• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Rabu, 30 September 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dyah Idawati: Pemberian ASI Kewajiban Seorang Ibu

Lasdianto by Lasdianto
12 Juni 2021
in Kesehatan
Dyah Idawati: Pemberian ASI Kewajiban Seorang Ibu

Ketua TP-PKK Aceh, Dr.Ir.Dyah Erti Idawati, MT membuka Webinar “Kelas Edukasi Menyusui” dengan tema Inisiasi Menyusu Dini dan Rawat Gabung, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (12/6/2021).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati menegaskan, pemberian air susu ibu (ASI) menjadi kewajiban bagi seorang ibu. Sebab, selain berguna dalam menjaga tumbuh kembang anak dengan baik, juga mampu berperan untuk menjaga kesehatan bagi sang ibu.

Penegasan itu, disampaikan saat membuka Webinar “Kelas Edukasi Menyusui” dengan Tema: Inisiasi Menyusu Dini dan Rawat Gabung, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Sabtu (12/6/2021). “Dalam firman Allah Al-Qur’an juga telah dijelaskan kewajiban bagi seorang ibu untuk menyusui bayinya sampai anak berusia 2 tahun, yaitu pada surat Al-Baqarah ayat 233. “Para ibu hendaknya menyusui anak-anaknya selama 2 tahun penuh, bagi mereka yang ingin menyusui secara sempurna,” jelas Dyah.

Dyah mengatakan, pentingnya memberikan ASI hingga usia bayi mencapai dua tahun seperti yang disebutkan dalam agama Islam itu, telah didukung kuat dengan data riset ilmiah yang menyatakan akan pentingnya seorang ibu menyusui anak.

Pemberian ASI minimal satu jam setelah bayi lahir itu mampu mengurangi rasio kematian pada bayi. Sebab, kolostrum, yaitu tetes ASI pertama ibu sangat kaya akan nutrisi dan penting bagi asupan awal bayi. Pemberian ASI sejak dini juga sangat baik untuk mencegah gangguan produksi ASI bagi ibunya.

BacaJuga :

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026
SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

7 September 2026

Dyah mengatakan, agar proses pemberian ASI dini dapat dilaksanakan, maka harus menerapkan pola Rawat Gabung yaitu merawat bayi dan ibu dalam ruangan yang sama. Pola itu menganjurkan bayi yang baru lahir harus didekatkan langsung dengan ibunya. Artinya, Ibu dan bayi harus dirawat dalam ruangan yang sama, untuk menguatkan ikatan emosional di antara keduanya. “Selama ini kerap terjadi, setelah melahirkan, biasanya si ibu dan bayi dirawat di ruangan terpisah, sehingga hal ini membuat si ibu susah menyusui bayinya. Bisa jadi ini salah satu penyebab tingginya stunting, jadi pemisahan seperti ini tidak lagi dianjurkan,” ujarnya.

Untuk mendukung itu, pemerintah Indonesia melalu Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Nomor 230 tahun 2010 tentang Rawat Gabung untuk Ibu dan bayi. Dengan penerapan Rawat Gabung ini, momen kebersamaan ibu dan bayi dapat terus diupayakan melalui ASI, sehingga aspek gizi, imunitas, psikologis, dan kecerdasan bayi akan lebih meningkat.

Dyah berharap, melalui paparan narasumber dalam webinar kelas edukasi menyusui itu akan memberikan pencerahan dan ilmu bermanfaat bagi ibu dan calon ibu, sehingga setiap bayi yang lahir di Aceh akan tumbuh sehat, dan kelak menjadi SDM yang tangguh.

Ketua Aceh Peduli ASI, dr. Aslinar mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mendorong para ibu-ibu untuk terus memberikan ASI bagi bagi bayinya. Sebab kandungan ASI yang terdiri dari perpaduan protein, vitamin dan mineral itu sangat dibutuhkan bayi untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Karena itu, ia berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini seprti Dinas Kesehatan Aceh, UNICEF Perwakilan Aceh, Yayasan Darah Untuk Aceh, Flower Aceh, PKBI Aceh, dan jajaran TP PKK Aceh, dengan harapan dapat mengurangi resiko kematian bayi di Aceh.

Previous Post

Terkait Penguduran P2TP2A, Plt. Bupati Bener Meriah Mengadakan Pertemuan

Next Post

Nekat Noton Bareng Euro 2021, Polisi Bubarkan Warga di Warkop

Berita Lainnya

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026

BANDA ACEH – Mutu obat kontrasepsi menjadi perhatian BPOM Aceh dalam memastikan kualitas produk tetap terjaga sepanjang rantai distribusi. Penerapan...

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

7 September 2026

Lhokseumawe - Warung kopi bukan sekadar tempat menyeruput kopi dan berbincang. Di Aceh, warung kopi telah menjadi bagian dari ruang...

Lagi, Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diganjar WTM Kondisi Keuangan DJS Membaik

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp2 Triliun untuk Pelayanan Kesehatan Aceh Semester I 2026

23 Juli 2026

BANDA ACEH – BPJS Kesehatan mencatat penyerapan biaya pelayanan kesehatan di Provinsi Aceh mencapai sekitar Rp2 triliun sepanjang Januari hingga...

Load More
Next Post
Nekat Noton Bareng Euro 2021, Polisi Bubarkan Warga di Warkop

Nekat Noton Bareng Euro 2021, Polisi Bubarkan Warga di Warkop

Discussion about this post

BERITA TERKINI

QRIS Makin Diminati di Aceh, Pengguna Tembus 848.176 dan Merchant 347.497

QRIS Makin Diminati di Aceh, Pengguna Tembus 848.176 dan Merchant 347.497

29 September 2026
Mobil EV Semakin Diminati Anak Muda, BSI Hadirkan Pembiayaan Terjangkau

Mobil EV Semakin Diminati Anak Muda, BSI Hadirkan Pembiayaan Terjangkau

29 September 2026
Literasi Obat dan Makanan Jadi Bekal Masyarakat Hadapi Derasnya Informasi Digital

Literasi Obat dan Makanan Jadi Bekal Masyarakat Hadapi Derasnya Informasi Digital

29 September 2026
Truk Sayur Terbalik di Jalan Banda Aceh-Medan, Tumpahan Minyak Bikin Jalan Licin

Truk Sayur Terbalik di Jalan Banda Aceh-Medan, Tumpahan Minyak Bikin Jalan Licin

27 September 2026
Keamanan Pangan Sekolah Tak Boleh Berhenti di Intervensi, BBPOM Aceh Kawal hingga Jadi Budaya

Keamanan Pangan Sekolah Tak Boleh Berhenti di Intervensi, BBPOM Aceh Kawal hingga Jadi Budaya

25 September 2026
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Truk Sayur Terbalik di Jalan Banda Aceh-Medan, Tumpahan Minyak Bikin Jalan Licin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In