MediaNanggroe.com – Bantuan logistik dari Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk korban banjir di Aceh Utara tiba hari ini melalui pesawat Hercules di Bandara Malikussaleh. Total bantuan mencapai 13,6 ton, berisi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) turun langsung ke bandara untuk mengawasi penerimaan sekaligus memastikan proses distribusi ke wilayah banjir berjalan cepat dan tepat sasaran. Setelah pengecekan logistik, Mualem memantau pengiriman bantuan ke sejumlah titik prioritas.
Area Manager BSI Lhokseumawe, Totok Sudiarto, mengatakan bantuan tersebut difokuskan untuk mencukupi kebutuhan mendesak para penyintas banjir.
“Bantuan berupa perlengkapan bayi, bahan makanan, susu formula, dan lainnya, totalnya 13,6 ton. Alhamdulillah langsung diterima oleh Bapak Gubernur dan akan dibagikan segera,” ujarnya.
Selain bantuan dari BSI, terlihat pula dukungan logistik dari anggota DPR RI T.A. Khalid yang tiba bersamaan melalui Hercules.
Meski logistik sudah tersedia, distribusi ke wilayah terdampak terkendala akses darat yang terputus akibat banjir. Mualem menegaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah helikopter untuk menyalurkan bantuan ke daerah terpencil.
“Akan disalurkan segera ke masyarakat yang butuh. Yang jelas kita sangat butuh helikopter. Kalau tidak, bagaimana kita menyalurkan ke pelosok yang paling parah terdampak banjir,” kata Mualem.
Menurutnya, sejumlah desa terutama wilayah perbukitan belum tersentuh bantuan karena terisolasi.
“Barangnya sudah ada. Kendalanya, tidak dapat kita salurkan ke pelosok-pelosok karena transportasi tidak ada. Kalau ada helikopter, mungkin secepat mungkin kita bagi-bagikan, terutama untuk warga yang tinggal di kawasan pegunungan,” tegasnya.
Pemerintah Aceh disebut terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan bencana, termasuk pembukaan akses darat, peningkatan evakuasi warga, dan penguatan armada distribusi udara.












Discussion about this post