BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie berpartisipasi dalam integrasi pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Peduli yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Pemerintah Kabupaten Pidie, Aceh. Turut membuka kegiatan oleh Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Perluasan Aksesibilitas dan Pelayanan Inklusif, Yanuar Ahmad Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, jajaran instansi vertikal dan perbankan serta seluruh Satuan Perangkat Kabupaten Pidie pada Selasa (13/10).
“Bencana banjir yang di Kabupaten Pidie beberapa waktu lalu sangat berdampak berat kepada psikologis masyarakat hingga hilangnya dokumen penting untuk masyarakat mengakses pelayanan publik dan menghambat masyarakat beraktifitas kembali secara normal. MPP Peduli merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui penyediaan berbagai layanan mulai dari administrasi kependudukan, paspor, pengurusan NPWP, BPJS Kesehatan dan pelayanan publik lainnya. MPP Peduli ini hari merupakan kolaborasi dengan Kemen PANRB bukti konkrit antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang hadir berdampingan serta merupakan salah satu bukti reformasi birokrasi demi memberikan perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat,” ucap Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan.
Alzaizi melanjutkan, masih pasca bencana banjir yang menerjang kawan Kabupaten Pidie, pemerintah tidak boleh memperlambat prosesnya bangkitnya masyarakat, justru saat seperti inilah MPP harus membuktikan fungsi sejatinya sebagai solusi pelayanan publik yang responsif, adaptif dan penuh empati. Kabupaten Pidie ini terdapat beberapa yang terpencil dan sudah sangat pasti menurut Alzaizi sangat membutuhkan pelayanan publik di kecamatan tersebut. Oleh karena itu menurutnya, Bapak Bupati Pidie berkomitmen dan berbenah diri untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik.
Sementara itu, Yanuar Ahmad Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam sambutannya mengatakan bahwa MPP Peduli ini merupakan suatu upaya khusus pemulihan layanan yang memang kondisinya untuk pelayanan pasca bencana.
“Tujuan dari kegiatan MPP Peduli ini adalah untuk memberikan penguatan integrasi pelayanan publik yang inklusif dan menyentuh langsung kepada masyrakat terutama yang membutuhkan dan yang berdampak bencana. Kami harapkan pelayanan publik yang memang diinisiasi satu kesatuan atau satu atap terpadu bahkan ada layanan bergerak melalui mobil pelayanan kita sebut sebagai layanan jemput bola, serta layanan lainnya seperti BPJS Kesehatan dapat memulihkan layanan sebelum terjadinya bencana bahkan diharapkan layanannya lebih meningkat kepada masyarakat,” kata Yanuar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin yang hadir pada kegiatan MPP Peduli tersebut menyatakan dukungannya dengan adanya kegiatan ini. MPP ini merupakan salah satu kanal layanan BPJS Kesehatan selain kanal lainnya yang tersedia yaitu pelayanan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, BPJS Keliling, dan beberapa pelayanan online seperti PANDAWA, Mobile JKN, dan Care Center 165. Oleh karena itu, Mahyuddin mengatakan bahwa semoga peserta JKN mendapatkan kemudahan dan semakin praktis dalam akses pelayanan administrasi Program JKN.
“Selain itu yang memudahkan adalah dengan terintegrasinya instansi lain seperti misalnya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ketika ada permasalahan terkait kependudukan atau pembuatan administrasi kependudukan seperti pembuatan akte kelahiran, Kartu Keluarga dan KTP dan juga jika adanya pemasalahan terkait pembayaran iuran JKN dapat ditangani segera dengan cepat dan mudah karena berada dalam satu lokasi atau satu atap,” tutup Mahyuddin. (rq)












Discussion about this post