• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Rabu, 21 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Wisata

Wisata Museum Tsunami Aceh Memori Kelam yang Menjadi Pusat Edukasi

redaksi by redaksi
16 September 2024
in Wisata, Aceh
Wisata Museum Tsunami Aceh Memori Kelam yang Menjadi Pusat Edukasi

Museum Tsunami Aceh. Foto MediaNanggroe.com/Lasdianto

MediaNanggroe.com  – Museum Tsunami Aceh, yang terletak di Banda Aceh, Aceh, Indonesia, adalah museum yang dirancang sebagai pengingat simbolis bencana gempa dan tsunami Samudra Hindia 2004, serta pusat pendidikan dan tempat penampungan bencana darurat jika daerah tersebut pernah terkena oleh tsunami lagi.

Museum Tsunami Aceh berdiri sebagai saksi bisu dari tragedi dahsyat yang mengguncang Aceh pada 26 Desember 2004. Bencana tsunami yang menghancurkan sebagian besar wilayah Aceh ini menjadi salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah Indonesia, meninggalkan luka mendalam bagi ribuan korban dan keluarga mereka.

Terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda No 3, Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, museum ini hanya berjarak sekitar 11 menit berjalan kaki dari Masjid Baiturrahman, sebuah landmark ikonik di Banda Aceh. Didesain oleh Ridwan Kamil, yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, bangunan museum ini mengusung tema ‘Rumoh Aceh as Escape Hill’, terinspirasi dari rumah panggung tradisional Aceh yang juga berfungsi sebagai tempat perlindungan dari bencana.

Desain arsitektural yang unik ini berhasil memenangkan sayembara internasional pada tahun 2007. Museum Tsunami Aceh diresmikan pada Februari 2008, namun baru dibuka untuk umum pada 8 Mei 2011. Lantai dasar museum berfungsi sebagai ruang terbuka publik yang memberikan zona aman dari ancaman tsunami. Motif dinding luar museum diadaptasi dari Tari Saman, simbol kekuatan, kedisiplinan, dan kepercayaan religius masyarakat Aceh.

BacaJuga :

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

21 Oktober 2026
TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

20 Oktober 2026

Di dalam museum, pengunjung dapat menemukan lorong vertikal menyerupai cerobong yang menjulang di tengah bangunan. Lorong ini mengarahkan pengunjung ke ruang ‘The Light of God’ di mana nama-nama korban tsunami diabadikan, memberikan pengalaman reflektif yang mendalam.

Museum Tsunami Aceh tidak hanya menyajikan arsitektur yang memukau, tetapi juga memiliki sekitar 6.038 koleksi yang terdiri dari berbagai kategori, termasuk etnografika, arkeologika, biologika, teknologika, seni rupa, numismatika, geologika, filologika, historika, dan ruang audio visual. Koleksi-koleksi ini dipamerkan secara bergantian setiap enam bulan, dengan sekitar 1.300 koleksi ditampilkan pada satu waktu di tiga area utama: rumah Aceh, pameran temporer, dan ruang pameran tetap.

Museum ini buka pada hari-hari tertentu dengan jadwal sebagai berikut: Senin-Kamis pukul 09.00-12.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB, sementara pada Sabtu-Minggu buka pada jam yang sama. Tiket masuk untuk anak-anak dan pelajar dikenakan biaya Rp3.000, untuk mahasiswa dan dewasa Rp5.000, serta Rp15.000 untuk wisatawan asing.

Museum Tsunami Aceh kini menjadi pusat edukasi yang penting, mengingatkan kita akan kekuatan alam yang dahsyat serta pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Melalui museum ini, memori kelam dari bencana tsunami tetap hidup dan menjadi pembelajaran berharga bagi generasi mendatang.

Tujuan dibangunnya museum ini adalah untuk mengenang peristiwa tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 yang menyebabkan ratusan ribu orang syahid dan membuat Aceh terjerembab ke titik nadir peradaban. Namun, Aceh segera bangkit kembali bersama empati dan donasi dunia. (Adv)

#Disbudpar Aceh

Previous Post

Selama PON XXI, BSI Aceh Buka Layanan Weekend Banking dan Optimalkan QRIS serta EDC

Next Post

Radhwah Raihanah Menorehkan Prestasi di PON XXI pada Usia 14 Tahun

Berita Lainnya

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

21 Oktober 2026

ACEH SELATAN — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan mengevaluasi pelaksanaan fasilitasi advokasi pencegahan narkoba dalam rangka penyusunan Integrasi...

TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

20 Oktober 2026

BANDA ACEH – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Aceh dan TPID Kota Banda Aceh menyiapkan 2.500 paket sembako bersubsidi...

Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat

Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat

19 Oktober 2026

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau sejumlah titik pengaturan lalu lintas melalui kegiatan strong point di...

Load More
Next Post
Radhwah Raihanah Menorehkan Prestasi di PON XXI pada Usia 14 Tahun

Radhwah Raihanah Menorehkan Prestasi di PON XXI pada Usia 14 Tahun

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

21 Oktober 2026
TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

TPID Aceh Siapkan 2.500 Paket Sembako Murah, Tekan Beban Belanja Warga

20 Oktober 2026
Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat

Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat

19 Oktober 2026
Bersama BPJS Kesehatan Banda Aceh, Komisi IX DPR RI Beberkan Manfaat Program JKN

Bersama BPJS Kesehatan Banda Aceh, Komisi IX DPR RI Beberkan Manfaat Program JKN

17 Oktober 2026
Kejati Aceh, Sumut, dan Riau Jalin Kerja Sama dengan TNI AL, Perkuat Penegakan Hukum di Laut

Kejati Aceh, Sumut, dan Riau Jalin Kerja Sama dengan TNI AL, Perkuat Penegakan Hukum di Laut

16 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In