• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 17 September 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Sekda: Penerapan MCP Tingkatkan Langkah Pencegahan Korupsi di Aceh

redaksi by redaksi
14 Desember 2022
in Aceh
Sekda: Penerapan MCP Tingkatkan Langkah Pencegahan Korupsi di Aceh

Sekda Aceh, Bustami, SE, M.Si, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi dan Audiensi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah dengan Bupati/Walikota se-Provinsi Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, Rabu, (14/12/2022).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selalu aktif mendukung dan mendampingi Pemerintah Aceh, salah satunya melalui program Monitoring Center For Prevention (MCP). Sejak MCP diterapkan, peningkatan terhadap langkah-langkah pencegahan korupsi di Aceh terus membaik.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Bustami Hamzah, saat menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi dan Audiensi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Aceh, di Ruang Serbaguna Setda Aceh, Rabu (14/12/2022). “Alhamdulillah, sejak penerapan MCP di Aceh pada tahun 2018, terlihat ada peningkatan terhadap langkah-langkah pencegahan korupsi di daerah kita. Pada tahun 2018 misalnya, nilai agregat MCP Aceh berada pada posisi 43 persen, kemudian pada tahun 2019 naik menjadi 46 persen, sehingga di tahun 2020 membaik menjadi 50 persen,” kata Sekda.

Selanjutnya, sambung Sekda, pada tahun 2021, nilai agregat MCP Aceh mencapai 72,2 persen. Artinya, sejak dilakukan penerapan MCP ini, terus ada perbaikan di Aceh. Harapan kami, semoga di tahun 2022 ini, capaian MCP bisa lebih baik lagi. “Di samping Program MCP, tentu ada berbagai aspek lain yang penting untuk kita pahami, terkait upaya pemberantasan korupsi. Oleh sebab itu, kami ingatkan seluruh peserta Rakor agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga materi yang disampaikan bisa dipahami dengan jelas, untuk selanjutnya dapat kita terapkan di wilayah kerja masing-masing,” ujar Sekda.

Sebagaimana diketahui, kebijakan Perang Melawan Korupsi lahir dari keprihatinan banyak pihak tentang maraknya kasus penyalahgunaan kekuasaan di berbagai lembaga di Indonesia. Berbagai survei, baik yang dilakukan lembaga nasional maupun internasional, menunjukkan bahwa kasus korupsi masih menjadi persoalan utama di Indonesia.

BacaJuga :

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

17 September 2026
10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

17 September 2026

Meski demikian, tidak berarti Pemerintah hanya diam menyikapi permasalahan ini. Berbagai cara telah dan masih terus dilakukan untuk memberantas korupsi, mulai dari peningkatan penegakan hukum, sosialisasi gerakan anti korupsi, hingga menjatuhkan vonis berat bagi para pelaku.

Sekda menjelaskan, tanpa mengenyampingkan upaya penindakan yang telah ditempuh selama ini, hal yang tidak kalah penting dilakukan adalah upaya pencegahan. Pria itu menegaskan, upaya pencegahan ini sesungguhnya sangat erat kaitannya dengan perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ada delapan Area yang menjadi intervensi KPK dalam program MCP ini, semuanya terkait dengan bagaimana mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Bila dikaji lebih mendalam, dapat dipahami bahwa bila perbaikan terhadap 8 area ini bisa dilaksanakan dengan baik, maka bukan hanya mengurangi terjadinya tindak pidana korupsi, tapi juga bermuara pada membaiknya kinerja pemerintah, yang pada gilirannya, akan mewujudkan tujuan pembangunan, yaitu kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Aceh,” ujar Sekda.

“Terima kasih kepada Pimpinan dan jajaran KPK RI yang selama ini telah sangat intensif membimbing dan membantu kami dalam melakukan berbagai upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah di Aceh,” pungkas Sekda Aceh.

Kegiatan ini menghadirkan Deputi Koordinasi Dan Supervisi KPK RI Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 1 KPK RI Edi Suryanto sebagai pembicara dan diikuti oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se-Aceh.

Previous Post

Aksi Demo Tandingan Disdik: DPRA tak Berpendidikan, Bikin Gaduh, dan hanya Bisa Buat Hoax

Next Post

Arkib Negara Malaysia Melakukan Kunjungan Kerja ke DPKA

Berita Lainnya

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

17 September 2026

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh meraih peringkat pertama Laporan Keuangan Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) terbaik di lingkup...

10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

17 September 2026

BANDA ACEH – Kejaksaan Negeri Banda Aceh melaksanakan eksekusi uqubat cambuk terhadap 10 terpidana jarimah zina dan ikhtilath di Taman...

Perkuat Kesiapan Pangan Darurat, BBPOM Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Seminar TDMRC

Perkuat Kesiapan Pangan Darurat, BBPOM Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Seminar TDMRC

16 September 2026

Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) turut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam...

Load More
Next Post
Arkib Negara Malaysia Melakukan Kunjungan Kerja ke DPKA

Arkib Negara Malaysia Melakukan Kunjungan Kerja ke DPKA

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

Kejati Aceh Raih Peringkat 1 UAPPA-W Terbaik dari 32 Instansi

17 September 2026
10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

17 September 2026
Perkuat Keamanan Pangan, BBPOM Aceh Dorong IRTP Aceh Besar Terapkan CPPOB

Perkuat Keamanan Pangan, BBPOM Aceh Dorong IRTP Aceh Besar Terapkan CPPOB

17 September 2026
Utamakan Privasi Nasabah, BSI Raih Pengakuan Global untuk Sistem Keamanan Data Lewat Sertifikasi ISO 27701:2025

Utamakan Privasi Nasabah, BSI Raih Pengakuan Global untuk Sistem Keamanan Data Lewat Sertifikasi ISO 27701:2025

17 September 2026
Perkuat Kesiapan Pangan Darurat, BBPOM Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Seminar TDMRC

Perkuat Kesiapan Pangan Darurat, BBPOM Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Seminar TDMRC

16 September 2026
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Aceh Dorong Digitalisasi Layanan Lalu Lintas, Perkuat Pelayanan yang Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In