MediaNanggroe.com – Pemadaman listrik massal yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah Sumatera memicu sorotan tajam terhadap kesiapan sistem kelistrikan milik PT PLN (Persero). Gangguan pada jaringan transmisi utama Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV ruas Lubuk Linggau–Lahat di Sumatera Selatan disebut menjadi pemicu blackout besar yang berdampak hingga jutaan pelanggan di berbagai provinsi.
Berdasarkan hasil investigasi awal, gangguan terjadi akibat sambaran petir pada jaringan transmisi yang diperparah oleh gangguan pada jaringan 150 kV akibat aktivitas penebangan pohon. Kondisi itu memicu ketidakseimbangan daya pada sistem interkoneksi Sumatera yang selama ini menjadi tulang punggung distribusi listrik lintas provinsi.
Ruas Lubuk Linggau–Lahat diketahui merupakan jalur vital penghubung pasokan listrik Sumatera. Saat jaringan tersebut terganggu, tegangan sistem langsung anjlok drastis atau mengalami voltage swing. Sistem proteksi otomatis kemudian memutus aliran listrik secara meluas untuk mencegah kerusakan pembangkit dan jaringan yang lebih fatal. Namun, langkah proteksi itu justru menyebabkan blackout besar-besaran yang melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Dampak pemadaman merembet ke sejumlah wilayah strategis mulai dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Riau hingga Sumatera Bagian Utara termasuk Kota Medan. Sejumlah aktivitas ekonomi, layanan publik, komunikasi hingga fasilitas vital dilaporkan terganggu akibat padamnya listrik secara serentak.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius terkait keandalan sistem kelistrikan nasional di Sumatera. Publik menilai gangguan akibat petir dan penebangan pohon seharusnya dapat diantisipasi lebih dini melalui sistem mitigasi dan pemeliharaan jaringan yang ketat. Jika satu jalur transmisi mampu melumpuhkan hampir seluruh Sumatera, maka ketahanan sistem interkoneksi dinilai masih sangat rapuh.
Hingga kini, proses pemulihan sistem terus dilakukan secara bertahap oleh PT PLN (Persero) dengan prioritas pada pengamanan jaringan dan normalisasi pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak.











Discussion about this post