MediaNanggroe.com, Jakarta – Pemerintah berencana menghapus layanan kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan. Sebagai gantinya, pemerintah akan menerapkan kelas rawat inap standar (KRIS) jaminan kesehatan nasional (JKN). Artinya, semua kelas bakal sama dan iuran BPJS Kesehatan pun sama.
Di sisi lain, berbagai penyesuaian pun telah dilakukan untuk mengoptimalkan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada masyarakat. Termasuk salah satunya BPJS hanya akan memberlakukan tarif tunggal.
Ketua Komisi Kebijakan Umum DJSN Iene Muliati menjelaskan bahwa regulasinya masih disiapkan dan ditargetkan selesai akhir Juni ini. Mengenai perhitungan tarif untuk rumah sakit dan besaran iuran untuk masyarakat, juga masih dalam tahap pembahasan.
“Pembiayaan masih dalam proses,” kata Iene, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (7/6/2022).
Pada Juli nanti, Iene menyebut kebijakan kelas standar BPJS Kesehatan akan berlaku di beberapa rumah sakit (RS) sambil melihat implementasi dan persiapan dari RS lainnya. “Rencana implementasi tetap sesuai dengan yang telah disampaikan sebelumnya. Dimulai bulan Juli 2022 di rumah sakit vertikal dengan 9 kriteria (Dari 12 kriteria) terlebih dahulu,” jelasnya.
Secara paralel, Kementerian Kesehatan dan DJSN bersama-sama melaksanakan assessment atau penilaian terhadap persiapan infrastruktur rumah sakit, dengan melibatkan asosiasi profesi, asosiasi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
Iene menjelaskan saat ini terdapat 34 rumah sakit vertikal yang tersebar di seluruh Indonesia. Nah, pada bulan Juli 2022 ini kemungkinan baru sebagian rumah sakit vertikal saja yang akan menerapkan rawat inap BPJS Kelas Standar.
“Saat ini ada 34 rumah sakit vertikal, kalau 50% berarti sekira 17-18 rumah sakit dahulu yang akan diterapkan di bulan Juli,” jelas Iene.
Adanya kelas standar rawat inap BPJS Kesehatan ini maka, akan menghapus kebijakan kelas yang selama ini berlaku. Sehingga seluruh peserta BPJS Kesehatan hanya akan memiliki satu tarif dan kelas perawatan yang sama, meski hingga saat ini masih belum ditentukan besarannya.
(fdl/fdl)
Discussion about this post