• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 23 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional

redaksi by redaksi
6 Desember 2025
in Aceh
SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional

MediaNanggroe.com –  Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak seluruh kepala daerah di Aceh, mulai dari bupati, wali kota hingga Gubernur Aceh untuk segera meminta bantuan pemerintah pusat dalam penanganan pemulihan pasca banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Jumat, 5 Desember 2025.

Meski air mulai surut, kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. SAPA menilai penanganan pemerintah daerah dan provinsi saat ini belum maksimal, lambat, dan jauh dari harapan, sementara masyarakat masih berada dalam kondisi darurat.

Menurut SAPA, seluruh daerah terdampak banjir dan longsor kini menghadapi persoalan serius, antara lain:

Kekurangan bantuan kebutuhan pokok seperti beras, lauk pauk, dan air bersih.

BacaJuga :

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026

Kelaparan masih terjadi di sejumlah titik akibat distribusi logistik yang lambat dan tidak merata, seperti yang terjadi di Aceh Tamiang dan wilayah lainnya.

Kekurangan obat-obatan, terutama obat kulit, ISPA, dan pencernaan yang sangat dibutuhkan saat ini.

Ancaman penyakit meningkat, mulai dari diare, gatal-gatal, infeksi kulit, hingga gangguan pernapasan.

Ribuan rumah rusak dan dipenuhi lumpur, memaksa banyak keluarga bertahan tanpa fasilitas yang layak.

Jalan-jalan mengalami kerusakan berat, berlubang, dan dipenuhi debu pasca surut, yang berpotensi memicu ISPA.

Banyak UMKM dan ruko terhenti operasionalnya akibat lumpur tebal yang menutup jalan serta area pertokoan, seperti di Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, dan daerah lainnya.

Akses ekonomi masyarakat lumpuh, banyak warga tidak dapat kembali bekerja.

Harga sembako melonjak, menambah beban masyarakat miskin yang juga terdampak meskipun tidak terkena banjir langsung.

SAPA menegaskan bahwa situasi ini bukan hanya tentang wilayah yang tenggelam atau tertimbun longsor, tetapi juga memberi dampak luas kepada masyarakat miskin di daerah lain karena akses terhambat dan biaya hidup meningkat.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menyatakan bahwa pemerintah Aceh tidak boleh bersikap egois atau merasa mampu menangani sendiri situasi darurat sebesar ini.

“Ini menyangkut keselamatan rakyat. Penanganan pemerintah provinsi dan daerah tidak sesuai harapan. Banyak masyarakat kelaparan, sakit, dan UMKM terhenti. Ini bukan saatnya pamer bantuan mie instan, tetapi saatnya mencari solusi cepat untuk memulihkan Aceh,” tegas Fauzan.

SAPA meminta para bupati, wali kota, dan Gubernur Aceh untuk segera mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar menetapkan bencana banjir di Aceh sebagai bencana nasional, agar akses bantuan, logistik, perbaikan infrastruktur, serta pengerahan sumber daya dapat dilakukan secara maksimal.

Menurut SAPA, menyerahkan penanganan kepada pemerintah pusat bukan berarti pemerintah daerah tidak mampu atau tidak peduli, melainkan langkah realistis demi keselamatan masyarakat.

“Ini menyangkut nyawa rakyat. Jangan sampai bertambah korban hanya karena lambat mengambil keputusan. Dengan status bencana nasional, pemulihan Aceh bisa dipercepat dan masyarakat dapat segera bangkit,” tambah Fauzan.

Previous Post

Gubernur Tolak Izin Umrah Bupati Aceh Selatan, Pemerintah Aceh: Jika Benar Terjadi Akan Ada Teguran

Next Post

Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Berita Lainnya

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026

BANDA ACEH – Ekonomi Aceh menunjukkan tren penguatan pada 2026 di tengah upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai...

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026

ACEH SELATAN — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan rawan tanaman terlarang melalui Bimbingan...

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

22 Oktober 2026

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan wakaf produktif sebagai salah satu instrumen...

Load More
Next Post
Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

22 Oktober 2026
Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award

Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award

21 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

21 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In