026
Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

17 Juni 2026

Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2023 mengamanatkan adanya manajemen risiko terintegrasi di dalam maupun lintas instansi pemerintah. Tujuan utama penyelenggaraan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 adalah untuk meningkatkan pencapaian sasaran pembangunan nasional, kualitas tata kelola penyelenggaraan negara, efektivitas sistem pengendalian intern, serta inovasi pelayanan publik.

Pj Bupati Muhammad Iswanto berharap dengan adanya peraturan tersebut, rencana pembangunan nasional dapat terwujud secara lebih efektif.

Ia juga mengutip pernyataan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas yang menyebutkan bahwa MRPN akan menjadi bagian dalam kebijakan dan implementasi reformasi birokrasi.

MRPN diharapkan menjadi bagian dari Grand Design dan Road Map Reformasi Birokrasi untuk memastikan birokrasi sebagai mesin pembangunan selalu dalam kondisi prima, sehingga mampu menggerakkan pemerintahan menuju terwujudnya pembangunan nasional.

Selain itu, Pj Bupati Aceh Besar berharap para peserta sosialisasi mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian dan berpartisipasi aktif hingga selesai. “Semoga tujuan pelaksanaan kegiatan ini dapat tercapai sebagaimana harapan kita bersama,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Supriyadi, menjelaskan bahwa MRPN dirancang untuk mendukung tercapainya sasaran pembangunan nasional. “MRPN mendorong entitas MRPN lebih proaktif dan antisipatif terhadap perubahan organisasi dan lingkungan, serta memberikan keyakinan dalam menghadapi ketidakpastian untuk mencapai sasaran pembangunan nasional,” jelas Supriyadi.

Supriyadi menambahkan, tujuan mulia MRPN adalah meningkatkan pencapaian sasaran pembangunan nasional, kualitas tata kelola penyelenggaraan negara, efektivitas sistem pengendalian intern, dan inovasi pelayanan publik.

Acara sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya manajemen risiko dalam pembangunan nasional, serta bagaimana implementasinya dapat membantu mitigasi potensi masalah dan hambatan yang mungkin terjadi.

Previous Post

Pj Gubernur Tunjuk M Gade Sebagai Plt Karo Adpim Setda Aceh

Next Post

Sekda Sulaimi Tutup Turnamen AMLA CUP 2024

Berita Lainnya

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026

KOTA JANTHO — Di tengah masih tingginya angka kemiskinan dan tantangan akses pendidikan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi secercah harapan baru...

Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

Tiga Pelaku Maisir Dicambuk di Jantho, Kejari Aceh Besar Tegaskan Komitmen Penegakan Syariat Islam

17 Juni 2026

KOTA JANTHO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar mengeksekusi hukuman cambuk terhadap tiga terpidana kasus jarimah maisir (judi) di halaman...

Spanduk Provokatif Serang Bupati Aceh Besar, Satgas: Jangan Adu Domba Rakyat

Spanduk Provokatif Serang Bupati Aceh Besar, Satgas: Jangan Adu Domba Rakyat

17 Juni 2026

KOTA JANTHO – Munculnya spanduk bernada provokatif yang menyudutkan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) yang memicu reaksi...

Load More
Next Post
Sekda Sulaimi Tutup Turnamen AMLA CUP 2024

Sekda Sulaimi Tutup Turnamen AMLA CUP 2024

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026
Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

51 Perusahaan Bersaing di Proyek RS Rujukan Tapaktuan Rp13,8 Miliar, Selisih Penawaran Capai Rp2 Miliar Lebih

19 Juni 2026
Skandal Beasiswa BPSDM Aceh Dibongkar, Tagihan Fiktif dan Aliran Dana Gelap Rugikan Negara Rp14 Miliar

Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

19 Juni 2026
Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

19 Juni 2026
  • Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp820 Juta di Aceh Besar, Gaji ASN hingga Perjalanan Dinas Bermasalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In