MediaNanggroe.com – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Selatan tahun 2026 tercatat masih sangat rendah hingga memasuki minggu kedua April. Data resmi dari laman Postur TKDD menunjukkan pergerakan anggaran yang belum signifikan.
Berdasarkan data APBD murni yang bersumber dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 7 April 2026, total pagu APBK Aceh Selatan mencapai Rp1.322,29 miliar. Namun, realisasi anggaran yang tercatat baru sebesar Rp110,81 miliar atau sekitar 8,38 persen.
Dari total serapan tersebut, seluruhnya berasal dari belanja pegawai. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sendiri mengalokasikan belanja pegawai sebesar Rp510,22 miliar, atau setara dengan 38,6 persen dari total APBK tahun 2026.
Sementara itu, untuk komponen belanja lainnya belum menunjukkan realisasi. Anggaran belanja barang dan jasa yang dialokasikan sebesar Rp399,50 miliar tercatat masih 0 persen, demikian juga dengan belanja modal sebesar Rp122,53 miliar yang belum terealisasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan belanja lainnya sebesar Rp290,03 miliar. Pos ini mencakup berbagai jenis pengeluaran, antara lain belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, serta belanja tidak terduga.
Data tersebut menunjukkan bahwa hingga awal April 2026, realisasi APBK Aceh Selatan masih didominasi oleh belanja pegawai, sementara komponen belanja lainnya belum mengalami penyerapan anggaran.













Discussion about this post