MediaNanggroe.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banda Aceh terus memperkuat peran pengawasan dan edukasi keamanan pangan di lingkungan pendidikan. Kali ini, BPOM Aceh menggelar kegiatan sosialisasi dan pengujian pangan jajanan kantin sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Besar, Senin (20/10/2025).
Kegiatan bertajuk “Edukasi dan Pengawasan: Wujudkan Lingkungan Pendidikan Sehat dan Aman” ini diikuti oleh 130 siswa dan tenaga pendidik, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi di kalangan pelajar.
Ketua Tim Program Prioritas Nasional (Pro PN) BPOM Aceh, Endang Yuliawati, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara siswa, guru, dan pengelola kantin dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini agar siswa bijak dalam memilih makanan. Sekolah juga harus memastikan jajanan yang beredar bebas dari bahan berbahaya demi mendukung tumbuh kembang generasi muda,” ujar Endang.
Semua Sampel Jajanan Aman Dikonsumsi
Selain edukasi, BPOM Aceh juga melakukan sampling dan pengujian terhadap 18 sampel pangan jajanan yang dijual di kantin sekolah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya, seperti boraks, formalin, maupun pewarna sintetis yang dilarang.
Temuan ini menjadi kabar baik bagi seluruh warga sekolah, sekaligus membuktikan bahwa pihak MAN 4 Aceh Besar telah berkomitmen dalam menerapkan konsep kantin sehat dan aman.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala MAN 4 Aceh Besar, Munzir, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh BPOM Aceh.
“Kami sangat berterima kasih atas edukasi dan pengawasan ini. Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk kesadaran siswa agar lebih selektif terhadap makanan yang dikonsumsi setiap hari. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut,” tuturnya.
Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para siswa yang aktif berdiskusi selama sesi sosialisasi. Mereka mengaku mendapat banyak pengetahuan baru tentang cara mengenali pangan yang aman, serta berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam memilih jajanan.
Dorong Budaya Konsumsi Sehat
Melalui kegiatan edukasi, pengawasan, dan pengujian pangan seperti ini, BPOM Aceh berharap terciptanya budaya konsumsi pangan sehat tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung generasi muda Aceh yang sehat, cerdas, dan berdaya saing













Discussion about this post