• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 18 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Rektor USK: Inovasi Kunci Indonesia Maju

lasdianto by lasdianto
19 Agustus 2021
in Aceh
Rektor USK: Inovasi Kunci Indonesia Maju

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Foto Istimewa

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, IPU mengatakan, inovasi adalah kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara maju.

Hal ini disampaikan saat menjadi salah satu narasumber pada talkshow 17 Agustus via Zoom, Selasa (17/8/2021).

Kegiatan ini mengangkat teman “Gotong Royong untuk Inovasi Indonesia”. Universitas Balikpapan bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor USK menyampaikan, agar Indonesia menjadi negara yang inovatif hal utama yang musti dilakukan adalah peningkatan alokasi dana riset.

BacaJuga :

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

18 Juni 2026
Marwah UUPA Terancam, SAPA Minta Pemerintah Aceh dan DPRA Bersikap Tegas

SAPA Desak Kejati Aceh Usut Dugaan Setoran Revitalisasi Sekolah di Bireuen

18 Juni 2026

“Setidaknya, dua persen dari dari GDP (Gross Domestic Products). Meskipun tidak mudah, tapi kita percaya pelan-pelan pasti bisa,” ucap Prof Samsul Rizal.

Selain itu, ia menilai, pentingnya memperkuat kolaborasi riset dengan negara-negara inovatif, tumbuhkan pusat-pusat studi riset, hingga pengembangan kurikulum berbasis riset di tingkat SMAA dan PT.

“Idealnya, setiap universitas punya keleluasaan untuk mengembangkan kurikulum sendiri, yang dianggap penting. Tanpa harus semuanya terpaku pada satu acuan,” kata Rektor.

Dengan begitu, Prof Samsul Rizal percaya, Indonesia bisa lebih cepat menjadi negara maju dan sejahtera. Inovasi tidak akan tumbuh, bila tanpa dukungan, terutama di sektor penelitian.

Dicontohkan, dulu ia pernah bekerja di salah satu perusahaan di Jepang dan mendapatkan sesuatu hal yang luar biasa.

“Saya menemukan sesuatu hal yang luar biasa. Perusahaan Jepang, per minggunya, mereka selalu saja ada inovasi baru,” jelasnya.

Tak lupa, Rektor USK turut berefleksi terhadap kenyataan bahwa sejak 2013, ranking Indonesia di Global Innovation Index (GII) tidak banyak beranjak di sekitar ranking 80-an sampai 90-an. Tahun 2021 masih di peringkat 85.

“Negara-negara tetangga (ASEAN) yang awalnya rangkingnya tak beda jauh dengan Indonesia, saat ini jauh melesat, Vietnam peringkat 42, Filipina 50. Indonesia di ASEAN, hanya lebih baik dari Kambodia dan Myanmar di barisan paling bawah,” ungkap Rektor USK.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk lebih memberikan perhatian kongkrit terhadap dunia penelitian. Terutama soal prioritas pendanaan. Prof Samsul Rizal berpandangan, penelitian yang tayang di jurnal saja tidak cukup, tanpa adanya inovasi.

“Hari-hari terakhir jurnal kita memang lebih banyak dari Malaysia dan Singapura, tapi inovasi kita masih kalah,” jelang Prof Samsul Rizal.

Salah satu hal yang paling krusial saat ini, disampaikannya adalah, adanya jarak antara universitas dengan swasta. Belum terkoneksi dengan baik kedua elemen tersebut, merupakan PR sekaligus tantangan bersama, yang musti segera direkatkan.

Terakhir, Prof Samsul Rizal mengingatkan, tanpa inovasi, Indonesia akan sulit memanen ataupun memanfaatkan momentum bonus demografi yang sudah di depan mata.

“Kalau sampai tahun 2035 kita gak bisa memanfaatkan bonus demografi, maka kita tidak akan pernah masuk ke negara maju,” tuturnya.(mcb/toe)

Previous Post

Meriahkan HUT RI Ke-76, Aceh Besar Juga Gelar Donor Darah

Next Post

Pemerintah Terus Fokus Capai Target Herd Immunity

Berita Lainnya

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

18 Juni 2026

SABANG – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menggelar misi strategis menjaga kedaulatan ekonomi...

Marwah UUPA Terancam, SAPA Minta Pemerintah Aceh dan DPRA Bersikap Tegas

SAPA Desak Kejati Aceh Usut Dugaan Setoran Revitalisasi Sekolah di Bireuen

18 Juni 2026

BANDA ACEH – Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengusut tuntas dugaan setoran...

SAKA POM Aceh Perkuat Kader Muda Awasi Obat dan Pangan

SAKA POM Aceh Perkuat Kader Muda Awasi Obat dan Pangan

18 Juni 2026

BANDA ACEH – Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Aceh terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pengawasan...

Load More
Next Post
Pemerintah Terus Fokus Capai Target Herd Immunity

Pemerintah Terus Fokus Capai Target Herd Immunity

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, BI dan TNI AL Kirim Misi Khusus ke Kepulauan Aceh

18 Juni 2026
Marwah UUPA Terancam, SAPA Minta Pemerintah Aceh dan DPRA Bersikap Tegas

SAPA Desak Kejati Aceh Usut Dugaan Setoran Revitalisasi Sekolah di Bireuen

18 Juni 2026
SAKA POM Aceh Perkuat Kader Muda Awasi Obat dan Pangan

SAKA POM Aceh Perkuat Kader Muda Awasi Obat dan Pangan

18 Juni 2026
BPK Bongkar Dugaan Manipulasi Perjalanan Dinas di Aceh Besar, Kerugian dan Kelebihan Bayar Capai Rp669 Juta

BPK Bongkar Dugaan Manipulasi Perjalanan Dinas di Aceh Besar, Kerugian dan Kelebihan Bayar Capai Rp669 Juta

18 Juni 2026
43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

BPK Sorot APBK Banda Aceh Tak Realistis, Utang Belanja Tembus Rp100 Miliar dan Belanja Pegawai Jebol Anggaran

18 Juni 2026
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lanjutan RS Regional dr Yuliddin Away Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp820 Juta di Aceh Besar, Gaji ASN hingga Perjalanan Dinas Bermasalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In