MediaNanggroe.com – Di tengah kepungan banjir dan kebutuhan logistik yang mendesak, kedatangan Kapal Patroli BC 30001 di Pelabuhan Langsa menjadi harapan baru bagi ribuan warga yang terdampak. Bantuan pangan yang dibawa kapal ini tidak sekadar logistik, tetapi simbol kepedulian dan kehadiran negara pada saat masyarakat berada dalam masa paling sulit.
Kapal Patroli BC 30001 yang sejak pagi melakukan operasi Ship-to-Ship (STS) dengan KRI Sutedi Senoputro 378 akhirnya resmi sandar di Pelabuhan Langsa pada pukul 10.30 WIB. Kapal tersebut tiba membawa bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dan sejumlah wilayah sekitarnya.
Bantuan yang diterima melalui mekanisme STS tersebut terdiri dari 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam. Proses penerimaan bantuan dikordinir langsung oleh Wali Kota Langsa bersama jajaran Pemerintah Kota. Setelah dipindahkan ke darat, seluruh bantuan akan segera disalurkan oleh Pemko Langsa kepada para korban untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menegaskan bahwa Bea Cukai memastikan seluruh proses pemindahan bantuan berjalan aman dan lancar. “Kami memastikan bantuan ini segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Bea Cukai bersama berbagai pihak terus bekerja keras mempercepat pemulihan di Langsa dan sekitarnya,” ujarnya.
Kehadiran BC 30001 di Pelabuhan Langsa menambah kekuatan logistik yang mulai masuk dari berbagai jalur. Diharapkan distribusi bantuan ini mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga di titik-titik terdampak serta memperkuat upaya pemulihan pascabencana di wilayah Langsa dan sekitarnya.












Discussion about this post