MediaNanggroe.com — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terus memperkuat peran pengawalan pembangunan melalui sinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh. Komitmen ini disampaikan dalam program “Jaksa Menyapa” yang disiarkan langsung Radio Megah FM, Rabu (4/2/2026), sebagai ruang dialog terbuka antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Dalam siaran tersebut, Kejati Aceh dan PUPR Aceh membahas pengawalan serta pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Strategis Daerah (PSD), guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., menjelaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan dalam proyek strategis memiliki dasar hukum yang kuat dan berfokus pada upaya pencegahan Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT), khususnya yang bersifat nonteknis dan nonkeuangan, seperti konflik lahan dan hambatan administratif.
“Peran Kejaksaan bukan pada aspek teknis pekerjaan atau pengelolaan keuangan, melainkan memastikan proyek strategis berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ali. Ia menambahkan, pendekatan yang dikedepankan adalah koordinasi, komunikasi, dan solusi yang humanis selama persoalan masih berada pada ranah administratif dan sosial.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Aceh, Ahmad Ricky Soehady, S.T., M.T., mengapresiasi dukungan Kejati Aceh dalam mengawal proyek infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga penataan ruang. Menurutnya, sinergi tersebut sangat membantu PUPR dalam menghadapi persoalan lapangan yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan teknis.
Ricky juga menyoroti peran PUPR Aceh dalam penanganan darurat bencana hidrometeorologi di 18 kabupaten/kota, serta tantangan besar pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan. Ia berharap kolaborasi dengan Kejati Aceh terus berlanjut agar setiap proyek strategis dapat terlaksana tepat sasaran, tertib hukum, dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.











Discussion about this post