MediaNanggroe.com, Singkil – Festival Pulau Banyak 2024 yang berlangsung selama lima hari resmi ditutup oleh Pj Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi MAP, pada Sabtu malam (28/9/2024).
Meski diwarnai hujan lebat, seremonial penutupan itu berlangsung meriah. Pj Bupati Aceh Singkil, Azmi dalam sambutannya menyoroti potensi luar biasa perairan Aceh Singkil, terutama di Kepulauan Banyak.
“Ikan-ikan di perairan ini merupakan komoditas ekspor dengan ukuran besar, dan ini adalah berkah yang harus kita syukuri serta jaga bersama,” kata Azmi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan laut dan memelihara daya tarik wisata alam Pulau Banyak agar tetap menjadi destinasi dunia.
Pada puncak acara, Azmi bersama Plt Sekda Edi Widodo, Wakapolres Kompol Taslim, Plt Camat Pulau Banyak Amran Ramli yang juga merangkap Kabid Parawisata Disparpora, serta pejabat daerah lainya menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba memancing Fun Fishing 2024.
Hasil Lomba Fun Fishing 2024:
Juara Umum: Tim Gerpo dari Kecamatan Gunung Meriah, yang berhasil mengumpulkan 37 kg ikan segar, membawa pulang hadiah uang tunai Rp10 juta.
Juara I Tim: Tim Adrenalin berhasil mempertahankan gelar juara dan menerima hadiah Rp6 juta.
Juara II Tim:Tim Boya mendapatkan hadiah Rp4 juta.
Juara III Tim: Tim Gerpo kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara ketiga dan hadiah Rp3 juta. Untuk kategori pemancing perorangan (pinggiran): Juara I:Hamdani menerima hadiah Rp5 juta. Juara II: Joni Hernandes mendapatkan Rp3 juta.
Juara III: Ferlin mendapat hadiah Rp2 juta. Total hadiah yang diberikan pada ajang ini mencapai Rp33 juta, menjadikan acara Fun Fishing salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tunggu dalam rangkaian Festival Pulau Banyak 2024.
Di sisi lain beredar di kalangan masyarakat bahwa kegiatan ini menghabiskan anggaran antara 500 hingga 1,2 miliar. Namun belum bisa di pastikan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Muzni menyebutkan anggaran untuk kegiatan Festival Pulau Banyak tahun anggaran 2024 sumber anggaran berasal dari dana Otonomi Khusus (Otsus) menghabiskan anggaran sebesar 600 Juta lebih.
“Anggaran pastinya berapa, saya lupa, sekitar Rp 600 juta lebih. Kami membuat acara tausyiah juga, supaya pengunjung yang datang dari luar Aceh juga dapat menikmati tausyiah agama,”sebut Muzni. (***)













Discussion about this post