MediaNanggroe.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) menerima kunjungan class visit dari SMPS Sukma Bangsa Lhokseumawe pada Jumat (14/11/2025). Sebanyak 91 siswa kelas VIII bersama 6 guru pendamping mengikuti kegiatan ini di Aula BPOM Aceh dengan penuh antusias. Kunjungan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung terkait materi Zat Aditif dan Zat Adiktif dalam Makanan serta Sistem Pencernaan Manusia pada mata pelajaran IPA, serta Teks Laporan pada pelajaran Bahasa Indonesia.
Selama kegiatan, para siswa disambut untuk mengenal lebih dekat peran BPOM dalam memastikan keamanan obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Dalam sesi materi, para siswa mendapatkan paparan menarik dari Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Aceh, Endang Yuliawati, mengenai Zat Aditif dan Zat Adiktif dalam Makanan, Bahan Tambahan Pangan, serta Parameter Keamanan dan Mutu Pangan. Penyampaian yang interaktif membuat suasana belajar menjadi hidup, ditambah dengan berbagai contoh pangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
“Mengenalkan konsep keamanan pangan sejak usia remaja merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan kritis dalam memilih makanan,” ujar Endang Yuliawati. “Kami berharap para siswa dapat menerapkan ilmu ini di sekolah maupun di rumah, serta menjadi generasi yang lebih peduli terhadap pangan aman,” tambahnya.
Semangat dan rasa ingin tahu para siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya mengenai kandungan bahan tambahan pada makanan yang sering mereka konsumsi, hingga bagaimana BPOM melakukan proses pengawasan sebelum produk beredar.
Kegiatan edukatif ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan BPOM Aceh. Selain menambah wawasan siswa, program ini juga menjadi bekal dalam membangun generasi yang sehat, sadar gizi, serta lebih bijak dalam memilih pangan yang aman. BPOM Aceh berharap kunjungan seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong literasi keamanan pangan sejak dini.











Discussion about this post