MediaNanggroe.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Pasar Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian Program Keamanan Pangan Prioritas Nasional, Senin (20/04/2026). Kegiatan diawali dengan pengawasan di pasar rakyat pada pagi hari guna memastikan pangan yang beredar memenuhi standar keamanan dan bebas dari bahan berbahaya. Selanjutnya, pada siang hari dilaksanakan Bimtek yang diikuti oleh pengelola dan komunitas pasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Besar, seperti Pasar Seulimum, Jantho, Lambaro, Sibreh, Indrapuri, dan Lampakuk.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Program Prioritas Nasional BBPOM di Banda Aceh, Desi Ariyanti Ningish. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peran aktif komunitas pasar menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengawasan pangan yang efektif dan berkelanjutan.
“Keamanan pangan merupakan fondasi penting dalam melindungi kesehatan masyarakat. Melalui pemberdayaan komunitas pasar, pengawasan pangan diharapkan dapat dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar, Sulaimi. Ia menekankan pentingnya peran pasar rakyat sebagai garda terdepan dalam penyediaan pangan bagi masyarakat.
“Pasar rakyat merupakan ujung tombak distribusi pangan. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan pangan yang beredar aman dan layak konsumsi,” ungkapnya.
Ia turut menyoroti masih ditemukannya pangan yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks, yang menjadi perhatian serius dan memerlukan penguatan pengawasan serta peningkatan kesadaran seluruh pelaku pasar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi BBPOM dalam mendorong implementasi Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas melalui pendekatan advokasi, pelatihan, pengawasan, serta pemberdayaan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan program nasional dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai garda terdepan pengawasan pangan.
Melalui Bimtek ini, diharapkan pengelola dan komunitas pasar dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kemandirian dalam mengawasi peredaran pangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BBPOM dalam mewujudkan pasar rakyat yang aman, sehat, dan terpercaya.










Discussion about this post