• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Minggu, 25 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Lintas Timur

Nora Idah Nita Soroti Kerusakan Infrastruktur Pascabencana di Aceh, Desak Percepatan Pemulihan Akses

redaksi by redaksi
24 Desember 2025
in Lintas Timur
Nora Idah Nita Soroti Kerusakan Infrastruktur Pascabencana di Aceh, Desak Percepatan Pemulihan Akses

MediaNanggroe.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Demokrat, Nora Idah Nita, menyoroti luasnya kerusakan infrastruktur dan terhambatnya pemulihan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh akibat bencana hidrometeorologi. Kepada mediananggroe.com, Rabu, 24 Desember 2025, Nora menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi dari seluruh tingkatan pemerintahan.

Menurut Nora, bencana banjir bandang dan longsor telah menyebabkan kerusakan serius pada jembatan, jalan penghubung, dan fasilitas umum, yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan. Ia menyebutkan salah satu contoh krusial adalah Jembatan Lubuk Sidup di Kabupaten Aceh Tamiang yang menghubungkan Kecamatan Sekrak dan Bandar Pusaka, yang hingga kini masih menjadi hambatan utama mobilitas warga pascabencana.

“Kerusakan infrastruktur akibat bencana ini terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Aceh, terutama pada jembatan dan jalan penghubung yang menjadi urat nadi masyarakat. Jembatan Lubuk Sidup harus segera dibangun jembatan sementara agar aktivitas warga dan penyaluran bantuan tidak terus terhambat,” ujar Nora Idah Nita.

Selain itu, Nora meminta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk segera membantu membuka akses ke daerah-daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau dan sebagian masih terisolasi. Ia menyebut wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah sebagai daerah yang terdampak cukup parah, bahkan hampir sebulan pascabanjir bandang masih terdapat beberapa titik yang belum dapat diakses secara maksimal.

BacaJuga :

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

22 September 2026

“Hampir sebulan pascabanjir bandang, masih ada titik-titik di Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah yang belum terakses. Pemerintah daerah perlu dibantu karena memiliki keterbatasan. Kasihan masyarakat, khususnya di wilayah Pinding, Gayo Lues, bantuan yang mereka terima sampai hari ini belum maksimal,” tegasnya.

Nora Idah Nita juga memohon pemerintah pusat agar memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota memiliki keterbatasan, baik dari sisi anggaran, peralatan, maupun sumber daya manusia, sehingga membutuhkan bantuan nyata agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan merata. “Kami mohon pemerintah pusat dapat membantu pemerintah daerah karena mereka juga memiliki keterbatasan dalam menangani dampak bencana sebesar ini,” ujar Nora.

Nora menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh dan merata di seluruh Aceh. Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga memberi perhatian serius kepada daerah-daerah terpencil agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

Previous Post

Nora Idah Nita Tinjau Jembatan Lubuk Sidup, Dorong Jadi Prioritas Pembangunan Pascabanjir

Next Post

Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Berita Lainnya

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026

ACEH TAMIANG – Aduan masyarakat terkait dugaan peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Aceh Tamiang langsung ditindaklanjuti Balai Besar Pengawas Obat...

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

22 September 2026

Bea Cukai Lhokseumawe terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Upaya...

BBPOM Aceh Kawal UMK Pidie Naik Kelas, Keamanan Pangan Jadi Syarat Utama

BBPOM Aceh Kawal UMK Pidie Naik Kelas, Keamanan Pangan Jadi Syarat Utama

9 September 2026

PIDIE — Produk pangan lokal Pidie didorong tidak hanya unggul dari sisi rasa dan kemasan, tetapi juga memenuhi standar keamanan...

Load More
Next Post
Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

24 Oktober 2026
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

22 Oktober 2026
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In