• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 23 Januari 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Apresiasi FTBI dan GSMS Serta Dorong Penggunaan Bahasa Daerah

redaksi by redaksi
6 November 2025
in Aceh Besar
Wakil Bupati Aceh Besar Apresiasi FTBI dan GSMS Serta Dorong Penggunaan Bahasa Daerah

MediaNanggroe.com – Wakil Bupati Aceh Besar, H. Syukri A. Jalil, mewakili Bupati Aceh Besar memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival gelar karya seni siswa Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh dan Kementerian Kebudayaan.

“Festival ini memiliki nilai pendidikan dan kebudayaan yang sangat penting bagi generasi muda,” hal itu disampaikan Wabup Syukri saat membuka secara resmi Festival gelar karya seni siswa gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) dan Festival tunas bahasa ibu (FTPBI) berlangsung di halaman Kantor Camat Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (05/11/2025).

Menurut Syukri, festival ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas seni pelajar, tetapi juga berperan besar dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya daerah sejak dini.

“Ini sangat mendidik, karena merupakan langkah awal untuk membangun karakter generasi kita di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

BacaJuga :

Bupati Aceh Besar Tunjuk Rahmawati sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Bupati Aceh Besar Tunjuk Rahmawati sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

21 Januari 2026
Satpol PP Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Induk Lambaro, Sejumlah Lapak Dibongkar dan Barang Dagangan Diamankan ke Pos

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Induk Lambaro, Sejumlah Lapak Dibongkar dan Barang Dagangan Diamankan ke Pos

20 Januari 2026

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyarankan agar ke depan pelaksanaan kegiatan serupa dapat lebih selaras dengan penggunaan bahasa daerah.

“Tadi ada usulan agar kegiatan seperti ini menggunakan bahasa daerah sendiri supaya lebih sejalan dengan semangat pelestarian budaya. Hal ini penting agar tidak terjadi kontradiksi antara bentuk kegiatan dan bahasa yang digunakan,” kata Syukri.

Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah lama menaruh perhatian pada pelestarian bahasa daerah. Salah satunya melalui instruksi bupati yang menetapkan setiap hari Kamis sebagai Hari Berbahasa Aceh, di mana seluruh aktivitas pemerintahan dan kegiatan resmi dianjurkan menggunakan bahasa daerah.

“Ini menjadi upaya konkret agar bahasa Aceh tetap hidup dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena berdasarkan hasil penelitian, dari sekitar 4.000 bahasa daerah di Indonesia, banyak yang mulai hilang,” jelasnya.

Disamping itu, ia menyinggung fenomena berkurangnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda, yang kini lebih banyak berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia atau bahkan bahasa asing.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan bersama agar bahasa daerah tidak sekadar diajarkan, tetapi juga digunakan dalam keseharian.

“Kalau kita tidak mulai dari sekarang, 10 tahun lagi bahasa daerah bisa ben ar hilang dari percakapan kita,” tegasnya

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Budaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diwakili oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 1 Aceh, Piet Rusdi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Seniman Masuk Sekolah di Aceh Besar.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat karakter generasi muda melalui pendidikan seni dan budaya.

“Presentasi seniman masuk sekolah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari karya siswa. Kegiatan ini bukan hanya soal menampilkan hasil seni, tetapi juga menerima masukan dari siswa serta menjadi ruang tumbuhnya kreativitas,” ujar Piet Rudi.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan inisiatif nasional untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebudayaan lokal. Menurutnya, gerakan ini adalah wujud nyata dari semangat

“karya anak bangsa” yang menjawab kebutuhan akan pendidikan karakter sekaligus penguatan identitas budaya daerah.

“Program ini menghubungkan dunia pendidikan dan kebudayaan, khususnya di Aceh. Ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memajukan kebudayaan melalui pendidikan serta membangun karakter generasi muda,” tambahnya.

Piet Rudi juga menekankan bahwa keterlibatan para seniman tidak sekadar mengajarkan teknik berkesenian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kreativitas, kebersamaan, dan penghargaan terhadap budaya.

“Kegiatan ini mengajarkan siswa untuk kreatif dan memiliki rasa kebersamaan. Kita ingin generasi Aceh tumbuh cerdas, berkarakter, mencintai budaya, dan bangga dengan identitas keacehannya,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Piet Rusdi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut mulai dari sekolah, guru pendamping, seniman, hingga pemerintah daerah.

“Kami dari Kementerian Kebudayaan mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah tampil. Ini adalah karya dan kebanggaan bersama. Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi ruang bagi sekolah-sekolah untuk memperkaya pendidikan budaya,” tutupnya.

Kemudian, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, Dr Agus Jumaidi, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Program Seniman Masuk Sekolah. Ia menyebutkan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan kembali semangat berkreasi, berbudaya, dan mencintai seni di kalangan peserta didik.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam mengembangkan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan budaya. Melalui kegiatan seperti ini, kita harapkan anak-anak dapat memahami dan mengapresiasi nilai-nilai seni serta budaya lokal yang menjadi identitas bangsa,” ujarnya

Agus Jumaidi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk keberlanjutan pembinaan seni di lingkungan sekolah.

Ia turut mengapresiasi Balai Pelestarian Kebudayaan, para pengawas sekolah, kepala sekolah SD dan SMP, serta seluruh guru seni budaya yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari para siswa dan guru. Ini menandakan bahwa seni dan budaya tetap hidup dan mendapat tempat di hati generasi muda kita,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Agus Jumaidi berharap agar kegiatan ini tidak berhenti hanya pada ajang seremonial, tetapi terus dikembangkan menjadi program berkelanjutan di setiap satuan pendidikan.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Aceh Besar ini akan berlangsung selama tiga hari, menampilkan beragam pertunjukan seni, seperti dongeng, puisi, musik tradisional, dan tari daerah.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya dan mencintai budaya sendiri,” pungkasnya.

Turut dihadiri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah / Aceh, Ketua MAA, Forkopimcam Kecamatan Blang Bintang, Pengawas SD/SMP Kabupaten Aceh Besar, Ketua MKKS dan K3S, Kepala Sekolah SD/SMP se Aceh Besar.(**)

Previous Post

Modus Pindahan Rumah, Komplotan Bobol Rumah Kosong di Aceh Besar Gasak Perabotan Rp100 Juta

Next Post

PPATK: Penurunan Transaksi Judol Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Berita Lainnya

Bupati Aceh Besar Tunjuk Rahmawati sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Bupati Aceh Besar Tunjuk Rahmawati sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

21 Januari 2026

MediaNanggroe.com — Bupati Aceh Besar, Muharram Idris secara resmi menunjuk Rahmawati, SPd, MSi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan...

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Induk Lambaro, Sejumlah Lapak Dibongkar dan Barang Dagangan Diamankan ke Pos

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Induk Lambaro, Sejumlah Lapak Dibongkar dan Barang Dagangan Diamankan ke Pos

20 Januari 2026

MediaNanggroe.com — Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar kembali melakukan penertiban terhadap...

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Ormas Galang Dana Ilegal di Bundaran Lambaro

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Ormas Galang Dana Ilegal di Bundaran Lambaro

19 Januari 2026

MediaNanggroe.com — Praktik penggalangan dana di jalan raya kembali menuai sorotan. Sejumlah orang yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) kedapatan melakukan...

Load More
Next Post
PPATK: Penurunan Transaksi Judol Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

PPATK: Penurunan Transaksi Judol Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Plt Kasatpol PP dan WH Aceh Kunjungi Kajati Aceh

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Plt Kasatpol PP dan WH Aceh Kunjungi Kajati Aceh

23 Januari 2026
Sinergi untuk Negeri: Komitmen Bersama Bangun Generasi Aceh yang Sehat

Sinergi untuk Negeri: Komitmen Bersama Bangun Generasi Aceh yang Sehat

23 Januari 2026
Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

23 Januari 2026
APBA 2026 Dievaluasi Kemendagri, Pemerintah Aceh Dipaksa Geser Anggaran ke Penanganan Bencana

Tanggap Darurat Aceh Diperpanjang Lagi, Gubernur Tekankan Pembersihan, Logistik, dan Pemulihan Ekonomi Warga

22 Januari 2026
Peduli Pascabencana, Pemko Langsa Perkuat Perlindungan Sosial untuk Anak Yatim dan Janda Lansia

Peduli Pascabencana, Pemko Langsa Perkuat Perlindungan Sosial untuk Anak Yatim dan Janda Lansia

22 Januari 2026
  • Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

    Pansel Tetapkan 10 Lolos Administrasi, Tiga Jabatan Eselon II Aceh Diperebutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Media Sosial Aceh Dinilai Kebablasan, Sekda: Ancam Moral dan Tatanan Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alamp Aksi Aceh: Klaim Sekdis DPMPTSP Aceh Selatan soal Rekomendasi IUP Menyesatkan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Polisi ke Tentara Bayaran: Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat Usai Disersi dan Gabung Militer Rusia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In