• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 1 September 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Temuan Pangan Berbahaya Picu BBPOM dan Pemko Banda Aceh Perkuat Pengawasan

lasdianto by lasdianto
14 Juli 2026
in Aceh
Temuan Pangan Berbahaya Picu BBPOM dan Pemko Banda Aceh Perkuat Pengawasan

BANDA ACEH – Temuan pangan yang mengandung bahan berbahaya menjadi perhatian serius Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh bersama Pemerintah Kota Banda Aceh. Menyikapi hal tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat pembinaan dan pengawasan obat serta makanan guna melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi ketentuan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan advokasi dan koordinasi yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (13/7/2026). Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, beserta jajaran diterima langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH).

Dalam pertemuan tersebut, Riyanto memaparkan sejumlah program strategis dan capaian BBPOM Aceh yang telah dijalankan bersama Pemerintah Kota Banda Aceh. Program tersebut meliputi partisipasi dalam penanganan bencana banjir di Aceh, penguatan pelayanan publik melalui gerai BBPOM Aceh di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banda Aceh, pendampingan pelaku UMKM parfum dalam pengembangan Kota Parfum, penguatan keamanan pangan di kawasan wisata kuliner, hingga dukungan terhadap percepatan penurunan stunting melalui pengawasan pangan yang aman dan bermutu.

Selain itu, BBPOM Aceh juga membahas sejumlah agenda strategis nasional yang memerlukan dukungan lintas sektor, di antaranya pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR), pengawasan keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta percepatan pengisian Tools Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) sebagai indikator penguatan sistem pengawasan obat dan makanan di daerah.

BacaJuga :

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

1 September 2026
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

Mutasi Mabes Polri, Sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh dan Kapolres Jajaran Dapat Jabatan Baru

31 Agustus 2026

Salah satu isu yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah temuan produksi kerupuk tempe yang mengandung bahan berbahaya. BBPOM Aceh menilai temuan tersebut harus segera ditangani melalui koordinasi lintas sektor agar produk yang berpotensi membahayakan kesehatan tidak lagi beredar di tengah masyarakat.

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menegaskan bahwa perlindungan masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pengawasan obat dan makanan tidak dapat dilakukan oleh BPOM sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah agar setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan tepat. Melalui koordinasi ini, kami berharap seluruh program pengawasan dapat berjalan lebih efektif sehingga masyarakat memperoleh jaminan terhadap obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat,” ujar Riyanto.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan BBPOM Aceh serta komitmen dalam menjaga keamanan obat dan makanan di Kota Banda Aceh. Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti temuan produksi kerupuk tempe yang mengandung bahan berbahaya agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen mendukung penuh upaya BBPOM Aceh dalam melindungi masyarakat dari peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. Temuan kerupuk tempe yang mengandung bahan berbahaya ini harus segera ditindaklanjuti melalui langkah pembinaan dan pengawasan bersama. Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar masyarakat memperoleh jaminan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” ujar Illiza Sa’aduddin Djamal.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat implementasi Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) Kota Banda Aceh sebagai wadah sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan pembinaan, pengawasan, serta penanganan berbagai persoalan obat dan makanan di daerah.

Melalui koordinasi yang semakin erat antara BBPOM Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh, diharapkan pengawasan terhadap obat dan makanan dapat berjalan lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari peredaran pangan maupun obat yang mengandung bahan berbahaya, serta mendukung terwujudnya Kota Banda Aceh yang sehat, aman, dan berkualitas.

Tag SEO: BBPOM Aceh, Pemko Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, Riyanto BBPOM, pengawasan pangan, kerupuk tempe berbahaya, pangan berbahaya, keamanan pangan, obat dan makanan, TKPPOM, Kota Banda Aceh, BBPOM Banda Aceh, Makan Bergizi Gratis, AMR, KKPA.

Previous Post

Blok Andaman Jadi Magnet Investor, KEK Arun Dibidik Korporasi Raksasa untuk Hilirisasi Migas

Next Post

Cetak Produk Pangan Berkualitas, BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Pelaku IRTP

Berita Lainnya

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

1 September 2026

LHOKSEUMAWE– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe resmi menempuh jalur hukum terkait dugaan pemukulan dan penganiayaan terhadap wartawan, Haiqal Alfikri,...

Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

Mutasi Mabes Polri, Sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh dan Kapolres Jajaran Dapat Jabatan Baru

31 Agustus 2026

Banda Aceh — Sejumlah pejabat utama Polda Aceh dan Kapolres jajaran mengalami rotasi dan mutasi jabatan. Hal tersebut tertuang dalam...

Jaga Gerbang Masuk, Lindungi Masyarakat: BBPOM Aceh dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Jaga Gerbang Masuk, Lindungi Masyarakat: BBPOM Aceh dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

31 Agustus 2026

Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) kembali menggelar Podcast Berbincang Asik (Berbisik)...

Load More
Next Post
Cetak Produk Pangan Berkualitas, BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Pelaku IRTP

Cetak Produk Pangan Berkualitas, BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Pelaku IRTP

Discussion about this post

BERITA TERKINI

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

PWI Lhokseumawe Resmi Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan oleh Anggota TNI ke Denpom

1 September 2026
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

Mutasi Mabes Polri, Sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh dan Kapolres Jajaran Dapat Jabatan Baru

31 Agustus 2026
Jaga Gerbang Masuk, Lindungi Masyarakat: BBPOM Aceh dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Jaga Gerbang Masuk, Lindungi Masyarakat: BBPOM Aceh dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

31 Agustus 2026
BSI Aceh Raih Serambi Awards 2026, Bank Penggerak Tabungan Emas Menuju Baitullah

BSI Aceh Raih Serambi Awards 2026, Bank Penggerak Tabungan Emas Menuju Baitullah

30 Agustus 2026
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

29 Agustus 2026
  • Pantai Pasir Putih Lamreh Masih Memukau, Namun Pengunjung Mulai Berkurang Akibat Fasilitas Terbengkalai dan Sulit Sinyal

    Pantai Pasir Putih Lamreh Masih Memukau, Namun Pengunjung Mulai Berkurang Akibat Fasilitas Terbengkalai dan Sulit Sinyal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabur dari LPKA hingga Luar Negeri, DPO Pemerkosa Anak Dibekuk Tim Tabur Kejati Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nazar Apache dan Influencer Ternama Dikabarkan Bergabung ke PSI Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In