• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 30 April 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Dyah : Sudah Saatnya Aceh Mengembangkan Industri fesyen Muslim

lasdianto by lasdianto
7 Juni 2021
in Aceh
Dyah : Sudah Saatnya Aceh Mengembangkan Industri fesyen Muslim

MediaNanhgroe.com, Banda Aceh – Ketua Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati, mengatakan, pengembangan fesyen muslim khususnya yang berbasis wastra terus menjadi perhatian Pemerintah Aceh bersama Dekranasda. Selain untuk menambah nilai keunikan dalam persaingan pasar fesyen Aceh secara global, tapi juga mampu memperkenalkan kekayaan ragam hias wastra Aceh.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Kick Off Moslem Fashion Collaboration di Hotel Hermes Palace, Senin (7/6/2021). Kegiatan itu di prakarsai oleh Bank Indonesia berkerja sama dengan Dekranasda Aceh dan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Banda Aceh.

“Jika kita ingin menang maka harus menggunakan kekuatan yang tidak dimiliki daerah maupun negara lain, yakni kekayaan ragam hias wastra Aceh pada setiap produk unggulan kita, dalam hal ini produk fesyen dan kerajinan,” kata Dyah.

Dyah mengatakan, sudah saatnya Aceh mulai mengembangkan industri fesyen muslim dan menjadi kiblat model pakaian muslim nasional. Karena menjadi hal wajar masyarakat Aceh yang notabene beragama Islam sudah memakai busana-busana muslim dalam kesehariannya, dan Aceh satu-satunya provinsi mendeklarasikan penerapan Syariat Islam.

BacaJuga :

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

30 April 2026
SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 April 2026

“Kita berkomitmen penuh mendukung pengembangan industri fesyen, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Aceh. Jangan hanya kampanye saja, tapi beli dan pakai. Cintai produk lokal, agar produk lokal bisa mendunia,” ujarnya.

Karena itu, Dyah mengapresiasi langkah Bank Indonesia perwakilan Provinsi Aceh, dengan memfasilitasi kegiatan Program ‘Kick Off Muslim Fashion Collaboration’ tersebut. Kegiatan itu merupakan lanjutan dari program industri fesyen muslim di Aceh di tahun 2021. Dengan harapan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada perajin, penjahit, dan desainer guna mendukung pengembangan fesyen di Aceh.

“Program ini menjadi salah satu komitmen Bank Indonesia dan Dekranasda Aceh untuk mengembangkan UMKM di Aceh, khususnya untuk meningkatkan dan mengembangkan industri fesyen di bumi Serambi Mekkah, hingga mampu bersaing di tingkat nasional dan global,” kata Dyah.

Dukungan, Dekranasda dalam pengembangan modest fashion dan UMKM di Aceh juga telah dilakukan seperti, pergelaran fashion show IFC Aceh “Afternoon Tea Fashion” pada tahun 2018, pengembangkan UMKM kriya dan kuliner sesuai potensi dan keunikan masing-masing daerah di Aceh yang diperlombakan setiap tahun.

Kemudian di tahun 2019 lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bekerjasama dengan Dekranasda Aceh menyelenggarakan Aceh Islamic Fashion Festival (AIFF) yang bertujuan memperkenalkan desainer Aceh serta memperluas jaringan pasar para desainer dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani, mengatakan, kegiatan tersebut adalah langkah awal untuk mewujudkan cita-cita Aceh untuk menjadi salah satu kiblat fesyen muslim di Indonesia.

Pengembangan industri fesyen muslim di Indonesia khususnya Aceh memiliki potensi yang sangat besar dengan keanekaragaman budayanya. “Seseorang akan menggunakan fesyen modis bisa dengan alasan budaya atau keagamaan. Seperti fesyen muslim, secara potensi moslem fesyen menjadi kekuatan indonesia dan Aceh jika dikembangkan bersama wastranya,” kata Achris.

Melalui, keberagaman wastra yang dimiliki Aceh pengembangan bisnis fesyen tersebut akan semakin menyemarakkan ide dan branding industri fesyen muslim di Indonesia.

Oleh karena itu, ia mengharapkan dunia fesyen Aceh bisa menjadi industri yang menjanjikan, tentunya dengan kualitas dan harga yang mampu bersaing di pasar global, dengan menciptakan produk berkualitas, yang mampu menyaingi brand luar negeri dengan melahirkan brand lokal yang berkualitas premium.

“Karena anggapan branded itu selalu produk luar, padahal produk lokal juga tak kalah bagusnya. Walaupun kita memiliki PR besar namun dengan bersama Insya Allah kita bisa wujudkan cita-cita kita Aceh sebagai pusat industri fesyen muslim di Indonesia,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Dekranasda Aceh Besar, Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, perwalikan Dinas Perdagangan Aceh, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh, serta seluruh peserta yang terdiri dari produsen fesyen, pengrajin tenun, desainer fesyen, dan fesyen model.

Kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan ketat, yaitu para peserta telah diswab antigen terlebih dahulu, memakai masker dan menjaga jarak.[]

Previous Post

ASN dan Non ASN di Kabupten Bener Meriah Divaksin Covod 19.

Next Post

Dua Bandar Narkoba Diringkus Polres Lhoksemawe

Berita Lainnya

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

30 April 2026

MediaNanggroe.com — Kejaksaan Negeri Banda Aceh resmi menggelar sidang perdana perkara tindak pidana ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Banda Aceh,...

SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 April 2026

MediaNanggroe.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) bersama Saka POM menghadirkan inovasi edukasi publik...

Geger! Janin 6 Bulan Dibuang di Bantaran Krueng Doy, Polisi Buru Pelaku

Geger! Janin 6 Bulan Dibuang di Bantaran Krueng Doy, Polisi Buru Pelaku

30 April 2026

MediaNanggroe.com - Warga gampong Punge Jurong Kecamatan Meuraxa Banda Aceh digegerkan dengan adanya temuan bungkusan yang terbalut kain berwarna putih...

Load More
Next Post
Dua Bandar Narkoba Diringkus Polres Lhoksemawe

Dua Bandar Narkoba Diringkus Polres Lhoksemawe

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Digelar, Terdakwa Ajukan Pengakuan Bersalah

30 April 2026
SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

SANGER Ureung Aceh: Edukasi Santai di Warung Kopi, Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 April 2026
Geger! Janin 6 Bulan Dibuang di Bantaran Krueng Doy, Polisi Buru Pelaku

Geger! Janin 6 Bulan Dibuang di Bantaran Krueng Doy, Polisi Buru Pelaku

30 April 2026
Menuju Praktik Kefarmasian Berkualitas, BBPOM Aceh Turut Berikan Pembekalan Teknis Perizinan dan Pengelolaan Obat serta AMR

Menuju Praktik Kefarmasian Berkualitas, BBPOM Aceh Turut Berikan Pembekalan Teknis Perizinan dan Pengelolaan Obat serta AMR

29 April 2026
Satpol PP Aceh Besar Ciduk Sapi Liar di Jalan Nasional

Satpol PP Aceh Besar Ciduk Sapi Liar di Jalan Nasional

29 April 2026
  • Edy Akmal Pelaksana Lapangan Pengadaan Kambing di Dinas Pertanian Aceh Selatan Divonis 1 Tahun 2 Bulan

    Edy Akmal Pelaksana Lapangan Pengadaan Kambing di Dinas Pertanian Aceh Selatan Divonis 1 Tahun 2 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Divonis Bebas, Hasdiman Lolos dari Tuntutan 5 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Kambing Dinas Pertanian Aceh Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bea Cukai Bersama Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat ASN Terjaring Razia Satpol PP dan WH Aceh Saat Nongkrong di Warkop di Jam Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In