• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 22 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Kutaraja

BPJS Kesehatan dan PKFI Wilayah Aceh Dorong Fasilitas Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan

redaksi by redaksi
16 Agustus 2023
in Kutaraja
BPJS Kesehatan dan PKFI Wilayah Aceh Dorong Fasilitas Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan

MediaNanggroe.com, Sabang – BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh bersama Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Wilayah Aceh mendorong fasilitas kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan dengan menciptakan inovasi dan digitalisasi pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Neni Fajar saat memberikan sambutan pada Kegiatan Pertemuan Gathering Fasilitas Kesehatan 5 Kabupaten/Kota di Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh Tahun 2023, Selasa (15/8) di Sabang.

Kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang Andri Nourman ini dihadiri oleh Ketua Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Cabang Banda Aceh, Azwar Ridwan dan Kepala Dinas Kesehatan 5 kabupaten/kota yaitu Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan ini juga diisi oleh narasumber dari Ketua PKFI Wilayah Aceh, Said Aandy Saida, Direktur RSU Bidadari Langkat, Maas Lubis serta Kepala Puskemas Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Murni.

Dihadapan 40 peserta yang terdiri dari perwakilan seluruh fasilitas kesehatan baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Praktik Perorangan, Rumah Sakit dan Klinik Utama, Neni menyampaikan bahwa Inovasi merupakan sesuatu penting yang harus diwujudkan untuk mendorong hadirnya upaya-upaya perbaikan layanan di fasilitas kesehatan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh fasilitas kesehatan yang telah dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. Pada kesempatan ini juga kami mengajak untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta JKN dengan berinovasi dan menerapkan digitalisasi yang diijalankan secara disiplin dan konsisten oleh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang berkualitas serta meberikan pelayanan yang cepat, mudah dan setara bagi peserta JKN”, ungkap Neni.

BacaJuga :

62 Adegan Terungkap, Kasus Aniaya Batita di Daycare Lamgugob Masuk Babak Krusial

62 Adegan Terungkap, Kasus Aniaya Batita di Daycare Lamgugob Masuk Babak Krusial

20 Juni 2026
BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026

Neni menambahkan, untuk kepatuhan FKTP terhadap Perjanjian Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, bobot 75% ada pada kendali mutu. Neni menjelaskan, adapun kendali mutu tersebut antara lain 30% memastikan tidak ada iur biaya dan capaian nilai KESSAN (Kesan dan Pesan Setelah Layanan), serta 20% untuk Memanfaatkan Sistem Antrean Online dan memberikan pelayanan kesehatan kontak tidak langsung kepada Peserta.

“Sedangkan untuk kepatuhan FKRTL ada beberap indikator yang harus dipenuhi, antara lain Updating Display tempat tidur pada Aplikasi Mobile JKN, Display Tindakan Operasi Terhubung Mobile JKN, Sistem Antrian terhubung Aplikasi Mobile JKN, Keluhan Peserta di FKRTL, Indeks Pemahaman Fasilitas Kesehatan, Kepuasan Peserta di FKRTL dan Rekrutmen Peserta Rujuk Balik. Kami berharap agar setiap fasilitas kesehatan memastikan terpenuhi nilai indikator kepatuhan FKTP/FKRTL, memastikan seluruh jajaran di Fasilitas Kesehatan memahami dan menjalankan komitmen Janji Layanan,” kata Neni.

Sementara itu, Plt. Sekda Kota Sabang, Andri Nourman saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara mengungkapkan harapannya agar pelayanan di fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan paling awal yang menjadi penting menurut Andri adalah pelayanan dengan ramah, baik dengan cara memberi senyuman, karena senyuman yang diberikan dapat menyenangkan hati masyarakat apalagi masyarakat yang datang dengan kondisi sakit, apalagi sambung Norman, senyuman itu merupakan ibadah.

Disisi lain, Ketua PKFI Wilayah Aceh, Said Aandy Saida yang didaulat sebagai narasumber menyampaikan ada beberapa upaya perubahan yang dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan yang baru diterbitkan yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Menurut Said, pemerintah memberikan pendapat pada saat rancangan undang-undang tersebut bahwa diharapkan undang-undang tersebut yang awalnya fokus dari kesehatan adalah untuk mengobati, menjadi mencegah kemudian dari akses layanan kesehatan yang susah, menjadi mudah, selanjutnya dari tenaga kesehatan yang kurang menjadi cukup merata dan dari teknologi kesehatan.

“Terdapat 6 pilar transformasi mutu layanan, yaitu transformasi layanan primer, kemudian Transformasi layanan Rujukan dengan meningkatkan akses dan mutu layanan sekunder dan tersier, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan. Pilar selanjutnya Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan dan yang terakhir Transformasi teknologi kesehatan,” jelas Said dalam paparan materinya.

Pada kesempatan tersebut juga BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada fasilitas kesehatan dengan kategori fasilitas kesehatan yang telah rutin dan mencapai skrining riwayat kesehatan dengan baik dan penghargaan kategori pencapaian implementasi antrean online. Adapun penghargaan kategori Skrining Riwayat Kesehatan diraih oleh Puskesmas Padang Tiji Kabupaten, Klinik Cempaka Lima, Puskesmas Kuta Blang dan Klinik Adhyaksa Kejati Aceh. Sedangkan untuk kategori Penghargaan Antrean Online diraih Puskesmas Kuta Alam, Klinik HB Sentra Medika dan RSP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.(rq)

Previous Post

Polisi Tangkap Mucikari dan PSK di Hotel Ternama di Banda Aceh

Next Post

Tim Pansus DPRK Banda Aceh Tinjau Pasar Aceh Shopping Center

Berita Lainnya

62 Adegan Terungkap, Kasus Aniaya Batita di Daycare Lamgugob Masuk Babak Krusial

62 Adegan Terungkap, Kasus Aniaya Batita di Daycare Lamgugob Masuk Babak Krusial

20 Juni 2026

BANDA ACEH – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang batita di Baby Preneur Daycare, Lamgugob, memasuki babak penting. Penyidik Satreskrim Polresta...

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026

BANDA ACEH — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh mengungkap adanya kelemahan serius dalam tata kelola dan pelaporan keuangan...

43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

BPK Sorot APBK Banda Aceh Tak Realistis, Utang Belanja Tembus Rp100 Miliar dan Belanja Pegawai Jebol Anggaran

18 Juni 2026

BANDA ACEH – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh menemukan sejumlah persoalan serius dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Load More
Next Post
Tim Pansus DPRK Banda Aceh Tinjau Pasar Aceh Shopping Center

Tim Pansus DPRK Banda Aceh Tinjau Pasar Aceh Shopping Center

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Meski Raih WTP, BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp1,69 Miliar di Nagan Raya

Meski Raih WTP, BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp1,69 Miliar di Nagan Raya

21 Juni 2026
BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

21 Juni 2026
Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Menentukan Arah Pembangunan Aceh

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Menentukan Arah Pembangunan Aceh

20 Juni 2026
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp513 Juta dan Dana Rp401 Juta Mengendap di Pemko Sabang

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp513 Juta dan Dana Rp401 Juta Mengendap di Pemko Sabang

20 Juni 2026
WTP Tak Bebas Masalah, BPK Temukan Kelebihan Bayar Proyek Rp276 Juta di Aceh Barat

WTP Tak Bebas Masalah, BPK Temukan Kelebihan Bayar Proyek Rp276 Juta di Aceh Barat

20 Juni 2026
  • 43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

    BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In