• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 17 April 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Gubernur Serukan Pembenahan Data untuk Layanan JKA yang Tepat Sasaran

redaksi by redaksi
7 Maret 2025
in Kesehatan
Gubernur Serukan Pembenahan Data untuk Layanan JKA yang Tepat Sasaran

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Plt Sekda Aceh, memimpin rapat terkait layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh, di Ruang Rapat Gubernur Aceh, Kamis 6/03/2025. Rapat tersebut diikuti Asisten Sekda, Kepala SKPA terkait, Kepala Biro dan kepala instansi vertikal lainnya.

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, menekankan pentingnya pembenahan data yang akurat untuk memastikan bahwa layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan gubernur saat memimpin rapat terkait pembenahan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh di Ruang Rapat Gubernur Aceh, Kamis (6/03/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Sekda, Kepala SKPA/Kepala Biro terkait, serta beberapa kepala instansi vertikal lain di Aceh.

Gubernur mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pengelolaan data yang belum maksimal, yang berpotensi menyebabkan anggaran kesehatan terbuang sia-sia. “Data yang akurat adalah kunci agar layanan kesehatan dapat tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk menciptakan database yang jelas, yang mencatat siapa yang benar-benar miskin dan berhak menerima bantuan. Kita harus lebih cermat dalam memverifikasi data, agar program-program kita tidak hanya membuang anggaran, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti isu tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang masih menghadapi berbagai masalah terkait jumlah penerima manfaat yang tidak selalu mencerminkan kondisi sosial-ekonomi mereka. Ia mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat yang terdaftar dalam JKA mungkin tidak memerlukan bantuan alias mereka dari golongan menengah ke atas, sementara mereka yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan justru ditanggung dengan layanan layanan BPJS Kesehatan.

“Artinya kita membayar tapi masyarakat kita tidak menggunakan layanan JKA ini,” ujar gubernur. Padahal anggaran yang jumlahnya ratusan miliar tersebut bisa saja dialihkan ke program sosial lain atau pembangunan infrastruktur di Aceh.

BacaJuga :

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Kesehatan untuk Tingkatkan Kepedulian terhadap Kanker dan Tumor

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Kesehatan untuk Tingkatkan Kepedulian terhadap Kanker dan Tumor

5 November 2025
260 Orang di Aceh Positif HIV hingga September 2025, Mayoritas dari Hubungan Sesama Jenis

260 Orang di Aceh Positif HIV hingga September 2025, Mayoritas dari Hubungan Sesama Jenis

4 November 2025

Gubernur Aceh menegaskan bahwa pembenahan data ini bukan hanya soal JKA, tetapi juga untuk berbagai program sosial lainnya. “Ke depan, kita akan memperkuat sistem satu data daerah, yang akan memungkinkan seluruh program kita lebih terarah dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan bahwa anggaran digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat Aceh,” ujar Gubernur.

Dengan adanya kesepakatan bersama untuk memperbaiki dan memverifikasi data secara menyeluruh, diharapkan layanan kesehatan dan program-program sosial lainnya dapat berjalan lebih efektif, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Senada dengan gubernur, Wakil Gubernur Fadhlullah, menyatakan pentingnya memprioritaskan masyarakat menengah ke bawah dalam program JKA. “JKA seharusnya memfokuskan pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama masyarakat menengah ke bawah. Jangan sampai kita membayar premi untuk mereka yang tidak memanfaatkan layanan kesehatan ini,” ujar Fadhlullah. Ia juga menegaskan bahwa data yang lebih lengkap dan jelas akan membantu pemerintah dalam menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan layanan kesehatan dari program ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk Aceh yang mencapai 5,5 juta jiwa seharusnya menjadi dasar yang jelas dalam menentukan penerima manfaat JKA. Dengan data yang akurat, program-program sosial lainnya juga dapat lebih tepat sasaran dan lebih efisien dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Plt. Sekda Aceh, Alhudri, mengungkapkan keprihatinannya mengenai ketidaktepatan data kemiskinan yang beredar. Ia memberikan contoh kasus di Gayo Lues, di mana angka kemiskinan ekstrem yang tinggi ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan setelah dilakukan verifikasi. “Kami harus lebih teliti dalam memverifikasi data, agar anggaran tidak terbuang sia-sia. Ini menjadi penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran,” tegas Alhudri.

Ia menambahkan, jiika data tidak akurat, seluruh program kesehatan dan sosial tidak akan mencapai sasaran yang diinginkan. “Kita perlu kroscek ulang semua data yang ada untuk memastikan program berjalan dengan baik.” []

Previous Post

Polisi Bekuk Begal HP yang Sasar Wanita di Aceh Besar

Next Post

Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Berita Lainnya

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Kesehatan untuk Tingkatkan Kepedulian terhadap Kanker dan Tumor

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Kesehatan untuk Tingkatkan Kepedulian terhadap Kanker dan Tumor

5 November 2025

MediaNanggroe.com - Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi (PROKSI) dengan tema “Pengenalan dan Pemahaman Penyakit Kanker dan...

260 Orang di Aceh Positif HIV hingga September 2025, Mayoritas dari Hubungan Sesama Jenis

260 Orang di Aceh Positif HIV hingga September 2025, Mayoritas dari Hubungan Sesama Jenis

4 November 2025

mediananggroe.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat sebanyak 260 orang terdiagnosis positif HIV sepanjang Januari hingga September 2025 di seluruh...

Pemkab Aceh Besar Raih Penghargaan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria Tahun 2025

Pemkab Aceh Besar Raih Penghargaan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria Tahun 2025

22 Oktober 2025

MediaNanggroe.com -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mencatatkan diri sebagai salah satu daerah di Indonesia yang menerima penghargaan karena berhasil...

Load More
Next Post
Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Polres Aceh Tamiang Bersihkan 13 Masjid dalam Bakti Sosial Ramadan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bank Indonesia Aceh Akan Gelar Road to FESyar 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

Bank Indonesia Aceh Akan Gelar Road to FESyar 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

17 April 2026
Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

17 April 2026
Pasutri di Banda Aceh Timbun Motor Hasil Kejahatan, Polisi Bongkar Jaringan

Pasutri di Banda Aceh Timbun Motor Hasil Kejahatan, Polisi Bongkar Jaringan

17 April 2026
Jika Dana Otsus Kembali 2,5 Persen, Mualem: JKA Akan Dikembalikan Seperti Semula

Jika Dana Otsus Kembali 2,5 Persen, Mualem: JKA Akan Dikembalikan Seperti Semula

16 April 2026
‎Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA

‎Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA

16 April 2026
  • Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

    Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kader Gampong Bueng Sidom Tingkatkan Kapasitas, Dorong Pangan Aman dari Tingkat Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Instruksi Gubernur Aceh: ASN Wajib Pengembangan Kompetensi Minimal 20 Jam Pelajaran per Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In