• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 25 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Harap Kadin Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Pencari Proyek

redaksi by redaksi
3 November 2025
in Aceh Besar
Bupati Aceh Besar Harap Kadin Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Pencari Proyek

MediaNanggroe.com –  Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) berharap Musyawarah Kabupaten (Mukab) VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Besar periode 2025–2030 dapat menjadi momentum kebangkitan dunia usaha, penggerak ekonomi daerah, serta daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di Aceh Besar. Hal tersebut disampaikan Syech Muharram saat membuka Mukab VI Kadin Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian lokal, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja. Ia menyambut baik terbentuknya kembali kepengurusan baru Kadin Aceh Besar setelah beberapa tahun vakum.

“Selama ini Aceh Besar sempat vakum dari aktivitas Kadin. Alhamdulillah hari ini semangat baru itu lahir kembali. Kami berterima kasih kepada para pengurus yang mau berjuang bersama untuk membangkitkan ekonomi daerah,” ujar Syech Muharram.

Ia mengingatkan bahwa Kadin bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan wadah bagi para pelaku usaha untuk berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat.

BacaJuga :

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

24 Mei 2026
Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026

Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026

18 Mei 2026

“Kadin ini bukan penonton dan bukan pengemis proyek. Kadin harus menjadi aktor utama yang menarik investor, bukan pencari tender. Tugas Kadin adalah membuka peluang usaha, membangun kemitraan, dan menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti perlunya perubahan paradigma di kalangan pelaku usaha di Aceh. Menurutnya, selama ini masih banyak yang berfokus pada pekerjaan kontraktual, bukan kewirausahaan yang berorientasi jangka panjang.

“Kadin itu bukan kumpulan kontraktor, tapi pengusaha. Kontraktor itu pencari kerja, sedangkan pengusaha pemberi kerja. Mari jadikan Kadin sebagai wadah bagi para pemberi kerja yang berani berinvestasi dan memajukan daerah,” ujarnya.

Syech Muharram menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar membuka diri untuk bekerja sama dengan Kadin dalam menarik investor baru. Pemerintah siap memberikan kemudahan perizinan dan dukungan bagi pengusaha yang serius menanamkan modal di Aceh Besar.

“Kami ingin Kadin menjadi pintu masuk bagi para investor. Banyak potensi besar di Aceh Besar, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif. Pemerintah siap memfasilitasi agar investasi itu berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap Kadin bisa menjadi jembatan bagi pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar lebih luas.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kadin harus hadir memberi solusi bagaimana UMKM bisa mengakses modal, pelatihan, dan jaringan usaha. Kalau Kadin aktif, ekonomi rakyat akan bergerak,” tambahnya.

Bupati turut menyinggung tantangan ekonomi global yang kini memasuki masa transisi sistem BRICS dan meninggalkan dominasi dolar AS. Ia menilai kebijakan ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi dunia usaha nasional.

“Presiden Prabowo telah menegaskan pentingnya ketahanan pangan nasional untuk menghadapi kemungkinan embargo ekonomi. Indonesia negara kaya, dan Aceh salah satu daerah paling potensial. Mari manfaatkan sumber daya ini dengan bijak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Aceh, Ir. H. Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia mengatakan Mukab ke-VI ini menjadi momentum kebangkitan dunia usaha di daerah itu.

“Kami berterima kasih kepada Bupati dan jajaran pemerintah daerah yang terus memberikan perhatian bagi dunia usaha. Mukab ini bukan hanya kegiatan rutin organisasi, tapi titik balik bagi Kadin Aceh Besar untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi,” ujar Muhammad Iqbal.

Ia juga menekankan bahwa Kadin Aceh Besar ke depan harus mampu menjadi mitra pemerintah yang kritis namun konstruktif.
“Kadin tidak boleh pasif. Kita harus hadir menawarkan solusi, bukan hanya menunggu peluang. Kita harus menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, serta memperkuat peran UMKM agar menjadi bagian dari rantai ekonomi yang kuat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iqbal menilai Aceh Besar memiliki potensi investasi yang besar di berbagai sektor, namun belum digarap maksimal.

“Aceh Besar punya lahan luas, sumber daya manusia yang kuat, dan posisi strategis dekat dengan ibu kota provinsi serta bandara internasional. Potensi ini harus kita kelola dengan serius. Tugas Kadin adalah memastikan investor datang dan merasa nyaman berusaha di sini,” ujarnya lagi.

Ia juga menambahkan, Kadin akan fokus memperkuat kolaborasi antara pengusaha besar dengan pelaku UMKM agar tercipta hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kita ingin Kadin menjadi rumah bersama pengusaha besar dan kecil. UMKM harus diberi ruang dan kesempatan, sementara korporasi perlu menjadi mentor dan pembina. Sinergi inilah yang akan memperkuat ekonomi Aceh Besar,” tegas Iqbal.

Ketua Panitia Mukab, Edi Satria, dalam laporannya menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi UMKM dan Korporasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Aceh Besar”, dengan tujuan mendorong peran aktif pengusaha dalam memperkuat sektor UMKM dan membangun kemandirian ekonomi daerah.

Ia menyebut, saat ini Kadin Aceh Besar telah memiliki 33 perusahaan anggota yang berdomisili di wilayah itu. Dalam Mukab kali ini, hanya terdapat satu calon ketua yang mendaftar sehingga akan ditetapkan secara aklamasi sesuai dengan AD/ART Kadin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj Ketua Kadin Aceh Besar Nora Idah Nita, SE, MM, Forkopimda Aceh Besar, Lanud SIM, para Kepala OPD, serta para pengurus Kadin Aceh Besar.(**)

 

Previous Post

Eja Rinanda Irma Ditunjuk Sebagai Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan

Next Post

Bupati Aceh Besar: Kaderisasi Ulama Muda Penting untuk Jaga Kemurnian Syariat Islam

Berita Lainnya

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

24 Mei 2026

MediaNanggroe.com - Kemacetan parah terjadi di ruas jalan menuju Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (24/5/2026)....

Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026

Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026

18 Mei 2026

MediaNanggroe.com - Kontingen Taekwondo Aceh Besar sukses meraih gelar juara umum pada ajang Pra PORA 2026 yang berlangsung di Gedung...

Ketua Dekranasda Aceh Selatan Kunjungi Showroom dan Sentra IKM Dekranasda Aceh Besar

Ketua Dekranasda Aceh Selatan Kunjungi Showroom dan Sentra IKM Dekranasda Aceh Besar

14 Mei 2026

MediaNanggroe.com - Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menyambut kunjungan Ketua Dekranasda Aceh Selatan, Ny. Nafisah Mirwan M.S., yang...

Load More
Next Post
Bupati Aceh Besar: Kaderisasi Ulama Muda Penting untuk Jaga Kemurnian Syariat Islam

Bupati Aceh Besar: Kaderisasi Ulama Muda Penting untuk Jaga Kemurnian Syariat Islam

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

24 Mei 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

Pengadaan Alkes RSUD Tapaktuan Rp27,54 Miliar, Seluruh Paket Gunakan Metode E-Purchasing

24 Mei 2026
BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

24 Mei 2026
Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

24 Mei 2026
Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

23 Mei 2026
  • Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retret Kepala OPD di Sabang Habiskan Rp311 Juta, Aktivis: Pejabat Banda Aceh Piknik Pakai Uang Rakyat?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mualem Surati BPJS, Minta Blokir Kepesertaan JKA Segera Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In