MediaNanggroe.com– Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) menerima Kunjungan Edukatif dari Pondok Pesantren Modern Imam An-Nawawi Unit MTsK, Selasa (15/09/2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung sekaligus mengenal lebih dekat peran BPOM dalam mengawasi keamanan obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Sebanyak 32 siswa kelas VIII didampingi empat guru mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan BBPOM Aceh. Kunjungan edukatif tersebut bertujuan memberikan wawasan mengenai tugas dan fungsi BPOM, keamanan pangan, obat-obatan, kosmetik, serta pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dan peduli terhadap keamanan produk.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPOM Aceh yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM Aceh, Marina Kaptriyani. Dalam sambutannya, Marina menyampaikan apresiasi atas kunjungan para siswa dan menilai kegiatan edukatif seperti ini penting untuk membangun kesadaran keamanan obat dan makanan sejak usia sekolah.
“Kami menyambut baik kunjungan edukatif dari Pondok Pesantren Modern Imam An-Nawawi. Anak-anak merupakan konsumen masa depan yang perlu dibekali pengetahuan untuk dapat memilih dan menggunakan produk obat dan makanan secara aman. Semoga melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Marina.
Menurut Marina, edukasi kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang semakin sadar terhadap keamanan produk. Pengetahuan sederhana seperti mengenali informasi pada label, memperhatikan izin edar, serta memilih produk yang aman dapat menjadi langkah awal untuk melindungi diri dan keluarga.
Sementara itu, Wali Kelas, Hilal, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan BBPOM Aceh kepada para siswa untuk belajar secara langsung. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pengalaman berbeda karena siswa dapat memperoleh pengetahuan dari sumber yang berkompeten.
“Kami sangat berterima kasih kepada BBPOM Aceh yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa dapat memahami bagaimana obat dan makanan diawasi serta bagaimana menjadi konsumen yang lebih cerdas dalam memilih produk,” ungkap Hilal.
Dalam sesi edukasi, Ketua Tim Publikasi dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BBPOM Aceh, Suryani Fauzi, menyampaikan materi mengenai tugas pokok, fungsi, dan wewenang Badan POM. Para siswa diajak mengenal lebih dekat peran BPOM dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan, sekaligus memahami pentingnya menjadi konsumen yang cerdas.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin mengenalkan kepada para siswa bahwa Badan POM memiliki peran penting dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan. Menjadi konsumen cerdas dimulai dari mengenal produk yang kita gunakan. Kami berharap para siswa dapat memiliki kepedulian untuk selalu memilih obat dan makanan yang aman,” ujar Suryani.
Edukasi kemudian dilanjutkan oleh Yanti, Tim Program Prioritas Nasional yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, dengan materi 5 Kunci Keamanan Memilih Pangan. Materi tersebut mengajak para siswa untuk lebih teliti dalam memilih pangan dan memahami bahwa keamanan makanan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan.
“Keamanan pangan dimulai dari keputusan kita saat memilih makanan. Melalui 5 Kunci Keamanan Memilih Pangan, kami mengajak para siswa untuk lebih peduli dan teliti sebelum membeli maupun mengonsumsi pangan. Kebiasaan sederhana dalam memilih pangan yang aman perlu dibangun sejak dini agar menjadi bagian dari pola hidup sehat,” jelas Yanti.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme para siswa dalam mengikuti setiap materi dan berdiskusi bersama narasumber. Pengalaman belajar secara langsung tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa bahwa keamanan obat dan makanan merupakan bagian penting dari pola hidup sehat.
Melalui kunjungan edukatif ini, BBPOM Aceh berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk dirinya sendiri maupun dengan turut mengedukasi keluarga dan lingkungan pertemanan.
Dari ruang belajar ke pengalaman nyata, BBPOM Aceh terus menanamkan kesadaran sejak dini agar generasi muda semakin cerdas memilih, bijak menggunakan, dan peduli terhadap keamanan obat dan makanan.










Discussion about this post