• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Minggu, 27 September 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Gubernur Serukan Pembenahan Data untuk Layanan JKA yang Tepat Sasaran

redaksi by redaksi
7 Maret 2025
in Kesehatan
Gubernur Serukan Pembenahan Data untuk Layanan JKA yang Tepat Sasaran

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Plt Sekda Aceh, memimpin rapat terkait layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh, di Ruang Rapat Gubernur Aceh, Kamis 6/03/2025. Rapat tersebut diikuti Asisten Sekda, Kepala SKPA terkait, Kepala Biro dan kepala instansi vertikal lainnya.

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, menekankan pentingnya pembenahan data yang akurat untuk memastikan bahwa layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan gubernur saat memimpin rapat terkait pembenahan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh di Ruang Rapat Gubernur Aceh, Kamis (6/03/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Sekda, Kepala SKPA/Kepala Biro terkait, serta beberapa kepala instansi vertikal lain di Aceh.

Gubernur mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pengelolaan data yang belum maksimal, yang berpotensi menyebabkan anggaran kesehatan terbuang sia-sia. “Data yang akurat adalah kunci agar layanan kesehatan dapat tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk menciptakan database yang jelas, yang mencatat siapa yang benar-benar miskin dan berhak menerima bantuan. Kita harus lebih cermat dalam memverifikasi data, agar program-program kita tidak hanya membuang anggaran, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti isu tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang masih menghadapi berbagai masalah terkait jumlah penerima manfaat yang tidak selalu mencerminkan kondisi sosial-ekonomi mereka. Ia mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat yang terdaftar dalam JKA mungkin tidak memerlukan bantuan alias mereka dari golongan menengah ke atas, sementara mereka yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan justru ditanggung dengan layanan layanan BPJS Kesehatan.

“Artinya kita membayar tapi masyarakat kita tidak menggunakan layanan JKA ini,” ujar gubernur. Padahal anggaran yang jumlahnya ratusan miliar tersebut bisa saja dialihkan ke program sosial lain atau pembangunan infrastruktur di Aceh.

BacaJuga :

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026
SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

7 September 2026

Gubernur Aceh menegaskan bahwa pembenahan data ini bukan hanya soal JKA, tetapi juga untuk berbagai program sosial lainnya. “Ke depan, kita akan memperkuat sistem satu data daerah, yang akan memungkinkan seluruh program kita lebih terarah dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan bahwa anggaran digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat Aceh,” ujar Gubernur.

Dengan adanya kesepakatan bersama untuk memperbaiki dan memverifikasi data secara menyeluruh, diharapkan layanan kesehatan dan program-program sosial lainnya dapat berjalan lebih efektif, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Senada dengan gubernur, Wakil Gubernur Fadhlullah, menyatakan pentingnya memprioritaskan masyarakat menengah ke bawah dalam program JKA. “JKA seharusnya memfokuskan pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama masyarakat menengah ke bawah. Jangan sampai kita membayar premi untuk mereka yang tidak memanfaatkan layanan kesehatan ini,” ujar Fadhlullah. Ia juga menegaskan bahwa data yang lebih lengkap dan jelas akan membantu pemerintah dalam menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan layanan kesehatan dari program ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk Aceh yang mencapai 5,5 juta jiwa seharusnya menjadi dasar yang jelas dalam menentukan penerima manfaat JKA. Dengan data yang akurat, program-program sosial lainnya juga dapat lebih tepat sasaran dan lebih efisien dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Plt. Sekda Aceh, Alhudri, mengungkapkan keprihatinannya mengenai ketidaktepatan data kemiskinan yang beredar. Ia memberikan contoh kasus di Gayo Lues, di mana angka kemiskinan ekstrem yang tinggi ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan setelah dilakukan verifikasi. “Kami harus lebih teliti dalam memverifikasi data, agar anggaran tidak terbuang sia-sia. Ini menjadi penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran,” tegas Alhudri.

Ia menambahkan, jiika data tidak akurat, seluruh program kesehatan dan sosial tidak akan mencapai sasaran yang diinginkan. “Kita perlu kroscek ulang semua data yang ada untuk memastikan program berjalan dengan baik.” []

Previous Post

Polisi Bekuk Begal HP yang Sasar Wanita di Aceh Besar

Next Post

Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Berita Lainnya

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026

BANDA ACEH – Mutu obat kontrasepsi menjadi perhatian BPOM Aceh dalam memastikan kualitas produk tetap terjaga sepanjang rantai distribusi. Penerapan...

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

7 September 2026

Lhokseumawe - Warung kopi bukan sekadar tempat menyeruput kopi dan berbincang. Di Aceh, warung kopi telah menjadi bagian dari ruang...

Lagi, Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diganjar WTM Kondisi Keuangan DJS Membaik

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp2 Triliun untuk Pelayanan Kesehatan Aceh Semester I 2026

23 Juli 2026

BANDA ACEH – BPJS Kesehatan mencatat penyerapan biaya pelayanan kesehatan di Provinsi Aceh mencapai sekitar Rp2 triliun sepanjang Januari hingga...

Load More
Next Post
Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Truk Sayur Terbalik di Jalan Banda Aceh-Medan, Tumpahan Minyak Bikin Jalan Licin

Truk Sayur Terbalik di Jalan Banda Aceh-Medan, Tumpahan Minyak Bikin Jalan Licin

27 September 2026
Keamanan Pangan Sekolah Tak Boleh Berhenti di Intervensi, BBPOM Aceh Kawal hingga Jadi Budaya

Keamanan Pangan Sekolah Tak Boleh Berhenti di Intervensi, BBPOM Aceh Kawal hingga Jadi Budaya

25 September 2026
Saka POM Aceh Bekali Generasi Muda dengan Keterampilan Pengawasan Obat dan Makanan

Saka POM Aceh Bekali Generasi Muda dengan Keterampilan Pengawasan Obat dan Makanan

24 September 2026
Kejagung Percepat Hak dan Karier Pegawai, 59 Pengelola Kepegawaian se-Aceh Ikuti Sosialisasi

Kejagung Percepat Hak dan Karier Pegawai, 59 Pengelola Kepegawaian se-Aceh Ikuti Sosialisasi

24 September 2026
Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

23 September 2026
  • Kakek Pensiunan PNS 61 Tahun Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak 11 Tahun di Banda Aceh

    Kakek Pensiunan PNS 61 Tahun Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak 11 Tahun di Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In