MediaNanggroe.com – Di tengah darurat bencana banjir dan longsor yang melumpuhkan akses, jaringan, dan sistem digital di berbagai kabupaten/kota di Aceh, BPH Migas akhirnya mengambil langkah penting dengan membebaskan penggunaan barcode (QR-code) untuk pembelian BBM subsidi di seluruh SPBU di Aceh. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama berminggu-minggu kesulitan mendapatkan solar dan Pertalite akibat sistem pemindaian yang tidak dapat diakses saat masa tanggap darurat, 2 Desember 2025.
Dalam surat persetujuan nomor T631-MG.05/BPH/2025 disebutkan bahwa seluruh SPBU di wilayah tanggap darurat bencana boleh melayani pembelian solar (JBT) dan Pertalite (JBKP) secara manual sejak 28 November 2025 sampai 11 Desember 2025.
Keputusan ini diambil menyusul kondisi darurat akibat bencana banjir dan longsor yang melumpuhkan listrik, jaringan, dan akses jalan situasi yang membuat sistem digital (barcode/QR code) sulit diakses masyarakat.
Dengan demikian, warga di seluruh Aceh terutama di daerah terdampak bencana kini bisa mengisi BBM bersubsidi tanpa harus menunjukkan barcode, sebagai bentuk keringanan dan percepatan distribusi BBM saat penanganan darurat.











Discussion about this post