MediaNanggroe.com – Ketua Posko Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Dr. Safrizal ZA, menyampaikan bahwa proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh kini memasuki tahap akhir finalisasi rencana induk. Hal itu disampaikan dalam kegiatan media gathering posko wilayah PRR, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah dipaparkan kepada kementerian terkait dan tinggal menunggu penyempurnaan sebelum diajukan kepada Presiden. “Kita harapkan dalam waktu dekat sudah bisa ditetapkan agar pembangunan permanen segera dimulai,” ujarnya.
Safrizal mengungkapkan, bencana yang melanda sebelumnya berdampak pada 52 kabupaten/kota di tiga provinsi. Namun, berdasarkan indikator penilaian, sebagian besar sektor kini telah kembali berjalan, termasuk pemerintahan, kesehatan, dan pendidikan, meski masih terdapat sejumlah desa di beberapa wilayah Aceh yang belum sepenuhnya pulih.
Di sektor infrastruktur, jalan nasional disebut sudah tersambung 100 persen, namun sebagian masih bersifat darurat dan rentan rusak kembali. Sementara itu, jembatan daerah dan penanganan sungai masih menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan.
Untuk sektor ekonomi, aktivitas masyarakat seperti toko, warung, dan pasar dilaporkan hampir sepenuhnya pulih. Pemerintah juga terus mempercepat pemenuhan layanan dasar seperti listrik dan air bersih, termasuk melalui pembangunan ratusan sumur bor di wilayah terdampak.
Selain itu, pembangunan hunian sementara hampir selesai, sementara hunian tetap mulai dipersiapkan. Di sektor pertanian, pemulihan lahan sawah masih berjalan bertahap dari total target puluhan ribu hektare.
Safrizal menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak, termasuk media, dalam mengawal proses pemulihan. “Kami membuka ruang bagi masukan dari lapangan agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.












Discussion about this post