MediaNanggroe.com – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto, melakukan kunjungan silaturahmi ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy pada Selasa (03/03/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara dua lembaga yang bertetangga sekaligus memiliki komitmen bersama dalam menjaga kualitas air bagi masyarakat Aceh.
Sebagai institusi yang berlokasi berdekatan di Kota Banda Aceh, BBPOM Aceh dan PDAM Tirta Daroy tidak hanya memiliki kedekatan secara geografis, tetapi juga kesamaan visi dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Dalam suasana hangat yang sarat nuansa Ramadan, kedua pihak mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi strategis yang berdampak langsung pada kepentingan publik.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana PDAM Tirta Daroy untuk membangun pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Menanggapi rencana tersebut, BBPOM Aceh menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan secara komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga proses pembangunan, guna memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mutu pangan.
“Kami siap memberikan pendampingan sejak tahap awal agar produk AMDK yang dihasilkan nantinya memenuhi standar keamanan, mutu, dan memiliki daya saing yang baik di masyarakat,” ujar Riyanto.
Selain itu, pertemuan juga membahas sejumlah tantangan teknis yang dihadapi PDAM dalam proses produksi air bersih, termasuk aspek pengujian kualitas air. PDAM Tirta Daroy yang telah memiliki laboratorium pengujian sendiri diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dengan BBPOM Aceh, khususnya melalui program peningkatan kapasitas laboratorium yang akan difasilitasi oleh BBPOM.
Kunjungan silaturahmi di bulan Ramadan ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat kerja sama kelembagaan. “Melalui kolaborasi yang baik antara BBPOM Aceh dan PDAM Tirta Daroy, kami berharap kualitas dan keamanan air minum bagi masyarakat Aceh dapat terus terjaga dan meningkat,” tambah Riyanto.











Discussion about this post