MediaNanggroe.com — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) berperan sebagai narasumber pada Pelatihan Prosedur Ekspor Impor bagi Industri Kecil dan Menengah yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UKM dalam memenuhi persyaratan mutu dan regulasi demi meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun global.
Sebanyak 35 peserta dari berbagai sektor usaha mengikuti pelatihan ini. Antusiasme tinggi terlihat dari aktifnya diskusi dan konsultasi terkait registrasi produk, pengembangan usaha, pemenuhan regulasi, hingga peluang ekspor.
Pada sesi pemaparan, Tim Sertifikasi BPOM Aceh, Muhibuddin, menjelaskan pentingnya kesiapan regulasi sebelum produk dipasarkan lebih luas. “Pelaku UMKM perlu memastikan produknya aman, bermutu, dan memenuhi persyaratan Badan POM. Pemenuhan regulasi sejak awal akan mempercepat proses ekspor dan membuka pasar yang lebih besar,” tegasnya.
Narasumber kedua, Liza Tiara, selanjutnya memaparkan alur perizinan, dokumen wajib, serta kendala yang sering dihadapi pelaku usaha. “Banyak hambatan ekspor bukan karena produk tidak layak, melainkan kurangnya pemahaman terhadap prosedur dan kelengkapan dokumen. Semoga setelah pelatihan ini, pelaku UMKM makin siap dan percaya diri untuk menembus pasar global,” jelasnya.
Pihak penyelenggara dari Diskopukmdag Kabupaten Aceh Jaya turut menyampaikan apresiasi atas dukungan BPOM Aceh.“Kolaborasi ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas produk UMKM. Pemahaman mengenai keamanan dan mutu produk yang disampaikan BPOM menjadi bekal langsung bagi pelaku usaha untuk naik kelas menuju pasar ekspor,” ungkap perwakilan dinas.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membuka ruang konsultasi langsung, sehingga solusi yang diberikan dapat segera diterapkan dalam proses produksi dan pemenuhan regulasi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPOM Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menegaskan komitmen bersama untuk mendorong tumbuhnya UMKM yang lebih berdaya saing, inovatif, dan siap merambah pasar internasional.











Discussion about this post