• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 20 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Terapkan Transformasi Digital, Dirti BPJS Kesehatan Apresiasi RSU Cempaka Lima Banda Aceh

redaksi by redaksi
25 November 2024
in Aceh
Terapkan Transformasi Digital, Dirti BPJS Kesehatan Apresiasi RSU Cempaka Lima Banda Aceh

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Untuk memastikan kelancaran pemberian pelayanan kesehatan kepada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Aceh khususnya di Kota Banda Aceh, Direktur Teknologi dan Informasi (Dirti) BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan melakukan visitasi Transformasi Digital dalam pelaksanaan Program JKN di Rumah Sakit Umum (RSU) Cempaka Lima Banda Aceh. Kedatangan Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan ini, disambut oleh Owner dan Direktur RSU Cempaka Lima Banda Aceh beserta jajaran pada Kamis (21/11).

Dalam sambutannya, Edwin mengapresiasi transformasi digital yang diterapkan oleh RSU Cempaka Lima, mulai dalam pemberian pelayanan kepada peserta dengan aktif mengkampanyekan penggunaan fitur antrean online dari Aplikasi Mobile dan penggunaan Aplikasi I-Care JKN oleh dokter yang melayani pasien.

Untuk diketahui, Aplikasi I-Care JKN adalah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan akses informasi riwayat pelayanan Kesehatan peserta JKN. Manfaat dari I-Care JKN antara lain mempermudah dokter dalam merencanakan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi dan riwayat penyakit pasien dan membuat rekam medis pasien menjadi lebih mudah diakses dan dikelola.

“Apresiasi atas komitmen RSU Cempaka Lima yang telah melaksanakan transformasi digital, tadi saya juga melihat langsung bagaimana manajemen rumah sakit memberikan pelayanan kepada pasien dengan berbasis digital melalui antrean online serta pemanfaatan I-Care JKN oleh dokter. Transformasi Digital tidak hanya mengenai Aplikasi Mobile JKN, tapi membuat kebiasaan masyarakat berubah dengan memakai sebuah system untuk lebih efisien dan efektif untuk merasakan kecepatan dan kemudahan yang didapat dalam mengakses pelayanan,” jelas Edwin.

BacaJuga :

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

51 Perusahaan Bersaing di Proyek RS Rujukan Tapaktuan Rp13,8 Miliar, Selisih Penawaran Capai Rp2 Miliar Lebih

19 Juni 2026

Edwin juga mendukung dengan visi dari rumah sakit cempaka lima yang sejalan dengan BPJS Kesehatan yaitu Menjadi Rumah Sakit Umum yang Prima dalam Pelayanan dan inovatif dalam Pengembangan Tahun 2027.
Selain Visi, Misi dari rumah sakit ini kembali disambut baik oleh Edwin karena berbarengan dengan Transformasi Digital yang dicetuskan yaitu Mengembangkan inovasi dan teknologi pelayanan Kesehatan. Sebab menurut Edwin saat ini pada kehidupan kita tidak bisa terlepas dari teknologi dari berbagai sektor termasuk sektor Kesehatan.

“Selain visi dan misi yang sangat baik dari RSU Cempaka Lima, komitmen melayani peserta JKN juga ditunjukkan melalui mottonya yaitu MEUTUAH yang merupakan singkatan dari Mandiri, Empati, Universal, Tranparan, Utama, Akuntabel, Humanis. Jika diuraikan satu-satu dan dihubungkan dengan teknologi, mandiri, empati dan universal kita wujudkan melalui teknologi, misalnya bagaimana kita berempati kepada pasien yang sebelumnya melakukan antrean di poli sampai 8 jam dan saat ini dengan adanya antrean online menjadi rata-rata 2,5 jam. Kemudian Transparan bisa diartikan dalam fitur antrean online dapat mengetahui berapa sisa antrean pelayanan dan Humanis tanpa perlu masyarakat mengantre di fasilitas Kesehatan dari subuh,” ungkap Edwin.

Pada kesempatan tersebut, Edwin memberikan penghargaan kepada RSU Cempaka Lima yaitu Penghargaan Bintang Tiga yang artinya yang telah melakukan integrasi sistem dengan BPJS Kesehatan antara lain integrasi Sistem Eligibilitas berupa bridging Aplikasi Vclaim, Sistem Antrean Online dan Sistem Penerbitan SEP Elektronik melalui Finger Print dan Face Recognition. Kondisi dasar inilah yang harus dipenuhi FKRTL untuk menuju implementasi Smart Klaim. Edwin berharap kerja sama dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Peserta JKN yang kedepannya dapat mengintegrasikan Rekam Medis Elektronik dan Apotek Online. Apotek Online menurut Edwin harus dilakukan karena akan menghemat waktu peserta dalam mendapatkan obat, Tim IT BPJS Kesehatan siap untuk berkolaborasi dengan Tim IT dari RSU Cempaka Lima untuk mewujudkan hal tersebut.

Sementara itu, Direktur RSU Cempaka Lima Banda Aceh, Haslinda yang ditemui terpisah pada Sabtu (23/11) mengungkapkan rasa terima kasih kepada Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan atas penghargaan yang diberikan. Haslinda berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kepuasan pasien meningkat yang bermuara pada meningkatnya kepercayaan Masyarakat.

“Kami juga berterima kasih atas kepercayaan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Cempaka Lima untuk memberikan pelayanan kepada peserta JKN dan kami sangat menghargai setiap kritik dan saran untuk perbaikan pelayan rumah sakit ini kedepannya.

Haslinda mengatakan progress dengan menerapkan Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan, membuat pelayanan di rumah sakit tersebut menjadi efisien. Sebagai contoh kata Haslinda pada pendaftaran rawat jalan sebelum adanya Aplikasi Mobile JKN, Peserta harus mengantre lama sedangkan setelah adanya Mobile JKN peserta tidak perlu menunggu lama di loket pendaftaran. Kemudian waktu pendaftaran menjadi lebih ringkas dengan menggunakan Finger Print yaitu hanya memerlukan waktu sekitar 15 sampai 30 detik ketika pendaftaran dan penggunaan Face Recognition hanya memerlukan waktu sekitar 2 sampai 5 detik Ketika pendaftaran.

Previous Post

Jaksa Masuk Sekolah, Membagun Kesadaran Hukum Sejak Dini

Next Post

Dirti BPJS Kesehatan Pastikan Transformasi Digital di Ujung Barat Indonesia

Berita Lainnya

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026

BANDA ACEH — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh mengungkap adanya kelemahan serius dalam tata kelola dan pelaporan keuangan...

Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

51 Perusahaan Bersaing di Proyek RS Rujukan Tapaktuan Rp13,8 Miliar, Selisih Penawaran Capai Rp2 Miliar Lebih

19 Juni 2026

TAPAKTUAN — Persaingan ketat terjadi dalam tender proyek lanjutan pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan tahun anggaran...

Skandal Beasiswa BPSDM Aceh Dibongkar, Tagihan Fiktif dan Aliran Dana Gelap Rugikan Negara Rp14 Miliar

Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

19 Juni 2026

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh mengingatkan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA)...

Load More
Next Post
Dirti BPJS Kesehatan Pastikan Transformasi Digital di Ujung Barat Indonesia

Dirti BPJS Kesehatan Pastikan Transformasi Digital di Ujung Barat Indonesia

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

BPK Temukan Baitul Mal Kota Banda Aceh Belum Tertib Laporan ZIS Rp12,6 Miliar

19 Juni 2026
Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Plt Disdik Aceh Besar: Sekolah Rakyat Kunci Putus Rantai Kemiskinan

19 Juni 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

51 Perusahaan Bersaing di Proyek RS Rujukan Tapaktuan Rp13,8 Miliar, Selisih Penawaran Capai Rp2 Miliar Lebih

19 Juni 2026
Skandal Beasiswa BPSDM Aceh Dibongkar, Tagihan Fiktif dan Aliran Dana Gelap Rugikan Negara Rp14 Miliar

Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

19 Juni 2026
Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

Sampah Jadi Berkah, BSI Perkuat Green Zakat Nasional

19 Juni 2026
  • Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In