KOTA JANTHO – Drs. Sulaimi, M.Si kembali mendapat kepercayaan menempati jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar yang pernah diberhentikan dari jabatannya itu kini resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perdagangan) Aceh Besar.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (2/6/2026).
Kembalinya Sulaimi ke jajaran pejabat eselon II menarik perhatian publik. Pasalnya, nama Sulaimi sebelumnya sempat menjadi sorotan saat tidak lagi menjabat sebagai Sekda Aceh Besar pada masa pemerintahan sebelumnya. Kini, di bawah kepemimpinan Bupati Muharram Idris dan Wakil Bupati Syukri, ia kembali dipercaya memimpin salah satu dinas yang mengurusi sektor koperasi, UMKM, dan perdagangan.
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Muharram Idris menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Berjalanlah sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan. Jauhi penyalahgunaan kewenangan dan utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tegas Muharram Idris.
Selain Sulaimi, sejumlah pejabat lainnya juga dilantik, yakni Fata Muhammad sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Abubakar sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama, Adi Darma sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah, serta Muammar Kadhafi sebagai Kepala Bagian Umum Setdakab Aceh Besar.
Pelantikan Sulaimi dinilai menjadi salah satu keputusan penting dalam rotasi pejabat perdana era Muharram Idris. Pengalamannya sebagai birokrat senior dan pernah menduduki posisi Sekda menjadi modal besar dalam menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan melalui koperasi dan UMKM di Aceh Besar.
Kini, publik menanti bagaimana langkah dan gebrakan Sulaimi setelah kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.











Discussion about this post