MediaNanggroe.com – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, secara resmi menutup rangkaian kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia Regional Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 12 hingga 15 Maret 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya BSI menghadirkan berbagai aktivitas yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan syariah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengapresiasi penyelenggaraan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang digelar oleh Bank Syariah Indonesia di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menyemarakkan bulan suci Ramadhan, tetapi juga turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan transaksi digital melalui sistem pembayaran QRIS.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat, diharapkan ekosistem ekonomi syariah di Banda Aceh semakin kuat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara spiritual, sosial, maupun ekonomi.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana syiar Ramadhan, tetapi juga wadah untuk memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendorong penggunaan transaksi digital di kalangan masyarakat.
“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara BSI, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta memberikan peluang bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat yang tercermin dari ribuan transaksi digital selama kegiatan berlangsung menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap pemanfaatan layanan keuangan syariah berbasis digital.
“Ke depan, BSI akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran BSI sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh,” tutupnya.
Selama pelaksanaan festival, BSI menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan religius. Salah satunya melalui rangkaian Kajian Ramadhan yang menghadirkan talkshow literasi keuangan syariah bersama Otoritas Jasa Keuangan dan BSI. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan berbasis digital yang semakin marak.
Selain itu, BSI juga menghadirkan kajian bertajuk “Langkah Emas Berhaji”, yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perencanaan ibadah haji melalui instrumen investasi emas. Berbagai tausiah Ramadhan juga digelar guna memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Komitmen BSI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat juga diwujudkan melalui Bazar UMKM yang diikuti oleh 60 pelaku usaha lokal dari sektor fesyen, kriya, dan kuliner. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus memberikan ruang promosi serta peningkatan penjualan bagi pelaku usaha lokal di Aceh.
Selama empat hari pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 7.500 transaksi menggunakan QRIS dengan total nilai transaksi mencapai lebih dari Rp150 juta. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus meningkatnya pemanfaatan transaksi digital di Kota Banda Aceh.
Berbagai aneka lomba Ramadhan juga turut memeriahkan kegiatan ini, di antaranya lomba mewarnai tingkat sekolah dasar yang diikuti oleh 129 peserta, lomba jingle bangun sahur dengan tujuh peserta, lomba content creator BSI Fest Ramadhan yang diikuti oleh 10 peserta, serta QRIS Challenge yang melibatkan 60 tenant UMKM. Total hadiah yang disiapkan untuk berbagai perlombaan tersebut mencapai Rp17 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda sekaligus mendorong pemanfaatan transaksi digital syariah.
Dalam kesempatan tersebut, BSI juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dari gampong di sekitar Kota Banda Aceh sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh Agus Chusaini, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Ferdinan Daula, Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Abi Ishaq Lamkawe, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Aceh sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Nurkhalis, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Banda Aceh Fauzan Zakaria, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Taq: BSI Fest Ramadhan, Bank Syariah Indonesia, Banda Aceh, ekonomi syariah, UMKM, QRIS, Masjid Raya Baiturrahman, literasi keuangan syariah, Ramadhan Aceh.












Discussion about this post