Mediananggroe.com – Aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang marak selama awal Ramadan dinilai mengganggu kenyamanan ibadah dan ketertiban masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Polresta Banda Aceh kembali mengamankan puluhan unit sepeda motor di sejumlah lokasi dalam wilayah hukumnya.
Hampir sepekan pelaksanaan ibadah puasa, puluhan sepeda motor diamankan karena terlibat aksi balap liar yang dinilai sangat mengganggu masyarakat yang sedang beristirahat, beribadah, maupun menjalankan aktivitas lainnya di wilayah Kota Banda Aceh.
Penindakan tersebut, kata polisi, merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilakukan selama bulan Ramadan. Kendaraan-kendaraan tersebut diamankan karena melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 285.
Kapolresta Banda Aceh, Andi Kirana, melalui Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar mengungkapkan, penertiban kendaraan berknalpot brong menjadi salah satu fokus utama kepolisian.
“Apalagi beberapa waktu lalu Operasi Keselamatan Seulawah 2026 telah berlangsung, dan tentunya personel satuan Lalulintas telah melakukan berbabagi sosialisasi yang juga melibatkan instansi terkait agar terus menaati peraturan,” katanya, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, seluruh kendaraan yang diamankan langsung dikenakan sanksi tilang oleh petugas. Dari total kendaraan yang terjaring, sebanyak 33 unit diketahui menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai standar pabrikan.
“Motor-motor tersebut boleh diambil kembali jika pemiliknya telah menggantikan seluruh komponen yang tidak sesuai dengan standar pabrikan, seperti knalpot dan lainnya,” ujarnya.
Selain penindakan, pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua untuk mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan kendaraan bermotor. Pasalnya, hampir seluruh sepeda motor yang diamankan diketahui telah dimodifikasi sehingga menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada orang tua para pengendara agar selalu mengawasi anaknya dalam menggunakan kendaraan, di mana sepeda motor yang diamankan selama ini hampir semuanya dimodifikasi yang dapat mengganggu orang lain, apalagi saat ini bulan puasa yang penuh dengan keberkahan,” sebut Erfan Gustiar.













Discussion about this post