• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 24 April 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Hebat

Capaian MCP Aceh di Atas Rata-Rata Nasional, KPK Berikan Apresiasi

Lasdianto by Lasdianto
1 Oktober 2021
in Aceh Hebat
Capaian MCP Aceh di Atas Rata-Rata Nasional, KPK Berikan Apresiasi

Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, memberikan arahan dan pemaparan capaian subtansi MCP Pemerintah Aceh tahun Anggaran 2021, kepada Sekda Kabupaten/Kota Se-Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Jumat (1/10/2021).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se Aceh, atas capaian angka Monitoring Center for Prevention (MCP) Aceh hingga awal semester IV tahun 2021 ini yang berada di atas rata-rata nasional. “Jaga dan pertahankan (angka MCP), sehingga saat kenaikan nasional naik, MCP kita juga naik,” kata Korsub Wilayah I Kasatgas II KPK RI, Agus Priyanto, saat memberikan arahan kepada Sekda Provinsi dan seluruh Sekda Kabupaten/Kota se Aceh, dalam Rapim Sekda, di Banda Aceh, Jumat 1/10/2021.

Capaian rata-rata MCP Provinsi Aceh hingga awal Semester IV tahun 2022, berada di angka 41,31 persen. Sementara capaian rata-rata nasional adalah 32 persen. Dari semua kabupaten/kota, tercatat ada 6 kabupaten yang telah berada di angka 75 persen, 17 kabupaten di atas 25-50 persen dan 1 kabupaten yaitu Subulussalam yang berada di angka di bawah 25 persen.

Atas capaian itu, Agus menyampaikan terima kasih kepada Sekda dan jajaran. “Sinergi bersama itu perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga capaian MCP Aceh semakin baik di masa mendatang,” ujar Agus Priyanto.

Ditambahkan, komitmen Kepala daerah adalah hal yang paling penting dalam hal meningkatkan MCP. Tanpa komitmen kepala daerah, hal tersebut sangat sulit terwujud. Selain itu juga dibutuhkan langkah monitoring dari Sekda dan eksekusi secara kolaboratif.

BacaJuga :

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025
Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

Agus memberikan tips implementasi yang bisa diterapkan. Pertama dan menjadi yang paling penting adalah memahami pedoman MCP. Dalam dokumen yang diberikan KPK tersebut telah dijelaskan apa-apa yang diperlukan untuk melengkapi indikator tertentu. Selanjutnya adalah menyusun rencana aksi. KPK memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se Aceh, di mana semua rencana aksi yang dilakukan sudah dikirimkan kepada pihaknya. “Ketiga adalah monitoring dari pelaksanaan rencana aksi ini. Terakhir adalah Komunikasi antara admin MCP dan Person in Charge (PIC) OPD dengan KPK,” kata Agus.

Selain itu, yang lebih penting lagi, kata Agus, harapan KPK adalah capaian MCP tinggi dan tidak terjadi korupsi. “Lebih baik rendah daripada ada korupsi. Karena itu integritas memegang peranan penting dalam menjalankan tugas,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Koordinasi Supervisi I KPK, Didik Agung Widjanarko, mengatakan apa yang dilakukan Sekda Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., bisa menjadi model bagi provinsi lain khususnya di wilayah Supervisi I. Di mana, Taqwallah, melaksanakan kegiatan dalam beberapa rangkaian secara matang. Mulai dari penyerahan aset, pra rapat koordinasi (rakor) dan rakor nantinya. “Tentu apa yang dilakukan pak Taqwallah ini, sudah disiapkan secara matang. Terimakasih buat sekda Aceh dan Sekda Kabupaten Kota,” kata dia.

Didik mengatakan hari ini, capaian MCP Aceh pada hari pertama semester IV tahun 2021, cukup baik. Dia berharap di atas semester IV nantinya, MCP Aceh bisa berada di atas 75 persen. “Semoga semua daerah yang berada di Korsup 1 bisa meniru apa yang dilakukan oleh provinsi Aceh,” kata Didik.

MCP merupakan salah satu program KPK dalam pencegahan korupsi terintegrasi melalui perbaikan tata kelola 8 bidang/area yang terangkum dalam MCP, meliputi Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu pintu, Kapabilitas APIP.

Selanjutnya, Manajemen ASN, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa (untuk Kabupaten/Kota).

Sekda Aceh, dr. Taqwallah, mengatakan capaian rata-rata MCP Provinsi Aceh hingga awal Semester IV tahun 2022, berada di angka 41,31 persen. Angka itu merupakan akumulasi dari 6 kabupaten yang telah berada di angka 75 persen, 17 kabupaten di atas 25-50 persen dan 1 kabupaten yang berada di angka di bawah 25 persen.

Hingga tanggal 30 September kemarin, MCP Pemerintah Aceh berada di angka 52,80 dari target capaian 80,15 persen. Di atas provinsi Aceh, ada Pemerintah Kota Banda Aceh yang capaian MCP 55,94 persen dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang MCP mencapai 55,39 persen.

Peningkatan tertinggi MCP Provinsi Aceh ada di bidang/area Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di mana sampai 30 September kemarin sudah berada di angka 67,24 persen. Untuk manajemen ASN, terjadi peningkatan yang signifikan. Pada semester II lalu, bidang/area ini masih di angka 4 persen. Namun tutup semester 3, angka 44,96 persen berhasil diraih. “Bidang PBJ (pengadaan barang dan jasa) angkanya 70,6 persen,” kata Taqwallah. Angka itu menjadi yang tertinggi dari kabupaten/kota lain di Aceh.

Meski beberapa kabupaten capaian MCP masih rendah, namun mereka yakin target yang telah disusun bisa dicapai. Subulussalam misalnya, kabupaten dengan capaian MCP paling rendah atau masih berstatus merah, yakin pihaknya masih bisa mengejar target pada semester IV ini. “Kami Berkeyakinan target ini bisa kami capai,” kata Sekda Subulussalam. Dalam dua pekan ini, hampir setiap harinya mereka menggelar rapat terkait MCP. Ia berharap monitoring di kawasan tersebut bisa ditingkatkan. “Kami akan bicarakan komitmen Kepala daerah, supaya MCP ini bisa tercapai sesuai target yang kita harapkan.”(zah)

Previous Post

Sekda Aceh : Pengelolaan Keuangan Daerah harus Berorientasi Kepentingan Publik

Next Post

PKK Aceh Selesaikan Uji Coba Implementasi RGG di Dua Gampong

Berita Lainnya

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025

MediaNanggroe.com — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) mengingatkan pentingnya membangun semangat pengabdian dan profesionalisme di kalangan Aparatur...

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

MediaNanggroe.com - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Aceh Besar Muharram Idris turut didampingi unsur Forkopimda Aceh Besar panen...

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

17 Februari 2025

MediaNanggroe.com, Jantho – Bupati Aceh Besar H Syech Muharram Idris bertindak selaku Pembina Apel Gabungan Perdana Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Load More
Next Post
PKK Aceh Selesaikan Uji Coba Implementasi RGG di Dua Gampong

PKK Aceh Selesaikan Uji Coba Implementasi RGG di Dua Gampong

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

23 April 2026
Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

23 April 2026
Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

23 April 2026
43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

Rp1,09 Miliar Anggaran Sewa Mobil Pejabat di Bagian Umum Setda Banda Aceh Tahun 2026

23 April 2026
Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

23 April 2026
  • Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

    Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Aceh Selatan Anggarkan Miliaran Rupiah untuk Program Bajak Sawah Gratis 2026, Baru Tiga Kecamatan Masuk RUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In