• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 17 April 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Bupati Aceh Besar: Semen dari Aceh, Tapi Lebih Mahal dari Medan, Ini Sangat Tidak Logis!

redaksi by redaksi
30 Oktober 2025
in Aceh Besar
Bupati Aceh Besar Soroti Mahalnya Harga Semen di Daerah Sendiri

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris

MediaNanggroe.com – Ironi ekonomi kembali mencuat di Aceh. Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram menyoroti mahalnya harga semen di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Besar yang justru menjadi lokasi produksi utama PT. Solusi Bangun Andalas (SBA). Ia berharap perusahaan tidak membebani masyarakat lokal dengan harga jual tinggi, melainkan menyesuaikannya agar lebih berpihak kepada konsumen di daerah sendiri.

Dalam pernyataannya, Bupati menyebut kondisi tersebut sangat tidak masuk akal. Harga semen di Aceh disebut jauh lebih mahal dibandingkan daerah lain seperti Medan, padahal pabrik produksinya berdiri di Lhoknga, Aceh Besar.
“Hari ini masyarakat banyak mengeluhkan harga semen di Aceh yang justru lebih mahal daripada di luar daerah. Padahal, produksinya dari Aceh Besar sendiri. Ini sangat tidak logis dan merugikan masyarakat setempat,” ujar Bupati Aceh Besar Syech Muharram usai membuka Lokakarya Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Tenurial MHA di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah, Rabu (29/10/2025).

Situasi ini memperlihatkan ketimpangan ekonomi yang menohok. Aceh memiliki pabrik besar, tetapi warganya justru menanggung harga lebih tinggi dari konsumen di luar provinsi. Sebuah ironi yang seolah menggambarkan bagaimana daerah penghasil sumber daya belum tentu menikmati hasilnya.

Bupati menilai keadaan itu bertolak belakang dengan prinsip keadilan ekonomi daerah. Ia menegaskan, di saat masyarakat berjuang membangun rumah dan infrastruktur dengan biaya tinggi, harga semen seharusnya lebih murah di wilayah produksi.
“Semen diproduksi di Aceh Besar, bahan bakunya dari Aceh, tapi harganya di sini malah lebih tinggi daripada di luar. Ini harus dikaji ulang agar tidak memberatkan konsumen,” tegasnya.

BacaJuga :

Bandel Meski Sudah Diperingatkan, Satpol PP Aceh Besar Bongkar Paksa Lapak Liar di Baitussalam

Bandel Meski Sudah Diperingatkan, Satpol PP Aceh Besar Bongkar Paksa Lapak Liar di Baitussalam

16 April 2026
Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho Resmi Ditutup

Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho Resmi Ditutup

14 April 2026

Syech Muharram juga mengapresiasi program tanggung jawab sosial (CSR) yang dijalankan PT. SBA seperti beasiswa, pembangunan fasilitas sosial, dan dukungan masyarakat sekitar. Namun, ia menekankan, program sosial tidak bisa menjadi alasan untuk mengabaikan persoalan harga yang memberatkan rakyat.
“Kami menghargai program CSR yang diberikan PT. SBA. Tapi jangan sampai bantuan itu menutupi kenyataan bahwa masyarakat Aceh harus membeli semen lebih mahal dari luar daerah. Bantuan sosial tidak boleh membunuh daya beli masyarakat,” katanya dengan nada tegas.

Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi perusahaan besar yang beroperasi di tanah Aceh. Masyarakat menilai sudah saatnya pihak korporasi berhenti berlindung di balik program CSR dan mulai menaruh empati pada realitas ekonomi warga.

Lebih lanjut, Bupati berharap PT. SBA bersama pemerintah pusat menindaklanjuti hasil reses Komisi VII DPR RI yang sebelumnya meninjau pabrik tersebut.

“Kami berharap setelah kunjungan Komisi VII DPR RI ke PT. SBA ada tindak lanjut nyata untuk penyesuaian harga. Seharusnya semen dari Aceh dijual lebih murah di Aceh, karena semua proses produksinya berasal dari sini,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik.
“Kita ingin keadilan ekonomi. Jangan sampai masyarakat Aceh hanya menjadi penonton di tengah sumber daya besar yang ada di wilayahnya sendiri. Pemerintah akan berupaya agar semua pihak diuntungkan, terutama masyarakat sebagai konsumen akhir,” pungkasnya.

Kenaikan harga semen dalam beberapa bulan terakhir memang memantik keresahan publik. Banyak toko bangunan dan konsumen melaporkan harga semen merek PT. SBA di Aceh lebih tinggi dibandingkan di Sumatera Utara. Kondisi ini tak hanya membebani masyarakat, tetapi juga menghambat laju pembangunan infrastruktur daerah.

Dengan pernyataan keras Bupati Aceh Besar ini, bola kini berada di tangan PT. SBA dan pemerintah pusat. Masyarakat Aceh menunggu langkah konkret, bukan sekadar janji, agar harga semen kembali logis  dan keadilan ekonomi benar-benar terasa di tanah penghasilnya sendiri

Previous Post

Hobi Motret Orang di Jalanan? Siap-Siap Terseret UU Perlindungan Data Pribadi

Next Post

Bupati Syech Muharram Lepas Kafilah Aceh Besar ke MTQ XXXVII, Target Juara Umum dan Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Berita Lainnya

Bandel Meski Sudah Diperingatkan, Satpol PP Aceh Besar Bongkar Paksa Lapak Liar di Baitussalam

Bandel Meski Sudah Diperingatkan, Satpol PP Aceh Besar Bongkar Paksa Lapak Liar di Baitussalam

16 April 2026

Mediananggroe.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar kembali melakukan pembongkaran bangunan...

Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho Resmi Ditutup

Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho Resmi Ditutup

14 April 2026

MediaNanggroe.com – Kegiatan Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho resmi ditutup setelah berlangsung selama sepekan, sejak 7 hingga 13...

Patroli Intensif, Tapi Pelanggaran Masih Ada: Cermin Rendahnya Kepatuhan atau Lemahnya Efek Jera?

Patroli Intensif, Tapi Pelanggaran Masih Ada: Cermin Rendahnya Kepatuhan atau Lemahnya Efek Jera?

13 April 2026

MediaNanggroe.com – Patroli malam yang terus digencarkan aparat penegak syariat di Aceh Besar kembali menemukan pelanggaran di ruang publik, menandakan persoalan...

Load More
Next Post
Bupati Syech Muharram Lepas Kafilah Aceh Besar ke MTQ XXXVII, Target Juara Umum dan Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Bupati Syech Muharram Lepas Kafilah Aceh Besar ke MTQ XXXVII, Target Juara Umum dan Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bank Indonesia Aceh Akan Gelar Road to FESyar 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

Bank Indonesia Aceh Akan Gelar Road to FESyar 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

17 April 2026
Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

17 April 2026
Pasutri di Banda Aceh Timbun Motor Hasil Kejahatan, Polisi Bongkar Jaringan

Pasutri di Banda Aceh Timbun Motor Hasil Kejahatan, Polisi Bongkar Jaringan

17 April 2026
Jika Dana Otsus Kembali 2,5 Persen, Mualem: JKA Akan Dikembalikan Seperti Semula

Jika Dana Otsus Kembali 2,5 Persen, Mualem: JKA Akan Dikembalikan Seperti Semula

16 April 2026
‎Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA

‎Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA

16 April 2026
  • Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

    Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kader Gampong Bueng Sidom Tingkatkan Kapasitas, Dorong Pangan Aman dari Tingkat Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Instruksi Gubernur Aceh: ASN Wajib Pengembangan Kompetensi Minimal 20 Jam Pelajaran per Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In