• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 24 April 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Ketua Dekranasda Aceh Buka Pergelaran Busana Muslim Karya Desainer Muda Aceh

lasdianto by lasdianto
15 Desember 2021
in Aceh
Ketua Dekranasda Aceh Buka Pergelaran Busana Muslim Karya Desainer Muda Aceh

Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, memberikan sambutan dan arahan saat membuka Muslim Fashion Show di Hotel Amel Convention Banda Aceh, Selasa (14/12/2021) malam.

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati membuka pergelaran Fashion Busana Muslim Karya Desainer Muda Aceh, yang berlangsung di Ballroom Amel Convention Hall Punge, Selasa malam (14/12/2021).

Acara yang prakarsai oleh Dinas Koperasi dan UKM Aceh dimeriahkan dengan penampilan tarian penyambutan dari dataran tinggi Gayo, dan tarian kreasi tradisional dari sanggar anak muda Aceh. Kemudian acara dilanjutkan dengan fashion talk bersama pelaku sekaligus desainer busana asal Aceh Khairul Fajri Yahya (Ija Krong), Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Helvizar Ibrahim, dan Akademis sekaligus pemerhati ekonomi fesyen, Nasir.

Dalam sambutannya, Dyah mengatakan seiring merebaknya trend halal lifestyle secara global, sudah seharusnya Aceh sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat Islam tampil dan mengambil peluang itu untuk menjadi kiblat fashion muslim di Indonesia. “Beberapa tahun terakhir, tren busana muslim Indonesia terus meningkat, dan berdasarkan data, Indonesia sendiri menjadi konsumen busana muslim terbesar ketiga di dunia,” kata Dyah.

Melihat besarnya animo masyarakat Indonesia terhadap fesyen muslim, menjadikan hal itu sebagai peluang besar untuk pasar busana muslim di negara dengan populasi muslim tertinggi di dunia itu cukup potensial untuk terus dikembangkan.

BacaJuga :

Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

23 April 2026
Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

23 April 2026

Bahkan kata Dyah, bukan hanya menjadi tujuan pasar, namun Indonesia juga diakui sebagai negara pengembang busana muslim terbaik ketiga dunia, setelah Uni Emirat Arab dan Turki, berdasarkan laporan dari State of the Global Islamic Economy, di tahun 2019-2020. “Jadi semua harus diimbangi dengan kemunculan produk-produk lokal. Artinya produk-produk busana muslim karya para desainer lokal harus berani unjuk gigi dan bersaing dengan produk-produk luar,” kata Dyah.

Karena itu, kata Dyah, keberanian itulah yang terus digugah oleh Dekranasda Aceh agar para desainer muda terus berkarya dalam balutan syariat Islam. Tentunya, dengan memunculkan keunikan dari kearifan lokal di Aceh ke dalam produk-produk busana muslim kreasi desainer lokal itu. “Aceh memiliki peluang besar untuk turun dalam adu saing produk busana muslim. Oleh karena itu, para desainer Aceh mulai sekarang harus terbiasa berpikir out of the box, agar semakin banyak ide dan kreativitas yang muncul,” pungkas Dyah.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengajak masyarakat Aceh, untuk lebih mencintai produk lokal dengan ikut menggalakkan budaya membela dan membeli produk UMKM Aceh.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Helvizar Ibrahim, menuturkan pendemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat pertumbuhan ekonomi terhambat. Akibatnya, banyak berimbas pada perekonomian masyarakat terutama UMKM.

Ia mengatakan, industri fashion muslim saat ini, sedang banyak digandrungi di dunia, seiring tren halal lifestyle semakin diminati. Terlebih Aceh sebagai daerah syariah yang tentunya mempunyai pengaruh besar pada segmentasi pasar muslim.

Melihat potensi usaha yang cukup menjanjikan, maka, pemulihan ekonomi pasca Covid-19 akan dimulai dari pengembangan dunia busana muslim. Sehingga diharapkan dapat menjadi lokomotif ekonomi baru bagi para pelaku UMKM khususnya pada fesyen di Aceh.(nsa)

Previous Post

Mendagri Minta Kepala Daerah di Aceh Tangkal Hoaks Soal Vaksin

Next Post

Warga Temukan Mayat Wanita Terikat Tanpa Busana di Hutan Aceh Besar

Berita Lainnya

Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

23 April 2026

MediaNanggroe.com -  Bea Cukai Banda Aceh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh melaksanakan kegiatan penindakan terhadap peredaran barang...

Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

23 April 2026

Mediananggroe.com  – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro,...

Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

23 April 2026

MediaNanggroe.com - Belanja sewa kendaraan dinas di lingkungan pemerintah kota Banda Aceh  tercatat mencapai angka miliaran rupiah berdasarkan data Rencana...

Load More
Next Post
Warga Temukan Mayat Wanita Terikat Tanpa Busana di Hutan Aceh Besar

Warga Temukan Mayat Wanita Terikat Tanpa Busana di Hutan Aceh Besar

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

23 April 2026
Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

Pendampingan Intensif, BBPOM Aceh Kawal Transformasi UMKM

23 April 2026
Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

Fantastis! Rp5,3 Miliar Sewa Kendaraan Dinas, Tersebar di Puluhan OPD

23 April 2026
43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

Rp1,09 Miliar Anggaran Sewa Mobil Pejabat di Bagian Umum Setda Banda Aceh Tahun 2026

23 April 2026
Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

23 April 2026
  • Bea Cukai Bersama  Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

    Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Fantastis Dinas Kominfotik Banda Aceh: Rp8,99 Miliar untuk Publikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Aceh Selatan Anggarkan Miliaran Rupiah untuk Program Bajak Sawah Gratis 2026, Baru Tiga Kecamatan Masuk RUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In