• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Minggu, 18 Januari 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Akses Jalan Lumpuh Total, BNPB: Aceh Membutuhkan Penanganan Cepat untuk Selamatkan Banyak Nyawa

redaksi by redaksi
29 November 2025
in Aceh
Akses Jalan Lumpuh Total, BNPB: Aceh Membutuhkan Penanganan Cepat untuk Selamatkan Banyak Nyawa

Kondisi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, pada Kamis (27/11). (BPBD Aceh Tenggara)

MediaNanggroe.com – Deru hujan yang tak kunjung reda selama beberapa hari terakhir telah meninggalkan duka mendalam bagi Aceh. Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah bukan hanya merendam permukiman, tetapi mengisolasi kabupaten demi kabupaten. Ribuan warga kini terjebak tanpa akses transportasi darat, menunggu pertolongan di tengah keterbatasan pasokan logistik dan komunikasi. Situasi ini menjadi peringatan nyata betapa bencana kali ini bukan sekadar musibah tahunan tetapi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menyatakan bahwa kondisi akses jalan yang terputus membuat proses distribusi bantuan menjadi sangat berat. “Akses dari Sumatera Utara menuju Aceh hingga kini sudah memasuki hari ketiga masih terputus akibat longsor di beberapa titik jalan nasional. Ini menghambat mobilisasi logistik dan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan cepat,” ujarnya dengan nada keprihatinan mendalam.

Situasi tak kalah memprihatinkan terjadi di Jalur Banda Aceh – Lhokseumawe – Aceh Timur – Langsa – Aceh Tamiang. Seluruh rute lumpuh akibat runtuhnya jembatan di Meureudu yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya. Akses darurat yang dibuka melalui jalur Samalanga – Tringgadeng menjadi satu-satunya harapan, namun jauhnya jarak dan padatnya arus darurat membuat distribusi bantuan belum optimal.

Daerah dataran tinggi tak luput dari bencana. Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah kini benar-benar terputus dari dunia luar. Sedikitnya empat ruas jalan nasional ambruk total, beberapa jembatan hanyut, dan seluruh akses antarkabupaten lumpuh. “Satu-satunya alternatif yang memungkinkan adalah jalur udara melalui Bandara Perintis Gayo Lues dan Bandara Rembele Bener Meriah,” tambah Abdul Muhari, menjelaskan urgensi percepatan penanganan.

BacaJuga :

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

17 Januari 2026
Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

16 Januari 2026

Melihat isolasi luas tersebut, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerahkan alat berat ke lokasi-lokasi prioritas. Pembukaan akses jalan menjadi langkah pertama agar pengiriman bantuan tidak terhambat dan evakuasi bisa dilakukan tanpa menunggu waktu lebih lama.

Di tengah keterbatasan akses fisik, BNPB juga berupaya memastikan jalur komunikasi darurat tetap berjalan. “Saat ini tim kami membawa penyedia internet satelit untuk membuka akses komunikasi di daerah terdampak. Dengan internet broadband, koordinasi bantuan serta pendataan korban dapat dilakukan lebih cepat,” jelas Abdul Muhari.

Di balik data dan reviu teknis, keberpihakan yang paling mendesak adalah pada warga yang kini menanti pertolongan  lansia, anak-anak, penyintas dengan penyakit bawaan, ibu hamil, serta ribuan keluarga yang hanya berharap satu hal: bantuan segera datang. Bencana Aceh kali ini adalah panggilan kemanusiaan, bukan hanya bagi pemerintah tetapi bagi seluruh bangsa. Semakin cepat akses dibuka, semakin banyak nyawa yang dapat diselamatkan.

Previous Post

Satpol PP dan WH Aceh Diberangkatkan ke Pidie & Pidie Jaya, Dirjen Bina Adwil Tegaskan Distribusi Bantuan Harus Cepat

Next Post

Satpol PP dan WH Aceh Salurkan Bantuan Pemerintah Pusat ke BPBD Aceh Besar

Berita Lainnya

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

17 Januari 2026

MediaNanggroe.com - Polda Aceh memastikan Bripda Muhammad Rio, salah satu personel Satbrimob Polda Aceh, telah resmi diberhentikan tidak dengan hormat...

Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

16 Januari 2026

MediaNanggroe.com — Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Aceh resmi mengumumkan 10 peserta yang...

APBA 2026 Dievaluasi Kemendagri, Pemerintah Aceh Dipaksa Geser Anggaran ke Penanganan Bencana

Pemerintah Aceh Paparkan Realisasi dan Pengelolaan Anggaran Penanganan Bencana Hidrometeorologi

15 Januari 2026

MediaNanggroe.com — Pemerintah Aceh memaparkan secara terbuka realisasi dan pengelolaan anggaran dalam upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang...

Load More
Next Post
Satpol PP dan WH Aceh Salurkan Bantuan Pemerintah Pusat ke BPBD Aceh Besar

Satpol PP dan WH Aceh Salurkan Bantuan Pemerintah Pusat ke BPBD Aceh Besar

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

17 Januari 2026
Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

16 Januari 2026
APBA 2026 Dievaluasi Kemendagri, Pemerintah Aceh Dipaksa Geser Anggaran ke Penanganan Bencana

Pemerintah Aceh Paparkan Realisasi dan Pengelolaan Anggaran Penanganan Bencana Hidrometeorologi

15 Januari 2026
APBA 2026 Dievaluasi Kemendagri, Pemerintah Aceh Dipaksa Geser Anggaran ke Penanganan Bencana

Tak Terserap, Rp21,27 Miliar Dana BTT Penanganan Bencana Aceh Dikembalikan

15 Januari 2026
Penjualan Emas BSI Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga

Penjualan Emas BSI Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga

15 Januari 2026
  • Sekda Langsa: Evaluasi Draft APBK 2026 Hal Biasa dan Bagian dari Proses

    Sekda Langsa: Evaluasi Draft APBK 2026 Hal Biasa dan Bagian dari Proses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terserap, Rp21,27 Miliar Dana BTT Penanganan Bencana Aceh Dikembalikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In