• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 23 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Lintas Timur

Nora Idah Nita Soroti Kerusakan Infrastruktur Pascabencana di Aceh, Desak Percepatan Pemulihan Akses

redaksi by redaksi
24 Desember 2025
in Lintas Timur
Nora Idah Nita Soroti Kerusakan Infrastruktur Pascabencana di Aceh, Desak Percepatan Pemulihan Akses

MediaNanggroe.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Demokrat, Nora Idah Nita, menyoroti luasnya kerusakan infrastruktur dan terhambatnya pemulihan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh akibat bencana hidrometeorologi. Kepada mediananggroe.com, Rabu, 24 Desember 2025, Nora menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi dari seluruh tingkatan pemerintahan.

Menurut Nora, bencana banjir bandang dan longsor telah menyebabkan kerusakan serius pada jembatan, jalan penghubung, dan fasilitas umum, yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan. Ia menyebutkan salah satu contoh krusial adalah Jembatan Lubuk Sidup di Kabupaten Aceh Tamiang yang menghubungkan Kecamatan Sekrak dan Bandar Pusaka, yang hingga kini masih menjadi hambatan utama mobilitas warga pascabencana.

“Kerusakan infrastruktur akibat bencana ini terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Aceh, terutama pada jembatan dan jalan penghubung yang menjadi urat nadi masyarakat. Jembatan Lubuk Sidup harus segera dibangun jembatan sementara agar aktivitas warga dan penyaluran bantuan tidak terus terhambat,” ujar Nora Idah Nita.

Selain itu, Nora meminta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk segera membantu membuka akses ke daerah-daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau dan sebagian masih terisolasi. Ia menyebut wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah sebagai daerah yang terdampak cukup parah, bahkan hampir sebulan pascabanjir bandang masih terdapat beberapa titik yang belum dapat diakses secara maksimal.

BacaJuga :

SAPA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Fee Revitalisasi Sekolah di Bireuen

SAPA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Fee Revitalisasi Sekolah di Bireuen

11 Juni 2026
Tutup Celah ASN Bolos, Wali Kota Langsa Wajibkan Absensi 4 Kali Sehari

Tutup Celah ASN Bolos, Wali Kota Langsa Wajibkan Absensi 4 Kali Sehari

11 Juni 2026

“Hampir sebulan pascabanjir bandang, masih ada titik-titik di Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah yang belum terakses. Pemerintah daerah perlu dibantu karena memiliki keterbatasan. Kasihan masyarakat, khususnya di wilayah Pinding, Gayo Lues, bantuan yang mereka terima sampai hari ini belum maksimal,” tegasnya.

Nora Idah Nita juga memohon pemerintah pusat agar memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota memiliki keterbatasan, baik dari sisi anggaran, peralatan, maupun sumber daya manusia, sehingga membutuhkan bantuan nyata agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan merata. “Kami mohon pemerintah pusat dapat membantu pemerintah daerah karena mereka juga memiliki keterbatasan dalam menangani dampak bencana sebesar ini,” ujar Nora.

Nora menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh dan merata di seluruh Aceh. Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga memberi perhatian serius kepada daerah-daerah terpencil agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

Previous Post

Nora Idah Nita Tinjau Jembatan Lubuk Sidup, Dorong Jadi Prioritas Pembangunan Pascabanjir

Next Post

Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Berita Lainnya

SAPA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Fee Revitalisasi Sekolah di Bireuen

SAPA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Fee Revitalisasi Sekolah di Bireuen

11 Juni 2026

MediaNanggroe.com - Dugaan praktik fee atau setoran dalam Program Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Kabupaten Bireuen kembali menjadi sorotan. Ketua...

Tutup Celah ASN Bolos, Wali Kota Langsa Wajibkan Absensi 4 Kali Sehari

Tutup Celah ASN Bolos, Wali Kota Langsa Wajibkan Absensi 4 Kali Sehari

11 Juni 2026

Langsa – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengambil langkah tegas untuk memperketat disiplin aparatur sipil negara (ASN) di...

Sekda Langsa Tegaskan Anggaran Setda Sesuai Regulasi dan Berorientasi pada Pemulihan Pascabencana

Sekda Langsa Tegaskan Anggaran Setda Sesuai Regulasi dan Berorientasi pada Pemulihan Pascabencana

7 Juni 2026

MediaNanggroe.com – Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., memberikan klarifikasi atas sejumlah pemberitaan yang menyoroti alokasi anggaran Sekretariat Daerah...

Load More
Next Post
Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BPK Temukan 974 Kendaraan Dinas Nagan Raya Nunggak Pajak

BPK Temukan 974 Kendaraan Dinas Nagan Raya Nunggak Pajak

22 Juni 2026
Menuju Konferprov XIII PWI Aceh, Panitia Gelar Rapat Perdana

Menuju Konferprov XIII PWI Aceh, Panitia Gelar Rapat Perdana

22 Juni 2026
Hakim Bebaskan Terdakwa Korupsi Sanitasi Sekolah Aceh, Kejari Ajukan Kasasi

Hakim Bebaskan Terdakwa Korupsi Sanitasi Sekolah Aceh, Kejari Ajukan Kasasi

22 Juni 2026
Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

22 Juni 2026
Meski Raih WTP, BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp1,69 Miliar di Nagan Raya

Ribbon e-KTP Rp223 Juta Raib, Disdukcapil Nagan Raya Diguncang Temuan BPK

22 Juni 2026
  • 43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

    BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In