• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 25 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional

redaksi by redaksi
6 Desember 2025
in Aceh
SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional

MediaNanggroe.com –  Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak seluruh kepala daerah di Aceh, mulai dari bupati, wali kota hingga Gubernur Aceh untuk segera meminta bantuan pemerintah pusat dalam penanganan pemulihan pasca banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Jumat, 5 Desember 2025.

Meski air mulai surut, kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. SAPA menilai penanganan pemerintah daerah dan provinsi saat ini belum maksimal, lambat, dan jauh dari harapan, sementara masyarakat masih berada dalam kondisi darurat.

Menurut SAPA, seluruh daerah terdampak banjir dan longsor kini menghadapi persoalan serius, antara lain:

Kekurangan bantuan kebutuhan pokok seperti beras, lauk pauk, dan air bersih.

BacaJuga :

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

24 Mei 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

Pengadaan Alkes RSUD Tapaktuan Rp27,54 Miliar, Seluruh Paket Gunakan Metode E-Purchasing

24 Mei 2026

Kelaparan masih terjadi di sejumlah titik akibat distribusi logistik yang lambat dan tidak merata, seperti yang terjadi di Aceh Tamiang dan wilayah lainnya.

Kekurangan obat-obatan, terutama obat kulit, ISPA, dan pencernaan yang sangat dibutuhkan saat ini.

Ancaman penyakit meningkat, mulai dari diare, gatal-gatal, infeksi kulit, hingga gangguan pernapasan.

Ribuan rumah rusak dan dipenuhi lumpur, memaksa banyak keluarga bertahan tanpa fasilitas yang layak.

Jalan-jalan mengalami kerusakan berat, berlubang, dan dipenuhi debu pasca surut, yang berpotensi memicu ISPA.

Banyak UMKM dan ruko terhenti operasionalnya akibat lumpur tebal yang menutup jalan serta area pertokoan, seperti di Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, dan daerah lainnya.

Akses ekonomi masyarakat lumpuh, banyak warga tidak dapat kembali bekerja.

Harga sembako melonjak, menambah beban masyarakat miskin yang juga terdampak meskipun tidak terkena banjir langsung.

SAPA menegaskan bahwa situasi ini bukan hanya tentang wilayah yang tenggelam atau tertimbun longsor, tetapi juga memberi dampak luas kepada masyarakat miskin di daerah lain karena akses terhambat dan biaya hidup meningkat.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menyatakan bahwa pemerintah Aceh tidak boleh bersikap egois atau merasa mampu menangani sendiri situasi darurat sebesar ini.

“Ini menyangkut keselamatan rakyat. Penanganan pemerintah provinsi dan daerah tidak sesuai harapan. Banyak masyarakat kelaparan, sakit, dan UMKM terhenti. Ini bukan saatnya pamer bantuan mie instan, tetapi saatnya mencari solusi cepat untuk memulihkan Aceh,” tegas Fauzan.

SAPA meminta para bupati, wali kota, dan Gubernur Aceh untuk segera mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar menetapkan bencana banjir di Aceh sebagai bencana nasional, agar akses bantuan, logistik, perbaikan infrastruktur, serta pengerahan sumber daya dapat dilakukan secara maksimal.

Menurut SAPA, menyerahkan penanganan kepada pemerintah pusat bukan berarti pemerintah daerah tidak mampu atau tidak peduli, melainkan langkah realistis demi keselamatan masyarakat.

“Ini menyangkut nyawa rakyat. Jangan sampai bertambah korban hanya karena lambat mengambil keputusan. Dengan status bencana nasional, pemulihan Aceh bisa dipercepat dan masyarakat dapat segera bangkit,” tambah Fauzan.

Previous Post

Gubernur Tolak Izin Umrah Bupati Aceh Selatan, Pemerintah Aceh: Jika Benar Terjadi Akan Ada Teguran

Next Post

Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Berita Lainnya

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

24 Mei 2026

Jakarta – Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas Aceh dan...

Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

Pengadaan Alkes RSUD Tapaktuan Rp27,54 Miliar, Seluruh Paket Gunakan Metode E-Purchasing

24 Mei 2026

MediaNanggroe.com - RSUD dr. H. Yuliddin Away tercatat menginput puluhan paket pengadaan alat kesehatan dalam update terbaru Rencana Umum Pengadaan...

BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

24 Mei 2026

MediaNanggroe.com — Bank Syariah Indonesia (BSI) menegaskan ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam penguasaan pasar halal lifestyle Indonesia yang nilainya...

Load More
Next Post
Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

Mualem Tegaskan Revisi UUPA untuk Cegah Konflik Aceh, Soroti Kewenangan dan Dana Otsus 2,5 Persen

24 Mei 2026
Pemerintah Aceh Akan Lanjutkan Pembangunan RS Regional dr. Yulidin Away Tapaktuan, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar

Pengadaan Alkes RSUD Tapaktuan Rp27,54 Miliar, Seluruh Paket Gunakan Metode E-Purchasing

24 Mei 2026
BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

BSI Bidik Rp5.000 Triliun Ekonomi Halal, UMKM Dijadikan Mesin Penggerak Baru

24 Mei 2026
Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

Kemacetan Parah Lumpuhkan Akses Pasar Induk Lambaro Jelang Meugang Iduladha 2026

24 Mei 2026
Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

Cuma 34 Persen, Imunisasi Anak di Banda Aceh Terjun Bebas Dihantam Hoaks

23 Mei 2026
  • Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retret Kepala OPD di Sabang Habiskan Rp311 Juta, Aktivis: Pejabat Banda Aceh Piknik Pakai Uang Rakyat?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mualem Surati BPJS, Minta Blokir Kepesertaan JKA Segera Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In