MediaNanggroe.com – kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh yang meliputi 5 kabupaten/kota yaitu Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya meraih penghargaan Transformasi Digital dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini didapati berkat kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada Peserta JKN.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Manna mengungkapkan, salah satu kategori penghargaan yang diberikan adalah bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang telah mengiimplementasikan transformasi digital dalam pemberian pelayanan kesehatan. Selain itu juga penghargaan ini diberikan untuk kategori Fasilitas Kesehatan Terbaik dalam hal Rekrutmen Peserta Rujuk Balik, FKTP Capaian Angka Kontak, FKTP Capaian Angka Rasio Peserta Prolanis Terkendali, FKTP Capaian Skrining Riwayat Kesehatan, FKTP Pengelolaan Prolanis Terbaik dan juga Apresiasi diberikan kepada fasilitas kesehatan yang berpartisipasi dalam Bakti Sosial Donasi Bencana yang dialami oleh Provinsi Aceh beberapa waktu lalu.
“Khusus penghargaan Transformasi Digital merupakan sebuah upaya untuk memberikan kemudahan di era digital saat ini, sehingga dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak yang ada dalam ekosistem JKN, baik itu BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan hingga peserta JKN. Jika dilaksanakan secara bersama, maka pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkap Manna yang ditemui pada Senin (9/2) di Banda Aceh.
Manna menambahkan, terdapat 18 FKTP mendapatkan penghargaan transformasi digital dengan predikat bintang tiga yang artinya telah melakukan integrasi sistem dengan BPJS Kesehatan antara lain bridging Aplikasi Pcare, bridging system antrean online dan bridging Aplikasi I-Care JKN. Menurut Manna, 18 FKTP tersebut terdiri dari 8 Klinik Pratama/Polri/TNI, 3 Dokter Keluarga dan 7 puskesmas.
Untuk diketahui, Aplikasi I-Care JKN adalah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan akses informasi riwayat pelayanan Kesehatan peserta JKN. Manfaat dari I-Care JKN antara lain mempermudah dokter dalam merencanakan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi dan riwayat penyakit pasien dan membuat rekam medis pasien menjadi lebih mudah diakses dan dikelola.
“Sedangkan untuk FKRTL yang mendapatkan penghargaan Transformasi Digital terdapat 11 FKRTL yang terdiri dari 8 rumah sakit dan 3 klinik utama. Dari 11 FKRTL tersebut hanya 1 FKRTL yang mendapatkan predikat bintang enam yang diraih oleh RSU Cempaka Lima Banda Aceh dan untuk 10 FKRTL lain mendapatkan predikat bintang tiga. Penghargaan Bintang Enam yang diraih RSU Cempaka Lima artinya telah melakukan integrasi sistem dengan BPJS Kesehatan antara lain integrasi Sistem Eligibilitas berupa bridging Aplikasi Vclaim, Sistem Antrean Online dan Sistem Penerbitan SEP Elektronik melalui Finger Print dan Face Recognition, kemudian Skema Layanan Obat, Skema Rekam Medis, bridging Smart Vedika, dan bridging Smart Claim,” jelas Manna.
Dengan diberikannya penghargaan ini, Manna berharap semoga menjadi motivasi untuk dapat meningkatkan mutu layanan kepada peserta dan sebagai pembuktian bahwa transformasi digital ini bukan suatu hal yang sulit apabila seluruh pihak berkomitmen kuat bahwa transformasi digital pasti bisa diimplementasikan. Manna menyampaikan jika transformasi digital ini tidak hanya mengenai sebuah aplikasi, tapi membuat kebiasaan masyarakat berubah dengan memakai sebuah system untuk lebih efisien dan efektif untuk merasakan kecepatan dan kemudahan yang didapat dalam mengakses pelayanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan khususnya yang berada di Kota Banda Aceh. Menurut Wahyudi ini akan menjadi motivasi bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Ini merupakan penghargaan yang sebelumnya belum pernah kami terima secara menyeluruh dimana dari 11 puskesmas yang ada di Kota Banda Aceh, 9 puskesmas mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan dan disetiap kategorinya terdapat puskesmas Kota Banda Aceh mendapatkan penghargaan. Selanjutnya kami juga berkomitmen untuk terus dapat meningkatkan pelayanan serta terus bekerja sama dengan baik dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Wahyudin.(rq)











Discussion about this post