• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 19 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Sabang

UMKM Binaan BI Aceh di Sabang Bangkitkan Ekonomi Lewat Cokelat Lokal “Cokbang” Sabang

redaksi by redaksi
5 November 2025
in Sabang
UMKM Binaan BI Aceh di Sabang Bangkitkan Ekonomi Lewat Cokelat Lokal “Cokbang” Sabang

BacaJuga :

Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

22 Mei 2026
Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang

26 November 2025
MediaNanggroe.com – Upaya Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan hilirisasi produk unggulan daerah mulai menunjukkan hasil nyata di Sabang. Salah satunya adalah Cokbang, usaha mikro binaan BI yang kini  dengan omzet mencapai Rp300 hingga Rp360 juta per tahun.

Kepala Produksi Cokbang, Melan Meta Diansyah, menjelaskan bahwa perkembangan usaha ini tidak terjadi secara instan. “Awalnya kami belajar dari pelatihan yang difasilitasi Dinas Perindustrian.  Tapi setelah pelatihan selesai, kami berinisiatif mengajak masyarakat Sabang untuk kembali melihat potensi Kakao lokal,” ujar Melan di lokasi produksi, Rabu (5/11).

Menurutnya, banyak petani di Sabang dulunya menebang pohon Kakao dan beralih menanam cengkeh karena harga jual biji Kakao sempat anjlok hingga Rp13.000 per kilogram. Namun, ketika pihaknya menemukan kualitas biji Kakao Sabang yang berbeda, peluang itu langsung ditangkap. “Kami mulai produksi secara sederhana, pakai teflon dan blender. Banyak komplain waktu itu, tapi dari situlah kami belajar memperbaiki kualitas,” tambahnya.

Kini, Cokbang telah dikenal sebagai produk oleh-oleh khas Sabang, bersaing dengan dodol dan bakpia yang lebih dulu populer. Bahkan, produk ini sempat menarik perhatian pembeli dari luar negeri, seperti Jerman, yang tertarik dengan karakter rasa cokelat Sabang yang khas. “Ada yang pesan 50 kilogram untuk bahan dasar minuman cokelat. Sayangnya saat itu terkendala pengiriman dan izin ekspor. Tapi kami terus belajar bersama Bea Cukai agar bisa kirim lagi ke depan,” kata Melan.

Dalam proses produksi, Cokbang juga memberdayakan tenaga kerja lokal. Semua karyawan dilatih langsung oleh Melan, meski mereka belum memiliki sertifikat resmi. “Kami harap ke depan ada dukungan untuk pelatihan bersertifikat bagi pekerja kami, supaya keahlian mereka diakui,” ujarnya.

Selain tantangan bahan baku dan pemasaran, Melan menuturkan Cokbang tengah menyiapkan pengembangan konsep agrowisata industri cokelat. Wisatawan akan diajak melihat langsung proses dari kebun Kakao hingga pengolahan di dapur produksi. “Kami ingin wisatawan tahu bahwa Sabang punya cokelat berkualitas dunia. Ke depan, target kami adalah menjadikan Cokbang ikon oleh-oleh khas Sabang,” pungkasnya.

Previous Post

Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 5–11 November 2025

Next Post

BI Aceh Dorong Kemandirian Ekonomi Sabang Lewat UMKM Kreatif Ramah Lingkungan “Ecoprint Sabang”

Berita Lainnya

Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

Bimtek PKP Jadi Langkah Strategis UMKM Sabang Menuju Pasar Nasional

22 Mei 2026

Sabang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam meningkatkan...

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang

26 November 2025

MediaNanggroe.com — Kanwil Bea Cukai Aceh bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Banda Aceh serta...

Cegah Penyalahgunaan Obat: BPOM Aceh Hadir Warnai Peringatan Hari Apoteker Sedunia

Cegah Penyalahgunaan Obat: BPOM Aceh Hadir Warnai Peringatan Hari Apoteker Sedunia

17 November 2025

Mediananggroe.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh( BPOM Aceh) turut hadir berpartisipasi sebagai narasumber pada acara...

Load More
Next Post
BI Aceh Dorong Kemandirian Ekonomi Sabang Lewat UMKM Kreatif Ramah Lingkungan “Ecoprint Sabang”

BI Aceh Dorong Kemandirian Ekonomi Sabang Lewat UMKM Kreatif Ramah Lingkungan “Ecoprint Sabang”

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026
Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

51 Perusahaan Bersaing di Proyek RS Rujukan Tapaktuan Rp13,8 Miliar, Selisih Penawaran Capai Rp2 Miliar Lebih

19 Juni 2026
Skandal Beasiswa BPSDM Aceh Dibongkar, Tagihan Fiktif dan Aliran Dana Gelap Rugikan Negara Rp14 Miliar

Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

19 Juni 2026
Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

19 Juni 2026
  • Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp820 Juta di Aceh Besar, Gaji ASN hingga Perjalanan Dinas Bermasalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In