MediaNanggroe.com – Harga tiket masuk ke kawasan objek wisata Nol Kilometer di Pulau Weh, Sabang, melonjak tajam selama libur Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah. Jika sebelumnya hanya dikenakan Rp5.000 per orang, kini tiket masuk naik tiga kali lipat menjadi Rp15.000.
Kenaikan drastis ini menuai protes dari para driver dan pengusaha mobil rental di Sabang. Mereka menilai pengelola objek wisata tersebut terlalu memanfaatkan momen liburan untuk meraup keuntungan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap sektor pariwisata lokal.
Kekecewaan para pelaku usaha transportasi wisata itu diungkapkan dalam sebuah video berdurasi 60 detik yang diunggah oleh akun TikTok @sabangrental. Dalam video yang telah ditonton puluhan ribu kali itu, para driver menyampaikan keresahannya terhadap kebijakan kenaikan harga tiket yang dinilai tidak masuk akal.
Menurut mereka, tingginya harga tiket bisa mengurangi minat wisatawan untuk datang ke Sabang, yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan para pelaku usaha lokal, terutama di sektor transportasi. Mereka juga menyebutkan bahwa mayoritas wisatawan yang datang ke Sabang berasal dari kalangan menengah ke bawah.
“Setiap libur Lebaran, tiket naik jadi Rp15.000. Padahal hari biasa hanya Rp5.000. Ini menyulitkan kami, karena wisatawan jadi pikir-pikir datang, dan kami para pengusaha rental yang kena imbasnya,” ujar salah seorang driver dalam video tersebut.
Para driver dan pelaku usaha rental meminta Pemerintah Kota Sabang, khususnya Dinas Pariwisata, untuk meninjau kembali kebijakan harga tiket tersebut agar tidak asal-asalan menaikkan tarif hanya karena momen liburan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola objek wisata Nol Kilometer belum memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga tiket tersebut.













Discussion about this post