MediaNanggroe.Com – Ribuan bendera putih tampak berkibar di Kabupaten Aceh Jaya, tepatnya di wilayah Lamno, Minggu (21/12/2025). Bendera-bendera tersebut terpasang di sepanjang jalan nasional, depan pertokoan, hingga halaman rumah warga, menciptakan suasana yang mencolok dan sarat makna di tengah aktivitas masyarakat.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pengibaran bendera putih dilakukan secara serentak dan tertib. Aksi ini berlangsung aman tanpa mengganggu arus lalu lintas. Warga setempat menyebutkan bahwa pemasangan bendera dilakukan atas inisiatif masyarakat sebagai bentuk respons terhadap kondisi pascabencana yang masih dirasakan hingga kini.
Selain sebagai simbol solidaritas terhadap warga yang terdampak banjir dan tanah longsor, pemasangan bendera putih juga diduga mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap negara. “Mungkin ini bentuk kekecewaan masyarakat kepada negara, hingga saat ini banyak daerah yang masih sulit diakses meski bencana sudah hampir satu bulan terjadi,” ungkap seorang warga Lamno.
Warga menilai, lambannya penanganan serta keterbatasan akses ke sejumlah wilayah terdampak memperparah kondisi masyarakat di lapangan. Infrastruktur yang rusak, akses jalan yang terputus, serta distribusi bantuan yang belum merata dinilai menjadi persoalan serius yang belum sepenuhnya teratasi hingga saat ini.
Melalui simbol bendera putih yang berkibar di berbagai sudut wilayah, masyarakat Aceh Jaya berharap adanya perhatian lebih serius dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Warga mendesak percepatan penanganan darurat, pemulihan infrastruktur, serta jaminan akses dan bantuan yang merata, agar penderitaan korban bencana tidak berlarut-larut dan kehidupan masyarakat dapat segera pulih.













Discussion about this post